Percuma Main 6 Kali, Maarten Paes Tetap Dikritik Habis-habisan oleh Pengamat Belanda
- instagram Maartenpaes
tvOnenews.com - Penjaga gawang Timnas Indonesia, Maarten Paes, kembali jadi bahan perbincangan di Belanda.
Meski sudah mendapat kepercayaan tampil reguler bersama Ajax Amsterdam, performanya justru terus menuai kritik tajam.
Sorotan terbaru muncul setelah Ajax tumbang 1-2 dari FC Twente pada pekan ke-29 Eredivisie 2025/2026.
Bermain di Johan Cruyff ArenA, Ajax gagal memanfaatkan status tuan rumah.
Twente membuka keunggulan lewat Ramiz Zerrouki, sebelum Ajax sempat menyamakan skor melalui Wout Weghorst.
Namun, gol Bart van Rooij di babak kedua memastikan kekalahan tim asuhan Óscar García.
Secara statistik, Paes sebenarnya tidak tampil buruk.
Ia mencatat tiga penyelamatan penting, 51 sentuhan bola, dan cukup aktif membantu distribusi dari lini belakang.
Namun, bagi sebagian pengamat, dua gol yang bersarang ke gawangnya tetap menjadi catatan besar. Hal ini memperkuat anggapan bahwa performanya masih belum stabil.
Dalam sepak bola modern, kiper memang tidak hanya dituntut melakukan penyelamatan, tetapi juga berperan dalam build-up play.
- Ajax
Paes terlihat cukup nyaman dalam aspek ini, sesuatu yang juga menjadi ciri khas kiper-kiper di liga Eropa saat ini.
Nama Paes semakin disorot setelah mendapat komentar keras dari dua analis ternama, René van der Gijp dan Johan Derksen, dalam program Vandaag Inside.
Van der Gijp menilai gaya bermain Paes terlalu berisiko.
"Saya melihat dia melakukan hal-hal yang membuat saya berpikir: itulah mengapa Anda memakai sarung tangan. Kiper yang buruk," ucap Van der Gijp sambil tertawa setelah melihat rekaman Paes.
Komentar itu langsung diperkuat Derksen dengan kritik yang lebih tajam.
"Dia kiper yang cacat. Bagaimana mereka bisa membeli kiper seperti itu, Rene? Jika Ajax membutuhkan kiper, mereka seharusnya mendapatkan pemain berpengalaman yang duduk di bangku cadangan di klub lain. Dia tidak berguna di Utrecht," beber Derksen.
Paes didatangkan Ajax pada Februari 2026 dari FC Dallas dengan nilai sekitar 1,5 juta euro.
Ia direkrut sebagai solusi cepat setelah cedera panjang yang dialami Vítězslav Jaroš.
Load more