News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tembok Baja Itu Bernama Teja Paku Alam, Si Raja Clean Sheet Persib Bandung! 

Catatan tersebut sekaligus mengangkat nama Teja Paku Alam sebagai kiper dengan clean sheet terbanyak bersama Persib. Teja mencatatkan sembilan clean sheet dari 15
Rabu, 14 Januari 2026 - 20:54 WIB
Kiper Persib Bandung, Teja Paku Alam
Sumber :
  • instagram Teja Paku Alam

tvOnenews.com - Nama Teja Paku Alam kini identik dengan tembok kokoh di bawah mistar Persib Bandung. Julukan “Raja clean sheet” bukan datang tanpa alasan. 

Sepanjang putaran pertama Super League 2025/2026, Teja tampil konsisten dan menjadi figur sentral di balik status Persib sebagai tim dengan jumlah kebobolan paling sedikit. Ketangguhannya membuat lawan frustrasi, sekaligus mengantar Maung Bandung menyandang gelar juara paruh musim.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sepak terjang Teja bersama Persib juga menarik karena lahir dari proses panjang. Kiper yang sempat kesulitan mendapatkan menit bermain itu kini menjelma menjadi pilihan utama Bojan Hodak. 

Dari laga-laga krusial hingga duel panas kontra Persija Jakarta, Teja selalu hadir sebagai pembeda. Tak berlebihan jika banyak pihak menyebut performanya sebagai salah satu kunci stabilitas Persib musim ini.

Persib Juara Paruh Musim, Tembok Bernama Teja Paku Alam

Persib Bandung menutup putaran pertama Super League 2025/2026 sebagai juara paruh musim dengan catatan defensif impresif. Hingga pekan ke-17, Persib hanya kebobolan 11 gol dari 17 pertandingan, menjadikannya tim dengan pertahanan terbaik di liga. 

Catatan tersebut sekaligus mengangkat nama Teja Paku Alam sebagai kiper dengan clean sheet terbanyak. Teja mencatatkan sembilan clean sheet dari 15 pertandingan yang ia jalani bersama Persib. 

Angka ini menempatkannya di puncak daftar penjaga gawang nirbobol, unggul atas Mike Hauptmeijer (Bali United) dengan delapan clean sheet, serta Igor Rodrigues (Persita) dan Nadeo Argawinata (Borneo FC) yang sama-sama mencatat tujuh laga tanpa kebobolan.

Teja Paku Alam, Persib Bandung
Teja Paku Alam, Persib Bandung
Sumber :
  • instagram Teja Paku Alam

Daftar clean sheet Super League 2025/2026 hingga paruh musim memperlihatkan ketatnya persaingan kiper. Namun, Teja tampil paling konsisten, bukan hanya dari jumlah nirbobol, tetapi juga dari kontribusi penyelamatan krusial di momen penting.

Clean Sheet Bonus, Kemenangan Tujuan Utama

Bagi Teja Paku Alam, statistik bukan segalanya. Ia menegaskan bahwa clean sheet hanyalah bonus, sementara kemenangan tim tetap menjadi prioritas. Hal itu ia sampaikan setelah Persib menang tipis 1-0 atas Persija Jakarta pada pekan ke-17.

“Alhamdulillah kami bisa dapat tiga poin, terpenting adalah tim meraih kemenangan, kalau cleansheet mah bonus saja,” ujar Teja.

Di balik performa solidnya, Teja juga mengakui peran besar Bobotoh yang terus memberi dukungan langsung di stadion. Atmosfer pertandingan, menurutnya, menjadi energi tambahan bagi para pemain Persib. 

“Perasaannya pasti senang lah, atmosfernya luar biasa, terima kasih Bobotoh yang sudah support kami secara langsung,” ucapnya.

Meski sukses mengantar Persib ke puncak klasemen paruh musim, Teja memilih tetap rendah hati. Ia menilai performa tim masih menyimpan banyak kekurangan dan perlu evaluasi serius menjelang putaran kedua. 

“Ya Alhamdulillah patut kami syukuri kami berada di puncak, sekarang kami masih harus berbenah menatap putaran kedua,” kata Teja.

Dipuji Klub, Statistik Bicara

Penampilan Teja, khususnya saat menghadapi Persija Jakarta, menuai pujian langsung dari Persib Bandung. Melalui unggahan Instagram resmi klub pada Selasa (13/1), Persib menyoroti peran vital sang kiper.

“Teja Paku Alam kembali menjadi aktor di balik kemenangan Persib. Sejumlah penyelamatan krusialnya mampu menjaga kebobolan di pertandingan kontra Persija,” tulis Persib.

“Aksi Teja mengantarkan Persib meraih cleansheet ke-12 di musim ini dan menjadikan tim dengan jumlah kebobolan paling sedikit. The Wall Teja Paku Alam,” lanjut pujian tersebut.

Berdasarkan data dari laman resmi I League, Teja melakukan empat penyelamatan dalam laga kontra Persija dan total 36 penyelamatan dari 15 pertandingan sepanjang putaran pertama Super League. Statistik ini menegaskan perannya bukan sekadar berdiri di bawah mistar, tetapi aktif menyelamatkan Persib dari ancaman gol.

Profil Singkat Teja Paku Alam

Teja Paku Alam lahir di Painan, Sumatera Barat, dan kini berusia 31 tahun. Ia dikenal sebagai penjaga gawang dengan refleks cepat dan ketenangan tinggi. 

Musim ini menjadi titik balik kariernya bersama Persib, setelah pada musim lalu hanya mencatatkan tujuh penampilan di semua kompetisi.

Di tengah persaingan ketat dengan kiper muda asal Inggris, Adam Przybek, Teja justru mampu mengamankan posisi utama. Konsistensinya membuat Bojan Hodak terus mempercayainya sebagai pilihan nomor satu di bawah mistar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Persib sendiri dijadwalkan kembali bertanding pada pekan ke-18 Super League 2025/2026 melawan PSBS Biak pada 25 Januari 2026 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), setelah libur hingga 15 Januari. Tantangan putaran kedua jelas lebih berat.

Pertanyaannya kini, mampukah Teja Paku Alam mempertahankan status Raja clean sheet dan membawa Persib menjaga peluang juara hingga akhir musim? Jawabannya patut dinantikan. (udn)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Koh Hanny Kristianto Heran Bukan Main sampai Cabut Sertifikat Mualaf Dokter Richard Lee, Singgung soal Kolom Agama KTP

Koh Hanny Kristianto Heran Bukan Main sampai Cabut Sertifikat Mualaf Dokter Richard Lee, Singgung soal Kolom Agama KTP

Koh Hanny Kristianto mengungkapkan alasannya mengapa sampai mencabut sertifikat mualaf Dokter Richard Lee. Koh Hanny Kristianto singgung soal kolom agama KTP.
Penjual Es Teh Gembira Tiga Galon Dagangannya Terjual saat Acara Kirab Budaya, KDM: Potensi Ekonomi Pasti Tinggi Setiap Kegiatan Seperti Ini

Penjual Es Teh Gembira Tiga Galon Dagangannya Terjual saat Acara Kirab Budaya, KDM: Potensi Ekonomi Pasti Tinggi Setiap Kegiatan Seperti Ini

Santi tak bisa menyembunyikan kegembiraannya. Pasalnya, penjual es teh di Alun-Alun Sumedang ini berhasil menjual tiga galon es teh. Ini respons Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.
Soroti Tingginya Aktivitas Kendaraan Besar di Jatinangor, Dedi Mulyadi: Jangan Sampai di Kawasan Perguruan Tinggi Mahasiswa Nyebrang Saja Tidak Bisa

Soroti Tingginya Aktivitas Kendaraan Besar di Jatinangor, Dedi Mulyadi: Jangan Sampai di Kawasan Perguruan Tinggi Mahasiswa Nyebrang Saja Tidak Bisa

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyoroti tingginya aktivitas kendaraan besar di Jatinangor. 
Rekap Hasil Final Piala Thomas dan Uber 2026: China Dekati Rekor Mentereng Indonesia, An Se-young Cs Tunjukkan Dominasi

Rekap Hasil Final Piala Thomas dan Uber 2026: China Dekati Rekor Mentereng Indonesia, An Se-young Cs Tunjukkan Dominasi

Rekap hasil final Piala Thomas dan Uber 2026, di mana China gagal kawinkan gelar usai Korea Selatan menjadi juara di sektor putri.
Sertifikat Mualaf Dokter Richard Lee Dicabut, Pendakwah Hanny Kristianto Ungkap Alasan Lengkapnya

Sertifikat Mualaf Dokter Richard Lee Dicabut, Pendakwah Hanny Kristianto Ungkap Alasan Lengkapnya

Pendakwah Hanny Kristianto resmi mencabut sertifikat mualaf milik dokter Richard Lee, di tengah ramainya sorotan publik terkait status keyakinan dan polemik.
Kabar Gembira untuk Warga Halmahera Barat, Sherly Tjoanda Usulkan Sekolah Rakyat Dilengkapi GOR hingga Tribun

Kabar Gembira untuk Warga Halmahera Barat, Sherly Tjoanda Usulkan Sekolah Rakyat Dilengkapi GOR hingga Tribun

​​​​​​​Kabar gembira! Sherly Tjoanda usulkan Sekolah Rakyat di Halmahera Barat dilengkapi GOR hingga tribun untuk dukung aktivitas siswa dan lomba. (4/5/2026)

Trending

Pernyataan Resmi Pihak Dokter Richard Lee Setelah Pendakwah Hanny Kristianto Cabut Sertifikat Mualafnya

Pernyataan Resmi Pihak Dokter Richard Lee Setelah Pendakwah Hanny Kristianto Cabut Sertifikat Mualafnya

Keputusan pendakwah Hanny Kristianto dengan mencabut sertifikat mualaf milik dr Richard Lee mendapat tanggapan langsung dari pihak dokter, Minggu malam (3/5).
Nilai Plus Zhong Hui daripada Megawati Hangestri di Mata Ko Hee-jin, Ternyata Bedanya Bak Bumi dengan Langit?

Nilai Plus Zhong Hui daripada Megawati Hangestri di Mata Ko Hee-jin, Ternyata Bedanya Bak Bumi dengan Langit?

Wajar pelatih Ko Hee-jin memilih Zhong Hui ketimbang Megawati Hangestri untuk isi kuota Asia Red Sparks, ternyata pevoli China itu punya banyak keunggulan.
KDM Langsung Temui Penjual yang Kiosnya Dibakar saat May Day, Gubernur Jawa Barat itu Beri Bantuan ke Pak Nandang: Alhamdulillah

KDM Langsung Temui Penjual yang Kiosnya Dibakar saat May Day, Gubernur Jawa Barat itu Beri Bantuan ke Pak Nandang: Alhamdulillah

Baru-baru ini kang Dedi Mulyadi atau KDM membantu seorang pedagang yang tokonya dibakar di momen Hari Buruh lalu pada 1 Mei, tidak diduga bantuannya
Eks Brasil U-20 Bisa Jadi Alternatif Naturalisasi Timnas Indonesia Andai Diaspora Belanda Ragu karena Isu Paspor

Eks Brasil U-20 Bisa Jadi Alternatif Naturalisasi Timnas Indonesia Andai Diaspora Belanda Ragu karena Isu Paspor

Ketimbang menunggu diaspora Belanda yang mulai ragu dinaturalisasi karena isu Passportgate, Timnas Indonesia bisa alihkan fokus terhadap eks Brasil U-20 ini.
Ramai Kabar Pencabutan Sertifikat Mualaf Dokter Richard Lee di Medsos, Ternyata Dulu Masuk Islam Didampingi Langsung Ustaz

Ramai Kabar Pencabutan Sertifikat Mualaf Dokter Richard Lee di Medsos, Ternyata Dulu Masuk Islam Didampingi Langsung Ustaz

Tengah heboh kabar Dokter Richard Lee di media sosial. Jika sertifikat mualafnya dicabut, begini respon pihaknya langsung
Terpopuler Trend: Rencana Pratama Arhan Setelah Jadi Sarjana, hingga Aksi Tegas Dedi Mulyadi Temui Truk 42 Ton

Terpopuler Trend: Rencana Pratama Arhan Setelah Jadi Sarjana, hingga Aksi Tegas Dedi Mulyadi Temui Truk 42 Ton

mantan pemain Timnas Indonesia, Pratama Arhan ungkap rencananya setelah jadi Sarjana. Aksi tegas Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi setelah menemui truk 42 ton
Agen Pemain Voli Korea Selatan Spill Progres Transfer Megawati Hangestri ke Hillstate: Mereka Khawatir Kondisi Lutut Mega

Agen Pemain Voli Korea Selatan Spill Progres Transfer Megawati Hangestri ke Hillstate: Mereka Khawatir Kondisi Lutut Mega

Chris Kim, agen pemain voli Korea Selatan menjelaskan progres transfer Megawati Hangestri yang sebelumnya santer dikabarkan lagi merapat ke Hyundai Hillstate.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT