Jay Idzes Akhirnya Jujur, Usai Timnas Indonesia Gagal di Final FIFA Series 2026: Kami Kehilangan Mimpi untuk ke Piala Dunia 2026
- instagram Jay Idzes
Dalam dua pertandingan tersebut, Herdman mempertahankan sejumlah pemain inti seperti Idzes, Rizky Ridho, Calvin Verdonk, Kevin Diks, Ole Romeny, dan Ramadhan Sananta.
Kombinasi ini dinilai cukup solid, namun kekalahan dari Bulgaria menjadi pengingat bahwa efektivitas dan konsistensi tetap menjadi pekerjaan rumah utama bagi tim.
Energi dan Semangat Herdman Jadi Pembeda
Selain aspek taktik, Idzes juga menyoroti karakter Herdman yang penuh semangat. Ia menilai energi yang dibawa sang pelatih memberikan dampak positif bagi mentalitas tim.
"Ya, dia memang punya semangat yang tinggi. Saya juga bermain di Italia selama tiga tahun, jadi saya tahu di sana para pelatih dan orang-orangnya sangat bersemangat. Jadi, ya, senang melihatnya. Senang melihatnya," ujar Idzes.
Menurutnya, gairah tersebut menjadi suntikan motivasi yang dibutuhkan Timnas Indonesia untuk berkembang lebih jauh. Para pemain kini dituntut untuk cepat beradaptasi dengan filosofi baru yang dibawa Herdman.
“Kami tentu masih bisa meningkatkan banyak hal, karena ini adalah pertama kalinya bersama pelatih baru. Dia punya banyak hal baru yang ingin diterapkan dan dicoba, dan saya pikir kami sudah melakukannya dengan sangat baik dalam banyak aspek,” tutur Idzes.
Bagi Idzes, FIFA Series 2026 bukan hanya soal hasil pertandingan, tetapi juga momen emosional untuk kembali berkumpul dengan rekan-rekannya setelah sempat absen selama beberapa bulan.
Bang Jay mengaku rindu mengenakan seragam Timnas Indonesia dan bermain bersama skuad Garuda, terlebih setelah kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026 yang masih menyisakan kekecewaan.
“Saya rasa yang paling penting adalah bisa kembali berkumpul bersama tim. Terakhir kali kami bersama itu di Arab Saudi. Tentu saja kami kehilangan mimpi untuk ke Piala Dunia 2026. Dalam beberapa bulan terakhir saya banyak berbicara dengan rekan setim. Mereka semua menunggu untuk kembali dan berkumpul lagi, bermain bersama, dan bermain untuk semua orang. Bisa kembali ke sini, memakai jersi ini lagi, saya sangat merindukannya,” ungkap Idzes.
Meski hanya finis sebagai runner-up, era baru di bawah John Herdman memberikan harapan besar bagi masa depan Timnas Indonesia.
Load more