Dulu Dijuluki 'Messi Indonesia', Eks Bintang Timnas Ini Kini Rekomendasikan Satu Nama ke John Herdman
- Instagram @andikvermansah
tvOnenews.com - Para penggemar sepak bola Indonesia tentu tidak asing dengan sosok pemain yang pernah dijuluki “Messi dari Indonesia.”
Julukan itu melekat pada Andik Vermansyah, pemain sayap yang sempat menjadi salah satu ikon Timnas Indonesia pada era 2010-an.
Andik dikenal dengan gaya bermain yang lincah, cepat, dan berani menusuk dari sisi lapangan.
Kemampuannya menggiring bola serta akselerasinya yang sulit dihentikan kerap membuat lini pertahanan lawan kerepotan.
Karena karakter permainan itulah, ia pernah mendapat julukan “Messi dari Indonesia.”
Kini perjalanan karier Andik masih terus berjalan.

- Instagram/andikvermansah
Pada musim 2025/2026, mantan pemain Timnas Indonesia tersebut tercatat memperkuat Garudayaksa FC.
Sebelumnya, ia juga sempat bermain untuk Persiraja Banda Aceh di Liga 2.
Meski kariernya bersama Timnas Indonesia tidak selalu berakhir dengan gelar juara, Andik tetap merasa bangga pernah membela Merah Putih.
Ia bahkan pernah mengungkapkan bahwa dirinya sempat merasa seperti “produk gagal” karena belum berhasil membawa Timnas meraih trofi.
Namun demikian, kontribusi dan dedikasinya untuk sepak bola Indonesia tetap dikenang oleh banyak penggemar.
Bersinar Sejak SEA Games
Nama Andik mulai mencuri perhatian publik saat tampil bersama Timnas U-23 di SEA Games 2011.
Penampilannya yang energik membuatnya cepat menjadi idola baru di lapangan hijau.
Ia kembali tampil di SEA Games 2013 dan membantu Indonesia meraih medali perak pada dua edisi tersebut.
Kariernya bersama Timnas senior juga cukup berwarna.

- Kolase tvOnenews.com
Andik menjadi bagian penting skuad Indonesia di Piala AFF 2016, saat Garuda berhasil melaju hingga final dan finis sebagai runner-up.
Ia juga sempat kembali dipanggil untuk persiapan Piala AFF 2018.
Penampilan terakhirnya bersama Timnas senior tercatat pada tahun 2019.
Sempat Berkarier di Malaysia
Selain di Indonesia, Andik juga pernah merasakan atmosfer sepak bola luar negeri.
Ia cukup sukses saat memperkuat Selangor FA di Malaysia, yang semakin mengukuhkan reputasinya sebagai pemain sayap berbahaya.
Pada 2019, Andik memutuskan kembali ke Indonesia dan bergabung dengan Madura United di Liga 1 setelah kontraknya bersama Kedah Darul Aman berakhir.
Load more