News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Masih Ingat Robby Darwis? Siapa Sangka, Bek legendaris itu Pernah Jadi Pemain Persib Bandung Paling Sukses yang Membela Timnas Indonesia di SEA Games

Bahkan pernah muncul ungkapan yang melegenda, “Persib adalah Robby Darwis, Robby Darwis adalah Persib,” sebuah gambaran betapa besar perannya bagi klub
Rabu, 26 November 2025 - 15:33 WIB
Legenda Persib Bandung, Robby Darwis
Sumber :
  • Instagram robbydarwis6

tvOnenews.com - Masih ingat Robby Darwis? Nama yang satu ini tidak pernah absen dari daftar pemain paling berpengaruh dalam sejarah Persib Bandung

Bagi bobotoh lintas generasi, Robby adalah simbol ketegasan, kedisiplinan, dan kepemimpinan di lini belakang Maung Bandung. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sosoknya yang tenang namun tegas membuatnya dihormati di lapangan dan diagungkan di luar lapangan. 

Bahkan pernah muncul ungkapan yang melegenda, “Persib adalah Robby Darwis, Robby Darwis adalah Persib,” sebuah gambaran betapa besar perannya bagi klub kebanggaan Jawa Barat tersebut.

Karisma Robby terus hidup hingga kini. Setiap muncul pemain muda dengan nama mirip, publik seakan langsung teringat pada sang bek ikonik itu. 

Kiprahnya dibahas lagi dalam berbagai podcast, termasuk kanal YouTube Bicara Bola, yang menyinggung hubungan Robby dengan rekan seangkatannya, Ajat Sudrajat. 

Ketika ditanya tentang hubungan mereka, Robby menjawab dengan santai, “Ya saya biasa-biasa aja, seperti saudara lah bisa dibilang. Makanya kalau ketemu temen se-angkatan seperti Ajat yah, Wawan, Yusuf, ya itu kalau ketemu gim di luar kota, sesama legend yang saling memahami.” 

Jawaban ini menghadirkan gambaran betapa rendah hati dan akrabnya sosok Robby dengan para legenda lainnya.

Legenda Persib Bandung Robby Darwis
Legenda Persib Bandung Robby Darwis
Sumber :
  • Persib

 

Perjalanan karier Robby Darwis dimulai pada awal 1980-an ketika bakatnya ditemukan oleh pelatih asal Polandia, Marek Janota. 

Dari titik itu, ia mulai menjadi salah satu poros utama pertahanan Persib. Bersama Adjat Sudrajat, Robby membentuk duet bek yang kokoh pada era 1980–1990-an. 

Kemampuannya membaca permainan, menjaga posisi, dan memimpin rekan setim membuatnya cepat menjelma menjadi figur kunci, baik di Persib maupun Timnas Indonesia.

Prestasi Robby Darwis, Bek Legendaris Persib Bandung

Prestasi Robby tersusun rapi sepanjang kariernya. Pada tingkat klub, ia membawa Persib menjadi juara Perserikatan 1993–1994. 

Setahun kemudian, ia kembali mengukir sejarah dengan mempersembahkan gelar Liga Indonesia pertama pada musim 1994–1995. 

Saat mengenang masa kejayaannya bersama Persib, Robby pernah berkata, “Membawa Persib Bandung juara adalah momen terbaik saya, itu yang menjadi kebanggaan saya dulu sampai sekarang.”

Di Tim Nasional Indonesia, Robby Darwis juga tampil sebagai salah satu pemain tersukses dari Persib. Ia mengoleksi dua medali emas di SEA Games, pencapaian yang hingga kini belum bisa disaingi oleh banyak pemain belakang Indonesia. 

Emas pertamanya diraih bersama skuad Garuda pada SEA Games 1987. Ketika itu Indonesia menundukkan Malaysia 1-0 di final melalui gol dramatis Ribut Waidi pada menit 91. Robby dan Ribut, keduanya berasal dari kompetisi Perserikatan, menjadi tokoh kunci dalam laga tersebut.

Empat tahun kemudian, Robby kembali diandalkan sebagai pemain senior di SEA Games 1991. Di bawah arahan pelatih Anatoli Polosin, Indonesia kembali mencapai final, kali ini menghadapi Thailand. 

Betapa Legendarisnya Nama Robby Darwis di Persib, Ini Kisah Selama Bela Maung Bandung
Betapa Legendarisnya Nama Robby Darwis di Persib, Ini Kisah Selama Bela Maung Bandung
Sumber :
  • Tangkapan layar youtube bicara bola

 

Lewat adu penalti yang menegangkan, Indonesia menang 4-3. Gol penentu dari Sudirman dan penyelamatan kiper Eddy Harto atas sepakan Pairote Pongjan memastikan emas kedua SEA Games untuk Robby Darwis.

Tidak hanya itu, pada tahun 1987 ia pernah dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Indonesia. Bahkan pada final Copa Indonesia 2007, ia diberi penghargaan sebagai salah satu pemain legendaris di sepak bola nasional.

Jejak kejayaannya juga terlihat dari sejumlah julukan yang melekat, seperti “Si Bima” dan sorakan terkenal bobotoh, “Halik Ku Aing,” yang berasal dari momen ketika Robby kerap maju membantu serangan.

Karier Robby di Persib berlanjut hingga tahun 1997 sebelum ia memutuskan gantung sepatu. Meski tak lagi bermain, ia tetap berada di jalur sepak bola. Ia pernah bekerja sebagai pegawai BNI’46 Bandung namun tetap melatih di berbagai klub seperti Produta dan Persikab. 

Pada periode 2007–2010, ia menjadi asisten pelatih Persib bahkan sempat mengambil alih sebagai caretaker. Robby juga mendirikan SSB Robby Darwis di Lembang untuk membina talenta muda. Terbaru, ia sempat menangani PSKC Cimahi di Liga 2.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Warisan Robby Darwis tidak hanya berbentuk gelar maupun penghargaan, tetapi juga inspirasi bagi generasi penerus, termasuk pemain muda bernama Robi Darwis yang seolah menjadi pengingat betapa kuatnya figur legenda tersebut. 

Bagi bobotoh dan sepak bola Indonesia, Robby Darwis tetap menjadi simbol bek tangguh yang jejaknya tak akan pernah memudar. (udn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Niat Menolong Berujung Petaka, Pemuda di Salatiga Terjatuh ke Jurang saat Hendak Menyelamatkan Warga

Niat Menolong Berujung Petaka, Pemuda di Salatiga Terjatuh ke Jurang saat Hendak Menyelamatkan Warga

Seorang pemuda justru menjadi korban setelah berniat menolong warga yang lebih dulu terjatuh ke dasar jurang di kawasan Kembang Arum, Kelurahan Mangunsari, Kecamatan Sidomukti, Rabu (29/4/2026) petang.
Pratama Arhan Raih Gelar Sajana dari Udinus Semarang, Singgung Perjuangan Almarhum Sang Ayah Saat Wisuda

Pratama Arhan Raih Gelar Sajana dari Udinus Semarang, Singgung Perjuangan Almarhum Sang Ayah Saat Wisuda

Bintang sepak bola Timnas Indonesia Pratama Arhan resmi menyandang gelar Sarjana Manajemen (SM) dan diwisuda bersama 401 wisudawan lainnya dari Udinus Semarang.
Jadwal Super League 2025-2026 Malam Ini: Misi Wajib Menang Persib Bandung demi Gelar Juara

Jadwal Super League 2025-2026 Malam Ini: Misi Wajib Menang Persib Bandung demi Gelar Juara

Persib Bandung wajib meraih kemenangan pada laga lanjutan Super League 2025-2026, Kamis (30/4/2026) malam ini WIB. Mereka akan bertandang ke markas Bhayangkara FC.
Kejurnas Akuatik 2026 Cetak Sejarah, Tiga Rekor Nasional Pecah di Hari Kedua

Kejurnas Akuatik 2026 Cetak Sejarah, Tiga Rekor Nasional Pecah di Hari Kedua

Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Akuatik 2026 mencatatkan sejarah usai tiga rekor nasional (rekornas) resmi terpecahkan di hari kedua, Rabu (29/4/2026).
Kemendag Terbitkan Aturan Baru Soal Pembatasan Impor Pertanian

Kemendag Terbitkan Aturan Baru Soal Pembatasan Impor Pertanian

Kemendag menerbitkan regulasi baru melalui Permendag Nomor 11 Tahun 2026, yang mengatur impor sejumlah komoditas pertanian guna mendukung program swasembada pangan.
Emas Rontok Serempak! Harga Antam, UBS, hingga Galeri24 Tersungkur Pagi Ini

Emas Rontok Serempak! Harga Antam, UBS, hingga Galeri24 Tersungkur Pagi Ini

Berikut daftar lengkap harga emas masing-masing produk di Pegadaian pada Kamis (30/4/2026):

Trending

Pratama Arhan Raih Gelar Sajana dari Udinus Semarang, Singgung Perjuangan Almarhum Sang Ayah Saat Wisuda

Pratama Arhan Raih Gelar Sajana dari Udinus Semarang, Singgung Perjuangan Almarhum Sang Ayah Saat Wisuda

Bintang sepak bola Timnas Indonesia Pratama Arhan resmi menyandang gelar Sarjana Manajemen (SM) dan diwisuda bersama 401 wisudawan lainnya dari Udinus Semarang.
Dua Musim Bersinar Bersama Red Sparks, Megawati Hangestri Siap Kembali Jadi Ancaman di Liga Voli Korea?

Dua Musim Bersinar Bersama Red Sparks, Megawati Hangestri Siap Kembali Jadi Ancaman di Liga Voli Korea?

Lebih dari sekadar pulih, keputusan Megawati Hangestri kembali ke liga voli Korea juga didorong oleh ambisi yang belum tuntas. Dua musim bersama Red Sparks
Tak Tanggung-tanggung Jamin Keselamatan Publik, KDM Desak Polisi Tindak Ormas Penguasa Pintu Kereta Api

Tak Tanggung-tanggung Jamin Keselamatan Publik, KDM Desak Polisi Tindak Ormas Penguasa Pintu Kereta Api

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi yang akrab disapa KDM, secara tegas mendesak polisi untuk tindak tegas dan menertibkan organisasi kemasyarakatan (ormas) yang
Jalan Diponegoro Bandung Ditutup? Dedi Mulyadi Tak Habir Pikir Pemasangan Spanduk Penutupan Tanpa Izin Gubernur

Jalan Diponegoro Bandung Ditutup? Dedi Mulyadi Tak Habir Pikir Pemasangan Spanduk Penutupan Tanpa Izin Gubernur

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) tidak memperintahkan pemasangan spanduk penutupan Jalan Diponegoro, Kota Bandung pada 30 April hingga 7 Agustus 2026.
Timnas Indonesia Bisa Terancam di ASEAN Cup 2026, Diam-diam AFF Mau Ajak Australia untuk Gabung Turnamen

Timnas Indonesia Bisa Terancam di ASEAN Cup 2026, Diam-diam AFF Mau Ajak Australia untuk Gabung Turnamen

Posisi Timnas Indonesia untuk menyabet gelar juara ASEAN Cup pertama kali dalam sejarah tampak terancam dengan pertimbangan AFF untuk mengajak Australia gabung.
Tolak Bela Timnas Indonesia, Winger Berdarah Surabaya Rp86 Miliar Kini Jadi Rebutan Ajax dan Klub Elite Inggris

Tolak Bela Timnas Indonesia, Winger Berdarah Surabaya Rp86 Miliar Kini Jadi Rebutan Ajax dan Klub Elite Inggris

Nama Million Manhoef kembali mencuri perhatian. Winger yang pernah tolak bela Timnas Indonesia itu kini jadi buruan klub Eropa, termasuk raksasa Belanda, Ajax.
Minta Maaf Soal Pernyataan Usulan Gerbong KRL Perempuan Dipindah ke Tengah, Menteri PPPA: Saya Mohon Maaf Sebesar-besarnya

Minta Maaf Soal Pernyataan Usulan Gerbong KRL Perempuan Dipindah ke Tengah, Menteri PPPA: Saya Mohon Maaf Sebesar-besarnya

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, secara terbuka menyampaikan penyesalannya atas pernyataan yang dinilai kurang tepat setelah peristiwa kecelakaan kereta api di Bekasi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT