News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Curahan Hati Pelatih Timnas Vietnam Usai Dicap Tak Becus Melaju ke Piala Asia U-20 , Mencak-mencak Katakan Pemain Kelompok Umur Itu...

Pelatih Timnas Vietnam curhat panjang lebar usai dicap tak becus bawa Tim Merah-Putih U-20 melaju ke Piala Asia, Mencak-mencak sebut pemain kelompok umur itu...
Selasa, 1 Oktober 2024 - 14:29 WIB
Pelatih Vietnam khawatir kalau timnya bertemu Timnas Indonesia di final Piala AFF U16
Sumber :
  • Kolase tvOnenews

tvOnenews.com - Timnas Vietnam U-20 gagal melaju ke Piala Asia U-20 2025, Hua Hien Vinh kena imbas kritikan suporter dan beberkan kesusahan menjadi seorang pelatih kepala tim nasional.

Diketahui Hua Hien Vinh baru menukangi tim nasional di tahun ini, setelah sebelumnya hanya berstatus asisten pelatih Hoang Anh Tuan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Baru pertengahan tahun menukangi timnas kelompok umur, nasib Hua Hien Vinh nampaknya belum mendatangkan keberuntungan, justru menuai kegagalan bersama Timnas Vietnam.

Pelatih berusia 51 tahun itu gagal membaw Vietnam lolos ke putaran final Piala Asia U-20 2025 usai dikalahkan Suriah 0-1.

Vietnam ditampar suriah di depan bangsa sendiri lewat gol bunuh diri pemainnya.

Kekalahan itu diderita Timnas U-20 Vietnam asuhan Hua Hien Vinh di matchday terakhir fase Grup A Kualifikasi Piala Asia U-20 2025.

Imbas fenomena ini, sorotan tajam pun tertuju pada pelatih dengan 20 tahun pengalaman melatih Timnas Vietnam.

Hua Hien Vinh bahkan dinilai tak becus menukangi Timnas Vietnam atas kegagalannya ini.

Meski cibiran menghujaninya, Hien Vinh punya dalih kuat dan menyebut pekerjaannya sebagai pelatih bukanlah hal yang mudah.

"Peran pelatih kepala dan peran asisten sangatlah berbeda," ungkap Hua Hien Vinh melansir dari Superball.id.

Perbedaan besar dirasakan langsung oleh Hua Hien Vinh saat dirinya masih menjabar sebagai asisten pelatih Hoang Anh Tuan.

"Ketika saya bekerja sebagai asisten di Timnas U-23 Vietnam, tugas saya adalah mendukung metode pembinaan yang diusulkan oleh Tuan Hoang Anh Tuan," lanjutnya.

Hua Hien Vinh yang kini menukangi Timnas Vietnam memiliki tanggung jawab besar dalam menjembatani para pemain dan staf pelatih.

"Saya perlu menjadi jembatan antara para pemain dan staf pelatih, terutama pelatih kepala. Sekarang saya adalah pelatih kepala tim," ucap Hua Hien.

Selain itu, Hua Hien juga menceritakan beban beratnya saat menjadi pelatih kepala timnas Vietnam.

"Saya harus merencanakan rencana pengembangan, rencana pelatihan, dan menetapkan tujuan untuk setiap tahap," kata Hua Hien.

"Kedua pekerjaan ini mempunyai perbedaan besar, bukan kecil, baik dalam sifat maupun tanggung jawabnya," imbuhnya.

Hua Hien Vinh juga merespons tegas para pengkritik yang tak mengetahui tanggung jawab besar seorang pelatih kepala timnas kelompok umur.

Menurutnya, keputusan sekecil apapun bisa membawa dampak yang berarti bagi keberlangsungan sepak bola Vietnam saat ini.

Hua Hien menyebut modal terbesar yang harus dimiliki seorang pelatih Timnas adalah kasih sayang tulus.

"Banyak orang yang menganggap melatih anak itu mudah, cukup 'tepuk-tepuk' kepala saja. Tapi saya tegaskan ini pekerjaan yang sangat sulit. Hanya orang yang benar-benar sayang anak yang bisa melakukannya," kata Hua Hien.

"Harus disiplin, pekerja keras dan teliti untuk mengajar para pemain itu," sambungnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia juga menyadari betul kesalahan sekecil apapun akan membawa malapetaka yang besar bagi timna Vietnam kedepannya.

"Jika saya tidak berlatih dengan benar, saya bisa menghancurkan seluruh generasi pemain sepak bola Vietnam," tutup Hua Hien Vinh. (asl)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

PC PMII menilai dugaan penggunaan simbol keagamaan dalam aktivitas hiburan perlu diperiksa secara menyeluruh agar fakta sebenarnya dapat diketahui.
Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, digelar. Ditemukan adanya fakta baru.
Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Kementerian ATR/BPN kebut transformasi layanan untuk mempersempit celah mafia tanah. Salah satunya dengan uji coba layanan Peralihan Hak atau balik nama sertifikat maksimal 10 hari kerja.
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Tanjung Priok dan Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai gagalkan pengiriman 8,96 juta batang rokok ilegal yang tidak dilekati pita cukai
15 Ucapan HUT RI ke-81 yang Penuh Semangat yang Cocok untuk Jadi Caption di Status WhatsApp

15 Ucapan HUT RI ke-81 yang Penuh Semangat yang Cocok untuk Jadi Caption di Status WhatsApp

Bagi yang sedang mencari referensi kalimat singkat, menarik, dan berkesan, berikut lima belas ucapan HUT RI ke-81 yang siap menyemarakkan Status WhatsApp Anda.

Trending

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Tanjung Priok dan Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai gagalkan pengiriman 8,96 juta batang rokok ilegal yang tidak dilekati pita cukai
Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

PC PMII menilai dugaan penggunaan simbol keagamaan dalam aktivitas hiburan perlu diperiksa secara menyeluruh agar fakta sebenarnya dapat diketahui.
51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, digelar. Ditemukan adanya fakta baru.
Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Kementerian ATR/BPN kebut transformasi layanan untuk mempersempit celah mafia tanah. Salah satunya dengan uji coba layanan Peralihan Hak atau balik nama sertifikat maksimal 10 hari kerja.
Jadwal Siaran Langsung Dana White's Contender Series: Bilal Hasan Ukir Sejarah, Selangkah Lagi Menuju UFC

Jadwal Siaran Langsung Dana White's Contender Series: Bilal Hasan Ukir Sejarah, Selangkah Lagi Menuju UFC

Jadwal siaran langsung Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1. Petarung MMA tak terkalahkan asal Indonesia, Bilal Hasan, akan menjalani pertarungan penting untuk membuka jalan menuju UFC.
Polisi Masih Selidiki Kematian Siswi 14 Tahun Diduga Tertemper KRL di Stasiun Jurangmangu

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswi 14 Tahun Diduga Tertemper KRL di Stasiun Jurangmangu

Perjalanan KRL di Stasiun Jurangmangu, Tangerang Selatan, sempat terganggu setelah seorang siswi SMA kelas 10 tertabrak kereta rel listrik (KRL), Senin (10/8/2026).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT