News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jay Idzes Akhirnya Jujur, Usai Timnas Indonesia Gagal di Final FIFA Series 2026: Kami Kehilangan Mimpi untuk ke Piala Dunia 2026

Timnas Indonesia harus puas sebagai runner-up FIFA Series 2026 setelah kalah 0-1 dari Bulgaria di partai final. Jay Idzes sebut kalau debut John Herdman ternyatatipis
Selasa, 31 Maret 2026 - 21:43 WIB
Jay Idzes, Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
Sumber :
  • instagram Jay Idzes

tvOnenews.com - Bek sekaligus kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, mengungkapkan bahwa kehadiran John Herdman membawa energi baru ke dalam tubuh skuad Garuda. 

Pernyataan ini muncul meski Indonesia harus puas sebagai runner-up FIFA Series 2026 setelah kalah tipis 0-1 dari Bulgaria di partai final.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Debut Herdman bersama Timnas Indonesia memang belum berbuah gelar, namun perubahan yang ia bawa mulai terasa. 

Dalam dua laga awalnya, termasuk kemenangan meyakinkan 4-0 atas Saint Kitts and Nevis, terlihat adanya pendekatan taktik baru yang mulai dipahami para pemain. 

Idzes pun menilai bahwa proses adaptasi berjalan cukup positif, meski masih ada beberapa aspek yang perlu diperbaiki.

Adaptasi Cepat di Era Baru Herdman

Sejak ditunjuk pada Januari 2026, Herdman langsung dihadapkan pada tantangan membangun ulang chemistry tim. 

FIFA Series 2026 menjadi panggung awal bagi pelatih asal Kanada tersebut untuk menerapkan ide-idenya.

Indonesia tampil dominan di semifinal dengan kemenangan telak atas Saint Kitts and Nevis. Namun, di final, skuad Garuda harus mengakui keunggulan Bulgaria melalui gol penalti tunggal. 

Meski hasil akhir tidak sesuai harapan, Idzes melihat adanya perkembangan signifikan dalam permainan tim.

"Kita bisa memperbaiki banyak hal, tentu saja, karena ini pertama kalinya dengan pelatih baru. Dia punya banyak hal baru yang ingin dia lakukan dan coba, dan saya pikir kita melakukannya dengan sangat baik dalam banyak hal," kata Idzes usai laga kontra Bulgaria, Selasa, 31 Maret 2026.

Menurutnya, perubahan yang dibawa Herdman mulai terlihat, terutama dalam cara tim membangun permainan dan menjaga organisasi di lapangan.

Jay Idzes Akhirnya Jujur, Usai Timnas Indonesia Gagal di Final FIFA Series 2026 Kami Kehilangan Mimpi untuk ke Piala Dunia 2026
Jay Idzes Akhirnya Jujur, Usai Timnas Indonesia Gagal di Final FIFA Series 2026 Kami Kehilangan Mimpi untuk ke Piala Dunia 2026
Sumber :
  • instagram Jay Idzes

Evaluasi Lini Serang dan Konsistensi Permainan

Meski menunjukkan perkembangan, Idzes tidak menutup mata terhadap kekurangan tim, khususnya di sektor penyerangan. Ia menilai efektivitas dalam menciptakan peluang masih perlu ditingkatkan jika ingin bersaing di level internasional.

"Tapi kita tentu saja bisa meningkatkan kemampuan menyerang dan menciptakan peluang, serta menggagalkan peluang lawan. Saya pikir bagian permainan itu sudah kita lakukan dengan cukup baik, tetapi kita bisa meningkatkannya lagi," ujarnya.

Dalam dua pertandingan tersebut, Herdman mempertahankan sejumlah pemain inti seperti Idzes, Rizky Ridho, Calvin Verdonk, Kevin Diks, Ole Romeny, dan Ramadhan Sananta.

Kombinasi ini dinilai cukup solid, namun kekalahan dari Bulgaria menjadi pengingat bahwa efektivitas dan konsistensi tetap menjadi pekerjaan rumah utama bagi tim.

Energi dan Semangat Herdman Jadi Pembeda

Selain aspek taktik, Idzes juga menyoroti karakter Herdman yang penuh semangat. Ia menilai energi yang dibawa sang pelatih memberikan dampak positif bagi mentalitas tim.

"Ya, dia memang punya semangat yang tinggi. Saya juga bermain di Italia selama tiga tahun, jadi saya tahu di sana para pelatih dan orang-orangnya sangat bersemangat. Jadi, ya, senang melihatnya. Senang melihatnya," ujar Idzes.

Menurutnya, gairah tersebut menjadi suntikan motivasi yang dibutuhkan Timnas Indonesia untuk berkembang lebih jauh. Para pemain kini dituntut untuk cepat beradaptasi dengan filosofi baru yang dibawa Herdman.

“Kami tentu masih bisa meningkatkan banyak hal, karena ini adalah pertama kalinya bersama pelatih baru. Dia punya banyak hal baru yang ingin diterapkan dan dicoba, dan saya pikir kami sudah melakukannya dengan sangat baik dalam banyak aspek,” tutur Idzes.

Bagi Idzes, FIFA Series 2026 bukan hanya soal hasil pertandingan, tetapi juga momen emosional untuk kembali berkumpul dengan rekan-rekannya setelah sempat absen selama beberapa bulan.

Bang Jay mengaku rindu mengenakan seragam Timnas Indonesia dan bermain bersama skuad Garuda, terlebih setelah kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026 yang masih menyisakan kekecewaan.

“Saya rasa yang paling penting adalah bisa kembali berkumpul bersama tim. Terakhir kali kami bersama itu di Arab Saudi. Tentu saja kami kehilangan mimpi untuk ke Piala Dunia 2026. Dalam beberapa bulan terakhir saya banyak berbicara dengan rekan setim. Mereka semua menunggu untuk kembali dan berkumpul lagi, bermain bersama, dan bermain untuk semua orang. Bisa kembali ke sini, memakai jersi ini lagi, saya sangat merindukannya,” ungkap Idzes.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski hanya finis sebagai runner-up, era baru di bawah John Herdman memberikan harapan besar bagi masa depan Timnas Indonesia. 

Dengan kombinasi energi baru, pendekatan taktik modern, serta semangat para pemain, skuad Garuda diyakini mampu tampil lebih kompetitif di turnamen berikutnya. (udn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Vanja Bukilic Siap Tantang Megawati Hangestri di KOVO Cup 2026

Vanja Bukilic Siap Tantang Megawati Hangestri di KOVO Cup 2026

Vanja Bukilic siap menantang Megawati Hangestri, termasuk di turnamen terdekat KOVO Cup 2026. Pasalnya pemain asal Serbia itu dikabarkan akan segera bergabung dengan skuad Red Sparks jelang Liga Voli Korea 2026-2027.
Awal Mula Fajar Sahrudin Ditemukan Tewas di GBK Terungkap, Kirim Sinyal SOS dan Tulis Pesan Perpisahan di Media Sosial

Awal Mula Fajar Sahrudin Ditemukan Tewas di GBK Terungkap, Kirim Sinyal SOS dan Tulis Pesan Perpisahan di Media Sosial

Awal mula Fajar Sahrudin ditemukan tewas di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, mulai terungkap. Ini penjelasan pihak kepolisian.
Massimiliano Allegri Langsung Bikin Vonis soal Arsenal usai Napoli Ditaklukkan di Liga Champions

Massimiliano Allegri Langsung Bikin Vonis soal Arsenal usai Napoli Ditaklukkan di Liga Champions

Pelatih Napoli, Massimiliano Allegri, langsung membuat vonis soal Arsenal seusai duel di Liga Champions 2026-2027. Mereka takluk dengan skor 0-1 dalam duel ini.
Cara Bikin Foto Retro ala 80-an yang Lagi Viral di Medsos Pakai ChatGPT, Tanpa Aplikasi Edit

Cara Bikin Foto Retro ala 80-an yang Lagi Viral di Medsos Pakai ChatGPT, Tanpa Aplikasi Edit

Viral foto retro ala 80-an bisa dibuat di ChatGPT tanpa aplikasi edit rumit. Simak cara pakai fitur 80s Flashback, contoh prompt, dan tips hasil lebih menarik.
Masih Ingat Giovanna Milana? Sahabat Megawati Hangestri Kini Kembali Bermain di Asia

Masih Ingat Giovanna Milana? Sahabat Megawati Hangestri Kini Kembali Bermain di Asia

Menilik kabar terbaru Giovanna Milana selaku pevoli asal Amerika Serikat yang pernah menjadi tandem Megawati Hangestri di Red Sparks. Kini ia akan kembali bermain di Liga Voli elit di benua Asia.
Dituding Ogah Ikut Gender Test saat Perkuat Timnas Voli Putri Indonesia, Ini Respons Junaida Santi

Dituding Ogah Ikut Gender Test saat Perkuat Timnas Voli Putri Indonesia, Ini Respons Junaida Santi

MVP Proliga 2025 Junaida Santi seolah memberikan jawaban lewat media sosial terkait tudingan yang menyebut dia ogah ikut gender test yang buatnya absen panjang.

Trending

Fajar Sahrudin Ditemukan Tak Bernyawa di Kawasan GBK, Polisi Akui Temuan Jasad Berawal dari Sinyal SOS

Fajar Sahrudin Ditemukan Tak Bernyawa di Kawasan GBK, Polisi Akui Temuan Jasad Berawal dari Sinyal SOS

Seorang pria bernama Fajar Sahrudin ditemukan meninggal dunia di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) pada Minggu (6/9/2026) dini hari.
6 Fakta Terbaru Kematian Fajar Sahrudin yang Diduga Akhiri Hidupnya, dari Kirim SOS hingga Reaksi Pengelola GBK

6 Fakta Terbaru Kematian Fajar Sahrudin yang Diduga Akhiri Hidupnya, dari Kirim SOS hingga Reaksi Pengelola GBK

Kabar kematian Fajar Sahrudin alias FS (31), pria asal Lampung yang viral meninggal dunia diduga akibat bunuh diri di GBK memunculkan sejumlah fakta terbaru.
Ditemukan Tak Bernyawa di GBK, Fajar Sahrudin Sempat Divonis Bipolar Disorder, Ini Penyebabnya

Ditemukan Tak Bernyawa di GBK, Fajar Sahrudin Sempat Divonis Bipolar Disorder, Ini Penyebabnya

Viral Seorang pria bernama Fajar Sahrudin ditemukan meninggal dunia di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) pada Minggu (6/9/2026) dini hari.
Proses Selanjutnya Diungkap Kepolisian soal Kasus Dugaan Bunuh Diri Fajar Sahrudin di GBK, 3 Orang Ini Jadi Saksi

Proses Selanjutnya Diungkap Kepolisian soal Kasus Dugaan Bunuh Diri Fajar Sahrudin di GBK, 3 Orang Ini Jadi Saksi

Media sosial dihebohkan dengan kabar meninggalnya seorang pria bernama Fajar Sahrudin. Berikut penjelasan lengkap pihak Kepolisian.
Awal Mula Fajar Sahrudin Ditemukan Tewas di GBK Terungkap, Kirim Sinyal SOS dan Tulis Pesan Perpisahan di Media Sosial

Awal Mula Fajar Sahrudin Ditemukan Tewas di GBK Terungkap, Kirim Sinyal SOS dan Tulis Pesan Perpisahan di Media Sosial

Awal mula Fajar Sahrudin ditemukan tewas di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, mulai terungkap. Ini penjelasan pihak kepolisian.
Megawati Hangestri Resmi Absen Bela Timnas Voli Putri Indonesia di Asian Games 2026, Ini Kata PBVSI

Megawati Hangestri Resmi Absen Bela Timnas Voli Putri Indonesia di Asian Games 2026, Ini Kata PBVSI

Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) buka suara terkait keputusan Megawati Hangestri untuk mengundurkan diri dari Timnas Voli Putri Indonesia di sejumlah kompetisi internasional termasuk Megawati Hangestri.
BRIN Perkuat Pengembangan Teknologi Nuklir, Anggaran 2027 Difokuskan untuk Energi, Pangan, dan Kesehatan

BRIN Perkuat Pengembangan Teknologi Nuklir, Anggaran 2027 Difokuskan untuk Energi, Pangan, dan Kesehatan

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memastikan pengembangan teknologi nuklir tetap menjadi agenda strategis nasional di tengah kebijakan efisiensi anggaran
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT