Pesta Bola dunia
Selengkapnya
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

3 Keuntungan Besar Timnas Indonesia Jika Emil Audero Sampai Dinaturalisasi PSSI, Nomor Tiga Tidak Kaleng-kaleng

Emil Audero menanggapi pertanyaan soal kemungkinan dirinya memperkuat Timnas Indonesia. Inilah tiga keuntungan jika Emil Audero memperkuat Timnas Indonesia;
Rabu, 18 Desember 2024 - 03:03 WIB
Kiper Como 1907, Emil Audero Mulyadi
Sumber :
  • Instagram/emil_audero

Jakarta, tvOnenews.com - Nama kiper Como 1970 Emil Audero Mulyadi kini kembali menjadi sorotan pecinta sepak bola tanah air.

Kiper keturunan Indonesia yang berkarier di Eropa Liga Italia, baru-baru ini kembali berkomentar soal naturalisasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Emil Audero menanggapi pertanyaan soal kemungkinan dirinya memperkuat Timnas Indonesia.

Seperti dalam video yang diunggah oleh akun X @agamaprilo_18 pada Senin (16/12/2024) dini hari WIB.

Ketua Umum PSSI Erick Thohir ketika berjumpa kiper keturunan Italia-Indonesia Emil Audero
Ketua Umum PSSI Erick Thohir ketika berjumpa kiper keturunan Italia-Indonesia Emil Audero
Sumber :
  • Instagram/ErickThohir

 

Seorang Warga Negara Indonesia (WNI) Agam bertanya kepada Emil Audero pascalaga Como 1970 kontra AS Roma.

Awalnya, Agam bertanya kabar dengan memakai bahasa Indonesia, lalu dijawab oleh Emil dengan bahasa Indonesia.

"Apa kabar?," tanya Agam.

Dengan tersenyum, Emil menjawab dengan bahasa Indonesia.

"Baik," katanya, sambil menyalami Agam.

Lalu, Agam kembali menanyakan soal kemungkinan Emil memperkuat Timnas Indonesia.

"Bagaimana dengan (timnas) Indonesia? Sudah bicara dengan Pak Erick (Thohir)?" tanya Agam.

"Kita sudah pernah bicara, tapi sudah beberapa tahun lalu," jawab Emil Audero.

Saat ditanya apakah akan membela Timnas Indonesia, Emil Audero akhirnya memberikan jawaban. 

"Kita akan lihat nanti," tutup Emil Audero.

Pernyataan itu diartikan publik sebagai kode jika, sebenarnya Emil Audero terbuka untuk dinaturalisasi oleh PSSI.

Lalu keuntungan apa yang bisa diberikan Emil Audero Mulyadi untuk Timnas Indonesia jika benar ia dinaturalisasi? 

Inilah tiga keuntungan jika Emil Audero memperkuat Timnas Indonesia;

Emil Audero utarakan keinginan bela Timnas Indonesia, berpotensi jadi pesaing Maarten Paes
Emil Audero utarakan keinginan bela Timnas Indonesia, berpotensi jadi pesaing Maarten Paes
Sumber :
  • Como 1907 Official

 

1. Pengalaman di Liga Italia

Emil Audero tercatat pernah bermain di klub-klub besar Eropa di Liga Italia.

Sebut saja Juventus, Venezia, Sampdoria, Como 1907 bahkan Inter Milan. 

Pengalamannya itu tentu akan menguntungkan Timnas Indonesia jika pemain keturunan ini mau bergabung dengan skuad Garuda.

2. Alternatif Kiper Timnas Indonesia

Meski saat ini Timnas Indonesia sudah memiliki banyak kiper berkualitas seperti Maarten Paes dan Ernando Ari, ketambahan satu lagi kiper kelas Eropa akan sangat menguntungkan.

Maarten Paes menjadi kiper utama Timnas Indonesia saat ini, yang sebelumnya ditempati oleh Ernando Ari.

Kehadiran Emil Audero bisa menjadi alternatif  bagi pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong.

3. Harga Pasar Timnas Indonesia Melejit

Kehadiran Emil Audero akan otomatis menaikkan harga pasar Timnas Indonesia, bahkan mampu mengungguli Arab Saudi.

Dilansir dari laman Transfermarkt, diketahui bahwa Emil Audero memiliki harga pasar sebesar 5 juta euro atau setara dengan Rp86,91 miliar. 

Dengan ketambahan harga pasar Emil Audero, maka market value Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026 nanti diprediksi bakal sekitar Rp634 miliar. 

Unggul jauh dari skuad Arab Saudi di Kualifikasi Piala Dunia 2026 yang berada di harga Rp460,6i miliar. 

Timnas Indonesia pun hanya berjarak tipis dari Australia yang berada di urutan 6 negara Asia dengan market value termahal pada Kualifikasi Piala Dunia 2026 seharga Rp637,04 miliar.

Itulah tiga keuntungan yang dapat menguntungkan Timnas Indonesia jika Emil Audero Mulyadi mau memperkuat skuad Garuda.

Namun hingga berita ini dibuat, belum ada tanggapan resmi dari pihak PSSI terkait naturalisasi Emil Audero Mulyadi. (muu)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadwal AVC Men's Cup 2026 Pekan Ini: Tanpa Rivan Nurmulki, Timnas Voli Indonesia Hadapi Korea Selatan

Jadwal AVC Men's Cup 2026 Pekan Ini: Tanpa Rivan Nurmulki, Timnas Voli Indonesia Hadapi Korea Selatan

Jadwal AVC Men's Cup 2026 pekan ini, di mana Timnas Voli Indonesia yang kali ini tak diperkuat Rivan Nurmulki akan unjuk gigi melawan Korea Selatan di laga perdana mereka.
Bukan Hanya Indonesia, Fenomena El Nino juga Berpotensi terjadi di Banyak Negara

Bukan Hanya Indonesia, Fenomena El Nino juga Berpotensi terjadi di Banyak Negara

Tengah ramai kabar soal fenomena El Nino di media sosial maupun pemberitaan. Sebab diprakirakan terjadi di banyak negara pada 2026.
Jadwal Macau Open 2026, Kamis 18 Juni: Leo/Daniel Lawan Korea Selatan, 7 Wakil Indonesia Main

Jadwal Macau Open 2026, Kamis 18 Juni: Leo/Daniel Lawan Korea Selatan, 7 Wakil Indonesia Main

Jadwal Macau Open 2026 hari ini, Kamis (18/6/2026), di mana ada sejumlah wakil Indonesia akan tampil termasuk Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin.
Dugaan Betrand Peto Ditampar Tante Memanas, KPAI Sarankan Lapor Polisi

Dugaan Betrand Peto Ditampar Tante Memanas, KPAI Sarankan Lapor Polisi

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) angkat suara menanggapi dugaan kekerasan yang dialami Betrand Peto, dan menyarankan kasus ini dilaporkan ke kepolisian
Bela Program MBG, Natalius Pigai 'Semprot' Komnas HAM: Komisioner Tak Memahami Prinsip

Bela Program MBG, Natalius Pigai 'Semprot' Komnas HAM: Komisioner Tak Memahami Prinsip

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mengindikasi adanya dugaan pelanggaran HAM dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Mabes TNI Gelar Sertijab Dansesko TNI dan Pangkogabwilhan II

Mabes TNI Gelar Sertijab Dansesko TNI dan Pangkogabwilhan II

epala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen TNI Richard Tampubolon mewakili Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto memimpin Acara Serah Terima Jabatan Komandan Sekolah Staf dan Komando (Dansesko) TNI dan Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) II

Trending

Modus Baru Narkoba di Jakarta Timur Terbongkar! Stiker ‘Sedot WC’ Ternyata Jadi Kode Transaksi Sabu dan Tembakau Sintetis

Modus Baru Narkoba di Jakarta Timur Terbongkar! Stiker ‘Sedot WC’ Ternyata Jadi Kode Transaksi Sabu dan Tembakau Sintetis

Polda Metro Jaya membongkar modus baru peredaran narkoba di Jakarta Timur menggunakan stiker "Sedot WC" sebagai kode transaksi. Simak cara kerja sistem tempel
KPK Dalami Dugaan Pengaturan Lelang dan Fee Proyek di Kasus DJKA

KPK Dalami Dugaan Pengaturan Lelang dan Fee Proyek di Kasus DJKA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap dua saksi terkait kasus dugaan suap proyek pembangunan dan pemeliharaan jalur kereta api di lingkungan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan.
Kabar Bahagia! Kapten Timnas Indonesia Asnawi Mangkualam Resmi Lamar Aktris Cantik Yuriska Patricia

Kabar Bahagia! Kapten Timnas Indonesia Asnawi Mangkualam Resmi Lamar Aktris Cantik Yuriska Patricia

Kabar bahagia datang dari bek Timnas Indonesia, Asnawi Mangkualam. Pemain Port FC itu melamar sang kekasih, Yuriska Patricia, yang diketahui sebagai aktris.
Indo Livestock 2026 Jadi Ajang Diplomasi Ekonomi Peternakan Indonesia

Indo Livestock 2026 Jadi Ajang Diplomasi Ekonomi Peternakan Indonesia

Pameran dan forum internasional terkemuka bidang peternakan yakni Indo Livestock 2026 Expo & Forum resmi dibuka pada Rabu (17/06/2026) di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), PIK 2, Tangerang.
7 Bos Kartel Narkoba Terbesar Sepanjang Sejarah Dunia, Ada yang Kekayaannya Tembus Rp900 Triliun

7 Bos Kartel Narkoba Terbesar Sepanjang Sejarah Dunia, Ada yang Kekayaannya Tembus Rp900 Triliun

Siapa bos kartel narkoba terbesar sepanjang sejarah? Dari Pablo Escobar hingga El Chapo, inilah daftar penguasa narkoba dunia yang membangun kerajaan kriminal bernilai miliaran
ebanyak 786 Personel Polri Siap Amankan PENAS XVII

ebanyak 786 Personel Polri Siap Amankan PENAS XVII

Sebanyak 786 personel Polri disiapkan untuk mengamankan pelaksanaan Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII yang akan berlangsung di Kabupaten Gorontalo pada 20-25 Juni 2026.
Gelar Rakor Humas dan Protokol di Tangsel, LLDikti Wilayah III Gaungkan Reputasi Perguruan Tinggi

Gelar Rakor Humas dan Protokol di Tangsel, LLDikti Wilayah III Gaungkan Reputasi Perguruan Tinggi

Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah III adakan Rapat Koordinasi (Rakor) Hubungan Masyarakat dan Protokol di Universitas Muhammadiyah Jakarta, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) yang berlangsung pada 17-18 Juni 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT