News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Media Belanda Tak Habis Pikir, Bisa-bisanya Maarten Paes 'Selamat' dari Kasus Paspor: Ajax Jadi Penyelamat?

Kontroversi “Paspoortgate” Eredivisie! Maarten Paes lolos dari kasus paspor, Ajax jadi penyelamat. Kiper Timnas Indonesia itu nyaris terseret kasus pelik terkait status
Kamis, 2 April 2026 - 10:40 WIB
Media Belanda Tak Habis Pikir, Bisa-bisanya Maarten Paes 'Selamat' dari Kasus Paspor Ajax Jadi Penyelamat
Sumber :
  • instagram Maartenpaes

tvOnenews.com - Kisah Maarten Paes di Liga Belanda mendadak menjadi sorotan setelah dirinya lolos dari polemik administrasi yang tengah mengguncang Eredivisie

Kiper Timnas Indonesia itu nyaris terseret kasus pelik terkait status kewarganegaraan, namun berhasil selamat berkat ketelitian klubnya, AFC Ajax

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di tengah situasi yang memanas, langkah cepat Ajax justru menjadi contoh bagaimana klub besar mengantisipasi krisis regulasi.

Kasus ini mengingatkan publik pada polemik yang lebih dulu menyeret Dean James. Fullback Go Ahead Eagles itu dipertanyakan statusnya setelah menjadi WNI, yang seharusnya membuatnya kehilangan paspor Belanda. 

Perdebatan tersebut memicu efek domino di kompetisi, bahkan memaksa sejumlah klub untuk menonaktifkan pemainnya sementara waktu.

Di tengah kekacauan tersebut, Paes justru muncul sebagai “pengecualian langka”. 

Ketika klub-klub lain kebingungan menghadapi aturan, Ajax sudah lebih dulu bergerak dengan pendekatan hukum dan administratif yang matang. 

Situasi ini tidak hanya menyelamatkan karier Paes di Eredivisie, tetapi juga memperlihatkan pentingnya kehati-hatian dalam mengelola pemain naturalisasi.

Ketelitian Ajax Jadi Kunci

Kiper berusia 26 tahun itu resmi bergabung dengan Ajax pada Februari 2026 setelah meninggalkan FC Dallas. 

Statusnya sebagai Warga Negara Indonesia sejak April 2024 sempat menimbulkan tanda tanya, mengingat Indonesia dan Belanda tidak mengakui kewarganegaraan ganda.

Media Belanda, Voetbal International (VI), bahkan menyebut isu ini sebagai “paspoortgate”. 

Mereka menulis, “Pengacara dan ahli hukum dilibatkan untuk menelusuri status para pemain internasional dan mengurus izin kerja. Klub-klub untuk sementara menonaktifkan pemain.”

Media Belanda Tak Habis Pikir, Bisa-bisanya Maarten Paes  Selamat  dari Kasus Paspor Ajax Jadi Penyelamat
Media Belanda Tak Habis Pikir, Bisa-bisanya Maarten Paes 'Selamat' dari Kasus Paspor Ajax Jadi Penyelamat
Sumber :
  • instagram Maartenpaes

Namun Ajax mengambil langkah berbeda. VI menegaskan, “Kecuali Ajax, yang bertindak benar dengan Maarten Paes.” 

Klub asal Amsterdam itu langsung melakukan verifikasi sejak awal kedatangan Paes, meski statusnya sebagai satu-satunya pemain Indonesia di Eredivisie awalnya bukan fokus utama saat transfer terjadi.

Debut Tertunda Demi Kepastian Hukum

Langkah hati-hati Ajax membuat debut Paes sempat tertunda. Ia baru bisa tampil pada pertengahan Februari 2026 karena klub tidak ingin mengambil risiko kesalahan administratif.

Seorang ahli hukum menegaskan, “Tidak mungkin memiliki kewarganegaraan Indonesia dan Belanda secara bersamaan.” 

Aturan ini menjadi dasar kuat bagi Ajax untuk menahan Paes hingga semua dokumen dinyatakan sah.

VI menjelaskan situasi tersebut secara rinci: “Direksi memutuskan, berdasarkan temuan departemen hukum, untuk tidak mengambil risiko kesalahan administratif yang nantinya bisa berbalik merugikan.”

Bahkan, Paes sempat tidak diizinkan berlatih karena bisa menimbulkan masalah hukum bagi klub.

Solusi akhirnya cukup ekstrem. Paes harus kembali ke Amerika Serikat untuk mengurus izin tinggal sementara. 

Setelah mendapatkan visa yang sesuai, ia baru bisa kembali ke Belanda dan bermain secara legal bersama Ajax.

Dampak Besar Kasus Dean James

Kasus ini semakin membesar setelah laporan terhadap Go Ahead Eagles terkait status Dean James. 

Pemain yang menjadi WNI sejak Maret 2025 itu seharusnya dikategorikan sebagai pemain non-Uni Eropa, dengan syarat gaji minimal 600 ribu euro per tahun.

Namun data menunjukkan gajinya jauh di bawah angka tersebut, memicu kecurigaan pelanggaran regulasi. Akibatnya, Eredivisie meminta seluruh klub mendata pemain yang berpotensi tidak memenuhi syarat bermain.

VI mengungkapkan, “Sekitar 25 pemain putra dan putri telah didata oleh Dinas Imigrasi dan Naturalisasi Belanda (IND).”

Situasi ini membuat banyak klub panik dan memilih menonaktifkan pemainnya, termasuk beberapa nama Timnas Indonesia seperti Justin Hubner, Nathan Tjoe-A-On, hingga Tim Geypens.

Menariknya, Paes justru tidak terdampak langsung. Ajax sejak awal sudah berkoordinasi dengan KNVB dan melakukan investigasi internal. 

Bahkan disebutkan, “Berdasarkan penyelidikan internal kemungkinan sebenarnya tidak memenuhi syarat untuk bermain, dan statusnya perlu diteliti lebih lanjut.”

Kini, setelah jeda internasional, Paes diperkirakan sudah bisa kembali memperkuat Ajax. Laga melawan FC Twente pada 5 April 2026 menjadi momen yang dinanti, sekaligus bukti bahwa ketelitian administratif bisa menjadi penyelamat di tengah badai regulasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasus “paspoortgate” ini menjadi pelajaran besar bagi klub-klub Eropa, khususnya dalam menangani pemain naturalisasi. 

Di saat banyak tim kelabakan, Ajax justru menunjukkan bahwa keputusan yang tepat sejak awal bisa menghindarkan masalah besar di kemudian hari. (udn)
 

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pemkot Depok Haramkan ASN 'Live' di Sosmed Selama Bekerja, Ini Alasannya

Pemkot Depok Haramkan ASN 'Live' di Sosmed Selama Bekerja, Ini Alasannya

Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok kini harus lebih berhati-hati dalam bermain media sosial. 
Tragedi Bom Perang Dunia II Meledak di Biak Papua: Lima Warga Tewas, Tiga Orang Masih Dalam Pencarian

Tragedi Bom Perang Dunia II Meledak di Biak Papua: Lima Warga Tewas, Tiga Orang Masih Dalam Pencarian

Sebuah ledakan hebat yang bersumber dari bom peninggalan Perang Dunia II mengguncang kawasan Komplek Perikanan Biak, Papua, pada Minggu (31/5) sekitar pukul 14.45 WIT. 
Libur Panjang Hari Raya Waisak 2026: Volume Kendaraan di Tol Layang MBZ Melonjak 30 Persen

Libur Panjang Hari Raya Waisak 2026: Volume Kendaraan di Tol Layang MBZ Melonjak 30 Persen

Tren kenaikan volume kendaraan terjadi di Tol Layang Mohamed Bin Zayed (MBZ) menjelang periode libur Hari Raya Waisak dan Hari Lahir Pancasila. 
Peringati Hari Waisak, Menag Nasaruddin Umar Ajak Umat Jinakkan Ego

Peringati Hari Waisak, Menag Nasaruddin Umar Ajak Umat Jinakkan Ego

Menteri Agama (Menag) RI, Nasaruddin Umar mengajak seluruh umat beragama untuk mengendalikan ego demi mewujudkan kedamaian, baik dalam kehidupan pribadi maupun di tingkat global.
Santer Disebut Dalam Sidang Dakwaan, KPK Diminta Segera Periksa Djaka Budhi

Santer Disebut Dalam Sidang Dakwaan, KPK Diminta Segera Periksa Djaka Budhi

Nama Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama santer disebut dalam sidang dakwaan dugaan suap pengurusan barang impor dengan terdakwa pemilik PT Blueray Cargo John Field, Manajer Operasional Blueray Cargo Dedi Kurniawan, dan Ketua Tim dokumen Importasi Blueray Cargo Andri.
Cemburu Berujung Maut: Aksi Kejam Suami Siksa Istri Hingga Tewas, Sempat Sisir Rambut dan Peluk Jasad Korban

Cemburu Berujung Maut: Aksi Kejam Suami Siksa Istri Hingga Tewas, Sempat Sisir Rambut dan Peluk Jasad Korban

Sebuah tragedi rumah tangga yang memilukan terjadi di Ranomeeto, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara. Pria berinisial IN (28) tega menganiaya istrinya sendiri, AN (24), hingga tewas.

Trending

Tetapkan 23 Skuad Final, Ini Daftar 22 Pemain yang Dicoret John Herdman Demi Masukkan Mathew Baker dari Skuad 

Tetapkan 23 Skuad Final, Ini Daftar 22 Pemain yang Dicoret John Herdman Demi Masukkan Mathew Baker dari Skuad 

Dari daftar mahal tersebut, ada nama Mathew Baker, pemain Timnas Indonesia U-19 yang dipromosikan ke tim senior. 
Santer Disebut Dalam Sidang Dakwaan, KPK Diminta Segera Periksa Djaka Budhi

Santer Disebut Dalam Sidang Dakwaan, KPK Diminta Segera Periksa Djaka Budhi

Nama Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama santer disebut dalam sidang dakwaan dugaan suap pengurusan barang impor dengan terdakwa pemilik PT Blueray Cargo John Field, Manajer Operasional Blueray Cargo Dedi Kurniawan, dan Ketua Tim dokumen Importasi Blueray Cargo Andri.
Kasus Wedding Organizer Marwah: Polisi Selidiki Dugaan Uang Korban Dipakai untuk Aset Pribadi

Kasus Wedding Organizer Marwah: Polisi Selidiki Dugaan Uang Korban Dipakai untuk Aset Pribadi

Penyidik Polres Metro Jakarta Timur saat ini tengah memfokuskan penyelidikan pada aliran dana para korban penipuan yang dilakukan oleh penyelenggara pernikahan atau wedding organizer (WO) Marwah. 
Tragedi Bom Perang Dunia II Meledak di Biak Papua: Lima Warga Tewas, Tiga Orang Masih Dalam Pencarian

Tragedi Bom Perang Dunia II Meledak di Biak Papua: Lima Warga Tewas, Tiga Orang Masih Dalam Pencarian

Sebuah ledakan hebat yang bersumber dari bom peninggalan Perang Dunia II mengguncang kawasan Komplek Perikanan Biak, Papua, pada Minggu (31/5) sekitar pukul 14.45 WIT. 
Peringati Hari Waisak, Menag Nasaruddin Umar Ajak Umat Jinakkan Ego

Peringati Hari Waisak, Menag Nasaruddin Umar Ajak Umat Jinakkan Ego

Menteri Agama (Menag) RI, Nasaruddin Umar mengajak seluruh umat beragama untuk mengendalikan ego demi mewujudkan kedamaian, baik dalam kehidupan pribadi maupun di tingkat global.
Libur Panjang Hari Raya Waisak 2026: Volume Kendaraan di Tol Layang MBZ Melonjak 30 Persen

Libur Panjang Hari Raya Waisak 2026: Volume Kendaraan di Tol Layang MBZ Melonjak 30 Persen

Tren kenaikan volume kendaraan terjadi di Tol Layang Mohamed Bin Zayed (MBZ) menjelang periode libur Hari Raya Waisak dan Hari Lahir Pancasila. 
Cemburu Berujung Maut: Aksi Kejam Suami Siksa Istri Hingga Tewas, Sempat Sisir Rambut dan Peluk Jasad Korban

Cemburu Berujung Maut: Aksi Kejam Suami Siksa Istri Hingga Tewas, Sempat Sisir Rambut dan Peluk Jasad Korban

Sebuah tragedi rumah tangga yang memilukan terjadi di Ranomeeto, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara. Pria berinisial IN (28) tega menganiaya istrinya sendiri, AN (24), hingga tewas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT