News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Nathan Tjoe-A-On Nggak Mau Nendang Bola kalau Penalti, Alasannya Diungkap oleh Ramadhan Sananta, Ternyata Dia Mengaku...

Nathan Tjoe-A-On tidak mau nendang bola saat babak adu penalti, alasannya diungkap oleh Ramadhan Sananta, ternyata Nathan mengaku ke Sananta kalau dia itu...
Senin, 27 Mei 2024 - 18:26 WIB
Ramadhan Sananta dan Nathan Tjoe-A-On
Sumber :
  • Kolase foto tim tvOnenews

tvOnenews.com - Ramadhan Sananta di sebuah podcast mengungkap alasan Nathan Tjoe-A-On tidak ikut menendang bola pada babak penalti.

Beberapa waktu lalu, Timnas U-23 telah mengukir sejarah baru dengan lolos ke babak semifinal Piala Asia U-23 2024 beberapa waktu lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tentunya hal itu merupakan sebuah prestasi yang sangat luar biasa, apalagi terjadi dalam debutnya di turnamen tersebut.

ramadhan sananta dan nathan tjoe-a-on

Dalam ajang itu sendiri, ternyata ada beberapa cerita menarik yang belum banyak orang ketahui, salah satunya adalah momen saat Nathan Tjoe-A-On memilih tidak mau menendang penalti dalam laga kontra Korea Selatan.

Cerita itu disampaikan oleh Ramadhan Sananta dalam sebuah podcast.

Nathan Tjoe-A-On merupakan salah satu pemain yang tampil gemilang bersama Timnas Indonesia, di mana saat bermain di lapangan ia bagaikan pemain yang selalu ada di setiap jengkal lapangan.

Pemain asal Belanda itu dikenal multitalenta, yang bisa bermain di bagian belakang, tengah maupun depan.

Selain itu pemain berusia 22 tahun tersebut juga bisa ditempatkan di berbagai posisi, entah itu bek tengah, bek sayap maupun gelandang.

Performa Nathan menjadi sorotan dalam ajang Piala Asia U-23 2024 lalu, terlebih ketika ia sering bermain sebagai gelandang dan berduet dengan Ivan Jenner. 

Duet tersebut membuat lini tengah Indonesia semakin kuat dan sulit ditembus oleh para pemain lawan.

Berkat kerja keras Nathan itulah Indonesia dapat lolos sampai ke babak semifinal. 

Di mana kelolosan itu didapatkan tim Garuda Muda saat melawan Korea Selatan melalui sebuah pertarungan yang sangat sengit.

Pertarungan itu sendiri harus ditentukan sampai ke babak adu penalti. Dalam babak ini, pemain Indonesia lebih siap dan akhirnya berhasil mengalahkan Korea Selatan dengan skor 11-10.

Di balik kemenangan Indonesia atas Korea Selatan, ada sebuah cerita menarik di dalamnya, salah satunya berhubungan dengan Nathan yang tidak mau mengambil penalti.

Nathan adalah satu-satunya pemain Indonesia yang tidak menendang penalti saat itu.

Sesuatu yang sangat aneh karena kala itu Nathan masih berstatus pemain di lapangan, bukan Pemain yang sudah diganti.

Tapi dirinya diperbolehkan tidak menendang karena Korsel sebelumnya bermain dengan 10 pemain. 

Jadi, Indonesia harus mengecualikan satu pemain agar penendang kedua tim harus sama-sama 10 pemain dan imbang. 

Pengecualian Nathan dalam tendangan penalti menimbulkan tanda tanya publik. 

Baru-baru ini, Ramadhan Sananta mengungkap alasan Nathan tidak ikut menendang bola saat penalti bersama Korea Selatan di Piala Asia U-23 2024.

Pemain Persis Solo itu mengaku jika Nathan memang tidak mau mengambil penalti.

Saat itu Ramadhan Sananta bertanya kepada Nathan mengapa dia tidak mau mengambil penalti. 

Alasan Nathan adalah karena dirinya belum terbiasa dan tidak siap melakukan tendangan penalti. 

"Nathan memang nggak mau setiap mau penalti," kata Ramadhan Sananta, dikutip dari kanal YouTube Sport77 Official.

"Nathan yang dikeluarkan karena dia memang nggak siap," lanjutnya.

Usai momen itu, Sananta pun bertanya kepada rekan setimnya itu mengapa ia tidak mau menendang penalti.

Nathan mengaku kalau dirinya tidak siap dan tidak pernah bagus saat melakukan penalti. Itulah yang membuatnya tidak mau melakukan tendangan penalti.

"Saya pun bingung, 'Nathan kenapa kamu nggak ambil penalti?' (dalam bahasa Inggris)" kata Sananta.

"'Saya nggak pernah bagus kalau penalti' dia bilang," lanjut Sananta.

"Ooh ini rupanya kelas kamu ya (bercanda)," kata Ramadhan Sananta sambil tertawa.

Pada akhirnya, Timnas Indonesia berhasil menang atas Korea Selatan yang membuat skuad Garuda lolos ke babak semifinal Piala Asia U-23 2024.

Kemenangan Timnas Indonesia sekaligus mengubur mimpi Korsel untuk bermain di ajang Olimpiade Paris 2024.

Meski akhirnya Indonesia juga tak lolos ke Olimpiade 2024, tapi hal itu tidak masalah karena lolos semi final Piala Asia U-23 2024 sudah menjadi prestasi luar biasa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terlebih, dilakukan oleh Timnas Indonesia dalam debutnya pada ajang paling bergengsi di Asia tersebut.

(gwn)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Top Skor Pertandingan Grand Final Proliga 2026, Putra: 27 Poin Taylor Sander Kubur Mimpi Hattrick Jakarta Bhayangkara Presisi

Top Skor Pertandingan Grand Final Proliga 2026, Putra: 27 Poin Taylor Sander Kubur Mimpi Hattrick Jakarta Bhayangkara Presisi

Top Skor Pertandingan Grand Final Proliga 2026 laga kedua dari sektor putra yang menyuguhkan duel sengit antara Jakarta Bhayangkara Presisi melawan LavAni.
Diremehkan Media China, Begini Respons Kurniawan Dwi Yulianto Pelatih Timnas Indonesia U-17

Diremehkan Media China, Begini Respons Kurniawan Dwi Yulianto Pelatih Timnas Indonesia U-17

Pelatih Timnas Indonesia U-17 Kurniawan Dwi Yulianto tidak ambil pusing dengan komentar miring dari sejumlah pihak, termasuk media China, yang meremehkan kemamp
Sering Tak Disadari, Ini Kelemahan Terbesar Tiap Zodiak yang Bisa Menghambat Hidupmu

Sering Tak Disadari, Ini Kelemahan Terbesar Tiap Zodiak yang Bisa Menghambat Hidupmu

Kelemahan terbesar setiap zodiak yang sering tak disadari, dari Aries hingga Pisces. Kenali sisi lemahmu yang sebenarnya sekarang juga!
Solusi di Tengah Ancaman Krisis Energi, IAGL ITB Dorong Pemerintah Tingkatkan Industri Baterai Nikel

Solusi di Tengah Ancaman Krisis Energi, IAGL ITB Dorong Pemerintah Tingkatkan Industri Baterai Nikel

Perintah Indonesia diminta untuk dapat memprioritaskan peningkatan produksi migas (listing) di tengah kondisi geopolitik yang tak menentu.
Kasus Dugaan Kekerasan Anak di Daycare Buat DPR Geram, Sahroni: Ini Benar-benar Kebiadaban

Kasus Dugaan Kekerasan Anak di Daycare Buat DPR Geram, Sahroni: Ini Benar-benar Kebiadaban

Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni akui begitu geram atas dugaan kasus penganiayaan anak di sebuah daycare di Sorosutan, Umbulharjo, Kota Yogyakarta.
Hasil Grand Final Proliga 2026, 25 April: LavAni Kunci Gelar Juara! Gagalkan Hattrick Jakarta Bhayangkara Presisi

Hasil Grand Final Proliga 2026, 25 April: LavAni Kunci Gelar Juara! Gagalkan Hattrick Jakarta Bhayangkara Presisi

Hasil Grand Final Proliga 2026 pada Sabtu 25 April 2026 laga kedua partai puncak di sektor putra antara LavAni vs Jakarta Bhayangkara Presisi di GOR Amongrogo.

Trending

DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi tak mau kalah dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terkait kegiatan pembersihan ikan sapu-sapu.
Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Harta kekayaan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi suka berbagi kepada warga. Permintaan Kang Dedi Mulyadi (KDM) sebelum Gedung Sate jadi lokasi perayaan Persib
Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Penggemar voli Indonesia ramai-ramai ajak alihkan dukungan ke Hillstate setelah Red Sparks tidak memilih Megawati Hangestri untuk isi kuota pemain Asia V-League
FIFA Berencana Beri Lampu Hijau Kompetisi Domestik Digelar di Luar Negeri, Indonesia Berpotensi Jadi Tuan Rumah Laga Liga Inggris dan Serie A

FIFA Berencana Beri Lampu Hijau Kompetisi Domestik Digelar di Luar Negeri, Indonesia Berpotensi Jadi Tuan Rumah Laga Liga Inggris dan Serie A

FIFA siapkan aturan baru izinkan liga main satu laga di luar negeri per musim. Indonesia berpotensi hadirkan laga Liga Inggris hingga Serie A di Tanah Air.
John Herdman Full Senyum dengan Kabar Marselino Ferdinan, Timnas Indonesia Dapat Untungnya

John Herdman Full Senyum dengan Kabar Marselino Ferdinan, Timnas Indonesia Dapat Untungnya

Kabar melegakan datang dari Slovakia untuk pecinta sepak bola tanah air. Gelandang andalan Timnas Indonesia Marselino Ferdinan akhirnya kembali mencicipi atmosf
Jay Idzes jadi Pengeluaran Terbesar Sassuolo, Klub Serie A Itu Laporkan Merugi 38,7 Juta Euro di 2025

Jay Idzes jadi Pengeluaran Terbesar Sassuolo, Klub Serie A Itu Laporkan Merugi 38,7 Juta Euro di 2025

Tersimpan kisah menarik mengenai keberanian I Neroverdi dalam berinvestasi di bursa transfer, terutama untuk mendatangkan bek andalan Timnas Indonesia Jay Idzes
Megawati Hangestri Batal Reuni dengan Yeum Hye-seon! Red Sparks Umumkan Pemain Kuota Asia untuk V League Musim Depan

Megawati Hangestri Batal Reuni dengan Yeum Hye-seon! Red Sparks Umumkan Pemain Kuota Asia untuk V League Musim Depan

Peluang Megawati Hangestri untuk reuni dengan Yeum Hye-seon di Red Sparks pada V League musim depan sudah tertutup.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT