GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Apa Kabar Sylvano Comvalius Si 'Raja Gol' dari Belanda? Dulu Bola di Kakinya Terlihat Mudah Dijebolkan ke Gawang Lawan, Tapi kini Ubah Profesi Jadi...

Masih ingat Sylvano Comvalius? Striker asal Belanda ini pernah menjadi ikon tak tergantikan saat membela Bali United, namun kabarnya kini ganti profesi jadi
Rabu, 12 November 2025 - 16:04 WIB
Sylvano Comvalius Si 'Raja Gol' dari Belanda
Sumber :
  • Instagram Sylvano Comvalius

tvOnenews.com - Nama Sylvano Comvalius masih begitu lekat di hati pencinta sepak bola Indonesia, terutama mereka yang mengikuti Liga 1. Striker asal Belanda ini pernah menjadi ikon tak tergantikan saat membela Bali United. 

Pada musim 2017, Comvalius tampil luar biasa dengan torehan 37 gol dalam semusim, rekor yang hingga kini belum terpecahkan di sepak bola Indonesia. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketajamannya di depan gawang membuatnya dijuluki “Raja Gol”, dan ia menjadi sosok asing paling berpengaruh di era modern Liga 1. 

Dari Denpasar hingga Amsterdam, nama Comvalius tetap dikenang sebagai simbol produktivitas dan profesionalisme di lapangan hijau.

Setelah beberapa tahun tak lagi terdengar, banyak yang bertanya-tanya bagaimana kabar sang legenda Bali United itu sekarang. 

Ternyata, Comvalius masih aktif di dunia sepak bola, namun bukan lagi sebagai pemain. Melansir dari wawancara dengan Bola.com, pria berusia 38 tahun tersebut mengungkapkan bahwa ia kini berkarier sebagai pelatih di Belanda. 

Apa Kabar Sylvano Comvalius Si  Raja Gol  dari Belanda? Dulu Bola di Kakinya Terlihat Mudah Dijebolkan ke Gawang Lawan, Tapi kini Ubah Profesi Jadi...
Apa Kabar Sylvano Comvalius Si 'Raja Gol' dari Belanda? Dulu Bola di Kakinya Terlihat Mudah Dijebolkan ke Gawang Lawan, Tapi kini Ubah Profesi Jadi...
Sumber :
  • instagram Sylvano Comvalius

 

Saat ini, ia menjabat sebagai asisten pelatih di Jong AZ Alkmaar, tim muda dari klub Eredivisie AZ Alkmaar, dan tercatat juga membantu tim AZ U19. Perubahan peran dari striker tajam menjadi pembina talenta muda membuat Comvalius menemukan tantangan dan semangat baru dalam hidupnya.

Dari Mesin Gol Bali United ke Bangku Pelatih AZ Alkmaar

Karier kepelatihan Sylvano Comvalius dimulai pada 2022, tak lama setelah ia mengumumkan pensiun dari dunia pemain profesional. 

Ia langsung bergabung dengan akademi AZ Alkmaar sebagai pelatih tim muda. Berkat dedikasi dan kemampuan kepemimpinannya, Comvalius kemudian dipercaya naik jabatan menjadi asisten pelatih Jong AZ Alkmaar pada musim 2025/2026. 

Klub tersebut dikenal sebagai salah satu penghasil pemain muda terbaik di Belanda, tempat di mana banyak bintang masa depan ditempa.

Dalam wawancara bersama Bola.com, Comvalius menceritakan betapa berbeda dan menantangnya profesi barunya. 

“Jadi ini cara berpikir yang sangat berbeda. Dan juga jauh lebih banyak kerja kerasnya. Saat bermain, Anda hanya datang latihan, berlatih, lalu pulang. Pelatih tidak bisa begitu,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa menjadi pelatih menuntut kedewasaan, kemampuan komunikasi, dan pemahaman mendalam tentang karakter setiap pemain. 

Kini, Comvalius dikenal di AZ Alkmaar sebagai sosok yang tegas namun inspiratif dalam membina pemain muda.

Selama berada di AZ Alkmaar, Comvalius juga sempat menangani sejumlah pemain berbakat yang memiliki darah Indonesia. Dua di antaranya adalah Julian Oerip dan Dean Ijseel de Schepper. 

“Saya rasa ada bocah yang sangat istimewa bernama Julian Oerip yang adalah warga negara Indonesia. Dia patut ditonton, tentu saja,” ujar Comvalius. 

Ia juga menilai Dean menunjukkan kemajuan besar dalam adaptasi meski harus menyesuaikan diri dengan sistem latihan yang ketat. 

“Musim ini cukup sulit bagi Dean untuk beradaptasi karena kami memiliki gaya bermain dan latihan yang sangat berbeda. Tapi dia melakukannya dengan cukup baik,” lanjutnya.

Jejak Panjang dari Malta, Asia, hingga Indonesia

Perjalanan karier Comvalius sebagai pemain tergolong panjang dan berwarna. Lahir di Amsterdam pada 10 Agustus 1987, ia meniti karier di berbagai negara dan liga. Ia pernah bermain di Birkirkara FC (Malta) dan menjadi top skor liga sekaligus juara Maltese Premier League. 

Kemudian, ia sempat membela Stirling Albion (Skotlandia), Al-Kuwait SC (Kuwait), FC Atyrau (Kazakhstan), Fujian Smart Hero (China), hingga Dynamo Dresden (Jerman). Ia juga sempat berkarier di Ukraina bersama Stal Kamianske.

Namun, puncak kejayaannya datang saat bergabung dengan Bali United pada 2017. Berduet dengan Irfan Bachdim, Comvalius menjelma menjadi predator menakutkan di lini depan. 

Ia mencetak 37 gol hanya dalam satu musim dan mengukir rekor baru di Liga 1, melampaui rekor Peri Sandria yang sudah bertahan lebih dari dua dekade. 

Setelah sukses besar di Bali United, Comvalius sempat bermain di Thailand dan Malaysia sebelum akhirnya bergabung dengan Arema FC pada 2019. Ia menutup karier profesionalnya di klub Quick Boys, Belanda, dan resmi pensiun pada 16 Februari 2022.

Karier Terbaru: Membangun Generasi Baru di AZ Alkmaar

Setelah gantung sepatu, Comvalius tidak meninggalkan dunia sepak bola. Ia memilih jalur kepelatihan dan kini terus menanjak dalam kariernya di Belanda. 

Berdasarkan data terbaru Transfermarkt, Comvalius kini bekerja sebagai asisten pelatih untuk AZ U19 dan Jong AZ Alkmaar, sekaligus terlibat dalam program pengembangan pemain muda klub. 

Dengan lisensi kepelatihan resmi dari KNVB (Federasi Sepak Bola Belanda), ia menjadi bagian penting dari sistem pembinaan talenta di salah satu akademi terbaik Eropa.

Bagi Comvalius, perjalanan dari penyerang tajam menjadi pelatih muda berbakat adalah bentuk transformasi dan dedikasi terhadap sepak bola. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Saya mencintai dunia ini, dan sekarang saya bisa membantu generasi berikutnya untuk berkembang,” ujarnya menutup wawancara. 

Dari Bali hingga Alkmaar, kisah Sylvano Comvalius adalah perjalanan inspiratif seorang legenda yang terus menebar semangat, kali ini bukan lewat gol, melainkan lewat bimbingan dan ilmu untuk melahirkan bintang masa depan. (udn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Minggu yang Suram, Megawati Hangestri Tergusur dari 6 Besar Top Skor Proliga 2026, Apakah Ini Penyebabnya?

Minggu yang Suram, Megawati Hangestri Tergusur dari 6 Besar Top Skor Proliga 2026, Apakah Ini Penyebabnya?

Update terbaru daftar top skor putri Proliga 2026 menghadirkan kejutan. Megawati Hangestri yang sebelumnya nyaman di jajaran elit kini harus turun ke posisi
Bikin 6 Gol dan 2 Assist dari 7 Laga dengan Klub Belanda, Bagaimana Peluang Striker Dean Zandbergen Bela Timnas Indonesia?

Bikin 6 Gol dan 2 Assist dari 7 Laga dengan Klub Belanda, Bagaimana Peluang Striker Dean Zandbergen Bela Timnas Indonesia?

Baru catatkan statistik mengkilap dengan cetak 6 gol dan 2 assist dari 7 laga, bagaimana kans Dean Zandbergen untuk dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia?
Isi Chat Makian Ibu ke Anak Terbongkar: 4 Fakta Kasus Bocah SD Akhiri Hidupnya Usai Dimaki Sang Ibu di Demak

Isi Chat Makian Ibu ke Anak Terbongkar: 4 Fakta Kasus Bocah SD Akhiri Hidupnya Usai Dimaki Sang Ibu di Demak

Siswa SD di Kabupaten Demak, Jawa Tengah, nekat mengakhiri hidupnya, yang diduga dipicu tekanan psikologis usai dimaki ibu kandungnya melalui pesan WhatsApp.
Tim Bulu Tangkis Indonesia Borong Medali di BWF Parabadminton World Championships 2026, Leani Ratri Oktila Sumbang Emas

Tim Bulu Tangkis Indonesia Borong Medali di BWF Parabadminton World Championships 2026, Leani Ratri Oktila Sumbang Emas

Tim para bulu tangkis Indonesia termasuk Leani Ratri Oktila, kembali berhasil memborong medali di ajang BWF Parabadminton World Championships 2026.
Awalnya Hanya Melihat dari Video, Mengapa Ko Hee-jin Bisa Kepincut Megawati Hangestri? Pernah Jujur soal Ini

Awalnya Hanya Melihat dari Video, Mengapa Ko Hee-jin Bisa Kepincut Megawati Hangestri? Pernah Jujur soal Ini

Megawati Hangestri ternyata menjadi pilihan utama Ko Hee-jin saat membangun skuad Jung Kwan Jang Red Sparks. Meski awalnya hanya dilihat melalui vide
Terungkap Siswa SMPN 26 Bandung Dibunuh Dua Temannya, Polisi Ungkap Motifnya

Terungkap Siswa SMPN 26 Bandung Dibunuh Dua Temannya, Polisi Ungkap Motifnya

Satreskrim Polres Cimahi berhasil menangkap pelaku pembunuhan terhadap seorang siswa SMPN 26 Kota Bandung berinisial ZAN.
background

Pekan ke-21

Waktu yang ditampilkan adalah WIB
Minggu, 15 Februari 2026
logo Arema FC
AFC
15:30
SPG
logo Semen Padang
logo Bali United
BUF
19:00
PSJ
logo Persija
Senin, 16 Februari 2026
logo Persita
TGR
15:30
BIK
logo PSBS Biak Numfor
logo Pusamania Borneo
BOR
19:00
PSB
logo Persib Bandung

Trending

Kabar Terbaru Proses Naturalisasi Ciro Alves Terungkap, Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026?

Kabar Terbaru Proses Naturalisasi Ciro Alves Terungkap, Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026?

Naturalisasi Ciro Alves dipastikan masih berjalan. Jika tuntas, penyerang Malut United berpeluang dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia pada FIFA Series.
Bersinar di Qatar hingga Pernah Main untuk Persija Jakarta, Gelandang Asal Aceh Ini Kok Tak Pernah Dipanggil Timnas Indonesia?

Bersinar di Qatar hingga Pernah Main untuk Persija Jakarta, Gelandang Asal Aceh Ini Kok Tak Pernah Dipanggil Timnas Indonesia?

Sejak kecil dididik akademi terbaik Qatar Aspire Academy bahkan sempat main untuk Persija Jakarta, gelandang asal Aceh ini tak pernah masuk Timnas Indonesia.
Jadwal Proliga 2026, Minggu 15 Februari: Pertaruhan Megawati Hangestri Cs, Jakarta Pertamina Enduro Hadapi Popsivo Polwan

Jadwal Proliga 2026, Minggu 15 Februari: Pertaruhan Megawati Hangestri Cs, Jakarta Pertamina Enduro Hadapi Popsivo Polwan

Jadwal Proliga 2026 hari ini akan diramaikan dengan sejumlah laga seru, termasuk Megawati Hangestri dan kawan-kawan siap unjuk gigi saat Jakarta Pertamina Enduro hadapi Jakarta Popsivo Polwan.
John Herdman Blak-blakan Ungkap Sebercak Kutukan saat Menjabat Pelatih Timnas Indonesia, Apa Itu?

John Herdman Blak-blakan Ungkap Sebercak Kutukan saat Menjabat Pelatih Timnas Indonesia, Apa Itu?

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, secara blak-blakan mengakui bahwa menjadi juru taktik skuad Garuda ibarat pisau bermata dua.
Luciano Spalletti dan Bos Juventus Ngamuk kepada Wasit usai Inter Milan Diuntungkan Lewat Kartu Merah Pierre Kalulu

Luciano Spalletti dan Bos Juventus Ngamuk kepada Wasit usai Inter Milan Diuntungkan Lewat Kartu Merah Pierre Kalulu

Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, direktur Giorgio Chiellini, dan CEO Damien Comolli meluapkan amarah kepada wasit Federico La Penna yang mengartu merah Pierre Kalulu.
Penunjuk Wasit Liga Italia Diminta Mundur usai Kontroversi di Laga Inter Milan Kontra Juventus, La Penna Dituntut Sanksi Berat

Penunjuk Wasit Liga Italia Diminta Mundur usai Kontroversi di Laga Inter Milan Kontra Juventus, La Penna Dituntut Sanksi Berat

Penunjuk wasit Liga Italia diminta mundur seiring dengan kontroversi di laga Inter Milan melawan Juventus. Hal itu disampaikan Giorgio Chiellini dan jurnalis Alfredo Pedulla.
Hasil Proliga 2026 Putri: Megawati Hangestri Cs Tikung Popsivo, Jakarta Pertamina Enduro Resmi Lolos ke Final Four

Hasil Proliga 2026 Putri: Megawati Hangestri Cs Tikung Popsivo, Jakarta Pertamina Enduro Resmi Lolos ke Final Four

Hasil Proliga 2026 putri, di mana Jakarta Pertamina Enduro berhasil lolos ke babak final four usai Megawati Hangestri dan kawan-kawan mengalahkan Jakarta Popsivo Polwan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT