Dulu Melatih Timnas, Pelatih Kelahiran Brazil ini mulai Membangun Pemain Sepakbola Perempuan Indonesia
- Instagram/@jt_jacksen_f_tiago_coach
Jakarta, tvOnenews.com- Siapa yang tak mengenal Jacksen Tiago, pelatih kelahiran Brazil yang dulu pernah menyentuh pemain timnas Indonesia di tahun 2013.

- Sumber: Instagram/jt_jacksen_f_tiago_coach
Sentuhan Jacksen Tiago terhadap pemain timnas Indonesia berlangsung singkat. Sekarang mulai mengembangkan bakat pemain muda.
Tidak hanya piawai dalam menyentuh pemain sepakbola pria, Jacksen bernama lengkap Jacksen Ferreira Tiago juga mulai merangkul para pemain sepakbola perempuan loh.
Kerennya, lagi dia dengan mengakui kalau seluruh bakat pemain Indonesia itu nyata. Sehingga dibutuhkan pengembangan, dan bimbingan ke seluruh pemain.
"Kita bisa menangani anak-anak seumur ini, sehingga kita harus apa, membuat mereka merasa dalam sebuah lingkungan yang benar-benar sehat dari segala hal. Sehingga kita harus sangat luar biasa bijak," ucapnya dikutip dari akun Instagram pribadinya @jt_jacksen_f_tiago_coach, Senin (2/2).

- Instagram/@jt_jacksen_f_tiago_coach
"Ada itu safeguarding dalam Aturan FIFA, melakukan pendekatan terutama kepada wanita ada satu poin, kita misalnya mau komunikasi dengan anaknya jangan berdua saja, harus ada orang ketiga sehingga pertemuan itu berjalan dalam kurikulum normal dan wajar," jelas Jacksen.
Visinya tersebut disampaikan, karena Jacksen berposisi sebagai Pelatih Kepala di ajang MilkLife Soccer Challenge (MLSC), sebuah turnamen sepak bola putri usia dini.
Program tersebut bekerja sama dengan Timo Scheunemann untuk memantau dan membina talenta pesepak bola putri di berbagai kota, termasuk Tangerang, Semarang, dan Jakarta.
Sisi lain dari Jacksen Tiago, pria yang merupakan ayah dari pemain timnas Indonesia U17 Hugo Samir ini juga menjabat sebagai Direktur Akademi Borneo FC.
Selain jadi Pelatih andal, masa keemasan ayah dari Hugo Samir tersebut pernah membawa Persebaya menjadi juara Liga Indonesia di musimn1996-1997.
Di musim itu Jacksen juga sukses menjadi pencetak gol terbanyak. Tak diragukan, jika ia bisa melatih sang anak dengan baik.
Sementara sebagai pelatih, Jacksen pernah membawa Persebaya juara di musim 2024, lalu membawa Persipura juara tiga kali di edisi 2008, 2010-2011 dan 2011-2012. Di Liga 1, Jacksen sempat menukangi Persis Solo.
Load more