News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kongres Biasa PSSI 2026 Putuskan Waktu Pemilihan Ketua Umum PSSI Diundur, Ini Alasannya

Salah satu keputusan yang paling menyita perhatian adalah disepakatinya perubahan jadwal Kongres Biasa Pemilihan PSSI 2027 yang semula direncanakan berlangsung pada Mei menjadi Juli 2027, di mana terdapat jadwal pemilihan Ketua Umum PSSI.
Senin, 3 Agustus 2026 - 17:49 WIB
Ketua Umum PSSI Erick Thohir
Sumber :
  • tvOnenews-Ilham Giovani

Jakarta, tvOnenews.com - Kongres Biasa PSSI 2026 yang digelar di Hotel Fairmont, Jakarta, pada Senin (3/8/2026) menghasilkan sejumlah keputusan penting terkait arah organisasi sepak bola nasional. 

Salah satu keputusan yang paling menyita perhatian adalah disepakatinya perubahan jadwal Kongres Biasa Pemilihan PSSI 2027 yang semula direncanakan berlangsung pada Mei menjadi Juli 2027, di mana terdapat jadwal pemilihan Ketua Umum PSSI.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keputusan tersebut disahkan dalam forum tertinggi PSSI yang dihadiri perwakilan klub Super League, Championship, asosiasi anggota PSSI, serta jajaran Komite Eksekutif. 

Perubahan jadwal itu menjadi salah satu agenda strategis setelah peserta kongres membahas berbagai aspek organisasi, pembinaan, hingga kesinambungan kompetisi sepak bola Indonesia.

Berdasarkan Statuta PSSI edisi 2025, Kongres Pemilihan memang dijadwalkan berlangsung pada Mei 2027. Namun, melalui proses musyawarah yang berlangsung dalam Kongres Biasa 2026, seluruh peserta akhirnya menyepakati penyesuaian jadwal menjadi Juli 2027 demi menjaga efektivitas tahapan organisasi.

Ketua Umum PSSI Erick Thohir menegaskan keputusan tersebut bukan diambil tanpa pertimbangan. Menurutnya, penyesuaian jadwal dilakukan agar proses transisi kepengurusan berjalan lebih matang sekaligus memberikan ruang bagi penyelesaian agenda penting yang lebih dulu harus dijalankan oleh federasi.

"Keputusan untuk menyesuaikan jadwal Kongres Pemilihan dari Mei ke Juli 2027 diambil demi memastikan kesiapan organisasi dan keberlangsungan kompetisi," tegas Erick Thohir.

Ia menjelaskan bahwa salah satu alasan utama adalah pelaksanaan pemilihan Ketua Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI yang akan digelar secara serentak pada Oktober hingga November 2026. 

PSSI ingin memastikan kepengurusan baru di tingkat provinsi memiliki waktu yang cukup untuk menyelaraskan program kerja bersama pengurus pusat sebelum memasuki agenda pemilihan nasional.

"Waktu tersebut dipilih dengan mempertimbangkan kesiapan organisasi yang seperti kita ketahui, kita juga akan melakukan pemilihan PSSI provinsi pada bulan Oktober dan November tahun ini. Artinya, perlu ada jeda waktu untuk kita berkonsolidasi dengan PSSI provinsi untuk program-program sepak bola kita ke depan," lanjut Erick.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Langkah tersebut dinilai sejalan dengan arah transformasi organisasi yang tengah dijalankan PSSI dalam beberapa tahun terakhir. 

Sejak Erick Thohir terpilih sebagai Ketua Umum pada 2023, federasi melakukan berbagai pembenahan, mulai dari tata kelola organisasi, peningkatan kualitas kompetisi, pengembangan pembinaan usia muda, hingga penguatan sistem sepak bola di tingkat daerah.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mulai Sekarang Amalkan Ini Insyaallah Menambah Rezeki, Kata Ustaz Khalid Basalamah Dibaca Setiap Hari

Mulai Sekarang Amalkan Ini Insyaallah Menambah Rezeki, Kata Ustaz Khalid Basalamah Dibaca Setiap Hari

Mulai sekarang belajar mengamalkan amalan rezeki ini. Sangat mudah dan dianjurkan langsung Ustaz Khalid Basalamah.
3 Kontroversi Herri Pras: Mencela Pemuka Agama hingga Hampir Dipolisikan Wali Santri

3 Kontroversi Herri Pras: Mencela Pemuka Agama hingga Hampir Dipolisikan Wali Santri

Sebelum dihampiri OTK usai menyinggung Ustaz Abdul Somad dan Ustaz Adi Hidayat, Herri Pras ternyata sudah beberapa kali disorot karena kontroversinya sejak 2023
DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PKB, Abdullah mendesak Kapolri agar tidak segan memberhentikan pejabat kepolisian yang bertanggung jawab atas operasi tersebut.
Sakitnya Jadi Istri Sah, Dwi Bagus Baru Jujur Punya Istri Siri setelah Mutilasi Dini dan Anak di Madiun

Sakitnya Jadi Istri Sah, Dwi Bagus Baru Jujur Punya Istri Siri setelah Mutilasi Dini dan Anak di Madiun

Martha Amalia Iflahah (34), istri sah Dwi Bagus Martono (40) mengungkap suaminya baru mengakui mempunyai istri siri, Dini Hardiyanti (30) pada 10 Oktober 2026.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Kepala BPOM dan Kapolri Bahas Vape hingga Apotek Merah Putih

Kepala BPOM dan Kapolri Bahas Vape hingga Apotek Merah Putih

Kapolri mengatakan pertemuan tersebut membahas peningkatan penyalahgunaan narkoba, obat terlarang, rokok elektrik (vape), kratom, hingga kosmetik ilegal...

Trending

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Mengenal AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo Baru yang Gantikan AKBP ADS

Mengenal AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo Baru yang Gantikan AKBP ADS

Berikut profil hingga jejak karier AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo yang baru menggantikan AKBP ADS akibat polemik penggeledahan pondok pesantren.
Konflik Semakin Panas! Rusia Tembak Jatuh Serangan Puluhan Ribu Drone Tempur Ukraina

Konflik Semakin Panas! Rusia Tembak Jatuh Serangan Puluhan Ribu Drone Tempur Ukraina

Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan militernya berhasil menggagalkan sekitar 28.000 serangan pesawat tak berawak (drone) milik Ukraina selama Oktober 2026.
Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

AKBP Andika Dharma Sena resmi dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Kapolres Sukoharjo. Penonaktifan tersebut merupakan buntut kasus penggeledahan ponpes putri
Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

PT Jasa Raharja (Persero) pun menyerahkan santunan kepada ahli waris dua korban meninggal dunia yakni Siti Habibah dan anaknya Adisha Raiqa Shafiya.
Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Pengusaha Ferry "Boboho" Yanto Hongkiriwang dalam sidang menyebut pernah diperintah Febrie  untuk meminta uang senilai Rp50 miliar dari pengusaha Tan Kian.
Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Berikut profil hingga rekam jejak kasus ditangani AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang dicopot karena polemik penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT