News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Resmi, FIFA Umumkan 3 Nama yang Jadi Biang Kerok Skandal Dokumen Palsu Pemain Naturalisasi Malaysia

FIFA secara resmi membeberkan tiga nama yang dianggap sebagai aktor utama di balik penggunaan dokumen palsu dalam proses naturalisasi pemain Timnas Malaysia
Selasa, 18 November 2025 - 22:12 WIB
Timnas Malaysia
Sumber :
  • Instagram Timnas Malaysia

tvOnenews.com - Skandal pemalsuan dokumen naturalisasi pemain Malaysia kembali mengguncang jagat sepak bola Asia. Temuan terbaru FIFA membuka fakta bahwa manipulasi data para pemain asing bukan sekadar pelanggaran administratif, tetapi melibatkan jaringan yang tertata rapi mulai dari agen pemain hingga orang dalam federasi. 

Kasus ini menjadi sorotan publik setelah tujuh pemain naturalisasi Malaysia dinyatakan menggunakan dokumen keturunan yang tidak benar, memicu perdebatan besar soal integritas FAM dan proses naturalisasi di negara tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Gelombang kritik kepada FAM makin tidak terbendung setelah laporan resmi FIFA mengungkap bahwa dugaan pemalsuan tersebut didukung oleh bukti kuat, termasuk rekaman percakapan WhatsApp yang memperlihatkan proses penyusunan dokumen ilegal. 

Skandal ini tidak hanya mencoreng nama sepak bola Malaysia, tetapi juga membuka peluang investigasi pidana lintas negara karena dokumen yang digunakan melibatkan identitas dari Brasil, Argentina, Belanda, hingga Spanyol. 

Situasi ini menempatkan FAM dalam tekanan besar sekaligus mempertanyakan kredibilitas program naturalisasi mereka.

FIFA secara resmi membeberkan tiga nama yang dianggap sebagai aktor utama di balik penggunaan dokumen palsu dalam proses naturalisasi pemain Timnas Malaysia

Mengutip laporan New Straits Times, ketiga nama yang tertulis dalam laporan investigasi FIFA setebal 63 halaman adalah Nicolas Puppo, Frederico Moraes, dan Datuk Noor Azman Rahman. 

Ketiganya disebut memiliki peran signifikan dalam penyusunan dokumen kelayakan tujuh pemain asing yang kemudian terbukti tidak sah.

Dalam laporan tersebut, Puppo dan Moraes diklasifikasikan sebagai agen yang turut menyiapkan dokumen keturunan para pemain, sementara Datuk Noor Azman Rahman yang menjabat sebagai Sekretaris Jenderal FAM disebut mengetahui dan ikut terlibat dalam proses administrasi yang belakangan terbukti manipulatif. 

Resmi! FAM Konfirmasi Belum Ajukan Banding soal Sanksi 7 Pemain Naturalisasi Timnas Malaysia meski Tenggat Akhir Malam Ini, Ini Alasannya 
Resmi! FAM Konfirmasi Belum Ajukan Banding soal Sanksi 7 Pemain Naturalisasi Timnas Malaysia meski Tenggat Akhir Malam Ini, Ini Alasannya 
Sumber :
  • FAM

 

FAM sendiri telah lebih dulu menjatuhkan skorsing kepada Azman Rahman, sekaligus membentuk panel independen untuk melakukan pemeriksaan internal.

Namun FIFA menegaskan bahwa pengusutan tidak berhenti sampai di tiga nama tersebut. Badan sepak bola dunia itu memastikan akan memperluas penyelidikan demi menemukan keterlibatan pihak lain yang mungkin turut memfasilitasi pemalsuan dokumen. 

“Investigasi lanjutan menjadi penting untuk mengetahui sejauh mana praktik ini berlangsung dan siapa saja yang terlibat,” demikian bunyi laporan FIFA.

Skandal ini memasuki fase baru setelah kasus tersebut disebutkan akan dibawa ke ranah pidana. Berdasarkan laporan ESPN, FIFA berencana menggelar investigasi formal terhadap FAM. 

Langkah ini diambil selaras dengan diterbitkannya laporan 63 halaman terkait keputusan menolak banding FAM atas sanksi yang diberikan kepada tujuh pemain naturalisasinya: Gabriel Palmero, Facundo Garcés, Rodrigo Holgado, Imanol Machuca, João Figueiredo, Hector Hevel, dan Jon Irazábal.

Ketujuh pemain itu dinyatakan bersalah lantaran tidak memiliki garis keturunan Malaysia, sesuatu yang menjadi syarat utama dalam proses naturalisasi berdasarkan regulasi FIFA. 

Dalam laporan tersebut, FIFA menampilkan berbagai bukti, termasuk percakapan WhatsApp yang menguatkan dugaan bahwa para pemain menggunakan dokumen yang dimanipulasi untuk mendapatkan kewarganegaraan Malaysia. Temuan itu menjadi dasar kuat FIFA untuk mempertegas sanksinya.

FIFA juga menyebut bahwa FAM nyaris tidak memiliki alasan atau dasar yang cukup kuat untuk mengajukan banding kembali ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS). Laporan itu bahkan menyinggung adanya kemungkinan penambahan catatan pelanggaran terhadap FAM, menandakan tingkat keseriusan kasus ini.

Selain itu, operasi internal FAM bakal menjadi bagian penting dalam investigasi lanjutan untuk menelusuri apakah ada prosedur resmi yang disalahgunakan dari dalam organisasi.

Dalam kesimpulannya, FIFA menyebut kasus pemalsuan dokumen ini sebagai pelanggaran berat. Karena itu, organisasi tersebut memutuskan untuk menyampaikan temuan mereka kepada otoritas kriminal.

Proses pelaporan akan dilakukan kepada pihak berwenang di Malaysia, Brasil, Argentina, Belanda, dan Spanyol, negara-negara yang berkaitan dengan asal-usul keluarga para pemain yang disebutkan dalam dokumen palsu tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain investigasi, FIFA juga menjatuhkan sanksi finansial yang tidak kecil. FAM dikenai denda sebesar 350 ribu Franc Swiss, atau sekitar Rp7,2 miliar. 

Sementara itu, ketujuh pemain yang terlibat juga dikenai hukuman berupa denda 2 ribu Franc Swiss serta larangan beraktivitas selama 12 bulan. Sanksi ini diharapkan menjadi peringatan keras bagi federasi dan pemain lain agar tidak melakukan tindakan serupa. (udn)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sopir Ngantuk, Truk Pasir 2 Ton Terguling di Tebet Bikin Macet Panjang

Sopir Ngantuk, Truk Pasir 2 Ton Terguling di Tebet Bikin Macet Panjang

Pengemudi truk, Nur Syaefudin, mengakui rasa kantuk menjadi penyebab utama insiden tersebut.
Percuma Main 6 Kali, Maarten Paes Tetap Dikritik Habis-habisan oleh Pengamat Belanda

Percuma Main 6 Kali, Maarten Paes Tetap Dikritik Habis-habisan oleh Pengamat Belanda

Meski tampil reguler bersama Ajax Amsterdam, Maarten Paes tetap dihujani kritik tajam pengamat Belanda usai performa naik-turun dan dinilai belum konsisten.
Motor Listrik Mau Disubsidi Lagi? Ini Bocoran Menkeu Purbaya

Motor Listrik Mau Disubsidi Lagi? Ini Bocoran Menkeu Purbaya

Sinyal insentif baru ini dinilai penting bagi industri kendaraan listrik nasional, terutama untuk menjaga tren pertumbuhan penjualan motor listrik
Link Live Streaming Semifinal Kejuaraan Asia 2026 Hari Ini: Dua Wakil Indonesia Main di Sesi Sore

Link Live Streaming Semifinal Kejuaraan Asia 2026 Hari Ini: Dua Wakil Indonesia Main di Sesi Sore

Berikut link live streaming semifinal Kejuaraan Asia 2026 yang akan berlangsung pada Sabtu (11/4/2026).
John Herdman vs Shin Tae-yong, Bung Binder Sebut Keduanya Sama-sama 'Gila' soal Satu Hal Ini

John Herdman vs Shin Tae-yong, Bung Binder Sebut Keduanya Sama-sama 'Gila' soal Satu Hal Ini

Perbandingan gaya John Herdman dan Shin Tae-yong di Timnas Indonesia versi Binder Singh: sama-sama 'gila'. Simak selengkapnya.
Akui Ganda Taiwan Punya Defense Bagus, Fajar/Fikri Ungkap Kunci Kemenangan di Perempat Final Kejuaraan Asia 2026

Akui Ganda Taiwan Punya Defense Bagus, Fajar/Fikri Ungkap Kunci Kemenangan di Perempat Final Kejuaraan Asia 2026

Pasangan ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, memberikan komentar usai berhasil melaju ke babak semifinal Kejuaraan Asia 2026.

Trending

Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Tensi tinggi menyelimuti gelaran ASEAN Futsal Championship 2026 jelang laga semifinal yang mempertemukan Timnas Futsal Indonesia melawan Vietnam. Menariknya ...
Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April yang menjadi laga perdana di putaran kedua dengan menyuguhkan dua pertandingan dari sektor putri dan putra .
Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Perbandingan harta kekayaan Dedi Mulyadi dan Krisantus Kurniawan jadi sorotan usai pernyataan viral. Intip data LHKPN terbaru dan rincian aset keduanya.
Jokowi Lontarkan Respons Menohok ke Jusuf Kalla soal Tunjukkan Ijazah Asli: Kebalik-balik Itu

Jokowi Lontarkan Respons Menohok ke Jusuf Kalla soal Tunjukkan Ijazah Asli: Kebalik-balik Itu

Mantan Presiden Jokowi lontarkan respons menohok ke Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla terkait pernyataan JK soal meminta Jokowi untuk menunjukkan
Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Berbeda dengan Piala AFF, FIFA ASEAN Cup yang dijadwalkan berlangsung pada September dan Oktober 2026, menawarkan keuntungan strategis yang sulit diabaikan.
Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Nasib kurang beruntung tengah dialami kiper utama Timnas Indonesia Maarten Paes. Meski kini bermain untuk raksasa Eredivisie Ajax Amsterdam Paes justru menjadi
Prabowo Geram ke Pengusaha Tambang yang Nakal, Presiden Beri Perintah Jaksa Agung: Pidanakan!

Prabowo Geram ke Pengusaha Tambang yang Nakal, Presiden Beri Perintah Jaksa Agung: Pidanakan!

Presiden Prabowo Subianto geram ke pengusaha tambang yang nakal atau tidak taat pada aturan hukum. Pasalnya, masih terdapat sejumlah pengusaha nakal yang tetap
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT