News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Walau Tanpa Bobotoh di Stadion GBK, Persib Tetap Dapat Dukungan Penuh di Bandung

Kecintaan Bobotoh terhadap Persib Bandung kini tidak selalu harus ditunjukkan dari tribun stadion. Nonton bareng (nobar) perlahan menjadi bagian dari kultur suporter untuk tetap merasakan atmosfer pertandingan sekaligus merawat gairah mendukung Maung Bandung.
Senin, 14 September 2026 - 20:45 WIB
Situasi nobar Persija Vs Persib di Bandung
Sumber :
  • Istimewa

Bandung, tvOnenews.com - Keputusan laga Persija vs Persib Bandung di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (12/9/2026) yang digelar tanpa kehadiran suporter tandang  tak membuat dukungan Bobotoh untuk Persib berkurang.

Kecintaan Bobotoh terhadap Persib Bandung kini tidak selalu harus ditunjukkan dari tribun stadion. Nonton bareng (nobar) perlahan menjadi bagian dari kultur suporter untuk tetap merasakan atmosfer pertandingan sekaligus merawat gairah mendukung Maung Bandung.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski pertandingan berlangsung di Jakarta, sejumlah tempat nobar di Bandung tetap dipadati Bobotoh yang ingin menyaksikan duel rivalitas tersebut bersama-sama.

Salah satu lokasi yang merasakan tingginya antusiasme itu adalah Ludo Sports Kitchen di kawasan Kiara Condong, Bandung. Sports bar tersebut bahkan sudah kehabisan tempat beberapa hari sebelum pertandingan Persib kontra Persija digelar.

Head of Marketing Ludo Sports and Kitchen, Rivan Mandala Putera, mengatakan nobar memang menjadi salah satu konsep utama yang ditawarkan tempatnya. Selain pertandingan Persib, Ludo juga menggelar agenda nobar berbagai kompetisi sepak bola internasional hingga olahraga lainnya.

"Ya, Ludo memang konsepnya sports bar and kitchen. Jadi, kita memang salah satunya fokus di nobar, terutama nobar Persib karena kita ada di Bandung," ujar Rivan.

Menurut Rivan, pertandingan dengan status big match menjadi magnet kuat bagi Bobotoh untuk berkumpul. Antusiasme tersebut bahkan terlihat sejak reservasi dibuka jauh sebelum laga berlangsung.

"Kalau dilihat antusiasmenya sangat tinggi. Kita bisa lihat setelah kita buka reservasi di H-5, di H-3 sudah sold out. Sudah tidak ada tempat lagi," ungkapnya.

Bagi Bobotoh, nobar bukan hanya soal menyaksikan layar televisi bersama-sama, tetapi juga menghadirkan atmosfer yang menyerupai pengalaman di stadion. Atribut Persib, nyanyian suporter, hingga reaksi spontan saat peluang dan gol terjadi membuat ruang nobar berubah menjadi titik kumpul baru bagi para pendukung Maung Bandung.

Ludo pun mencoba menghadirkan pengalaman tersebut melalui fasilitas TV wall serta pilihan makanan dan minuman yang beragam. Konsep itu menjadi daya tarik bagi Bobotoh yang ingin menikmati pertandingan dengan suasana berbeda tanpa harus berada di dalam stadion.

"Yang jelas kita punya gaya tersendiri, style tersendiri, kita punya TV wall. Dan juga tentunya makanan-makanan yang beranekaragam serta berkualitas. Rasanya bisa terjamin baik dan enak," katanya.

Rivan menilai berkembangnya budaya nobar juga dapat memberikan efek positif bagi sektor ekonomi lokal. Ia berharap semakin banyak ruang nobar yang hadir dan mampu menjadi wadah berkumpulnya suporter secara aman serta kondusif.

"Harapannya antusiasmenya tetap tinggi dan juga bisa memajukan UMKM. Biarpun nobar tensinya tinggi, panas, tetap harus kondusif dan kembali lagi, sportif," tuturnya.

Nobar juga menjadi pilihan bagi Bobotoh yang kesulitan memperoleh tiket pertandingan Persib. Ketimbang membeli tiket melalui calo atau memaksakan diri datang ke stadion tanpa tiket, menyaksikan pertandingan bersama komunitas dinilai menjadi pilihan yang lebih aman.

"Kalau tiket susah, apalagi ada calo, mendingan nonton bareng. Daripada beli di calo atau memaksa datang ke stadion tidak punya tiket, lebih baik nobar saja," ucapnya.

Kuatnya ikatan Bobotoh dengan Persib bahkan membuat atmosfer nobar menarik perhatian penonton dari luar negeri. Rivan mengungkapkan pengalaman paling berkesan terjadi ketika Persib meraih gelar juara musim lalu dan sejumlah pelanggan mancanegara sengaja datang untuk merasakan langsung atmosfer dukungan terhadap Maung Bandung.

"Mereka sengaja datang ke sini hanya untuk melihat antusiasme bagaimana Bandung itu sebagai kota sepak bola. Mereka sangat antusias terhadap Persib," ujar Rivan.
 

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ngeri! Rekonstruksi Ungkap Balita 20 Bulan Diduga Ditenggelamkan Berulang Kali ke Ember hingga Muntah

Ngeri! Rekonstruksi Ungkap Balita 20 Bulan Diduga Ditenggelamkan Berulang Kali ke Ember hingga Muntah

Rekonstruksi kasus kematian bayi 20 bulan di Kebayoran Lama mengungkap dugaan aksi ayah tiri mencelupkan korban berulang kali ke ember hingga muntah.
Gunung Semeru Kembali Erupsi Hari Ini, Awan Panas dan Lontaran Batu Masih Jadi Ancaman

Gunung Semeru Kembali Erupsi Hari Ini, Awan Panas dan Lontaran Batu Masih Jadi Ancaman

Gunung Semeru, gunung tertinggi di Pulau Jawa dengan ketinggian 3.676 mdpl, kembali menunjukkan aktivitas vulkanik yang intens, pada Selasa (3/11/2026) siang.
Kembali Merumput Bersama Sassuolo, Jay Idzes Bicara Jujur soal Kondisinya Jelang FIFA Matchday November 2026

Kembali Merumput Bersama Sassuolo, Jay Idzes Bicara Jujur soal Kondisinya Jelang FIFA Matchday November 2026

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, berbicara soal kondisinya jelang FIFA Matchday November 2026. Sang bek tengah sudah kembali merumput bersama Sassuolo dalam laga kontra Fiorentina.
Invasi Bobotoh Jadi Motivasi Tambahan Persib di Australia, Umuh Muchtar Tak Ragu Targetkan 3 Poin dari Melbourne Victory

Invasi Bobotoh Jadi Motivasi Tambahan Persib di Australia, Umuh Muchtar Tak Ragu Targetkan 3 Poin dari Melbourne Victory

Manajer Persib, Umuh Muchtar, optimistis Persib Bandung mampu membawa pulang poin penuh meski harus menghadapi perjalanan panjang dan padatnya jadwal pertandingan.
6 Fakta Mengerikan Kasus Balita 20 Bulan Tewas di Jaksel, Ditemukan Tanda Kekerasan Lama dan Kekurangan Gizi

6 Fakta Mengerikan Kasus Balita 20 Bulan Tewas di Jaksel, Ditemukan Tanda Kekerasan Lama dan Kekurangan Gizi

Kasus kematian balita 20 bulan di Kebayoran Lama mengungkap dugaan kekerasan berulang, temuan luka lama, hingga jasad yang sempat dikuburkan.
Rumahnya Digedor-gedor hingga Singgung Mobil Pelat Merah, Herri Pras: Saya Keluar Layaknya Menyambut Tamu

Rumahnya Digedor-gedor hingga Singgung Mobil Pelat Merah, Herri Pras: Saya Keluar Layaknya Menyambut Tamu

YouTuber Herri Pras memaparkan detik-detik dirinya diduga digeruduk orang tak dikenal yang videonya viral di media sosial. Salah satu yang disinggungnya, yakni adanya kendaraan berpelat merah.

Trending

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Video kedatangan rombongan OTK di Rumah Herri Pras beredar di media sosial. Dalam rekaman yang diberitakan, seorang pria terlihat menendang Herri hingga terjatuh.
Herri Pras Ungkap Alasan Kritik Sejumlah Tokoh Agama, Singgung Fatwa dan Ceramah

Herri Pras Ungkap Alasan Kritik Sejumlah Tokoh Agama, Singgung Fatwa dan Ceramah

Konten kreator Herri Pras akhirnya buka suara setelah kedatangan Yudi Cahyadi dan sejumlah orang ke kediamannya. Ia turut mengungkap alasan di balik kritiknya.
Pesan Bijak Tokoh Agama Anwar Abbas soal Viralnya Konten Kreator Herri Pras

Pesan Bijak Tokoh Agama Anwar Abbas soal Viralnya Konten Kreator Herri Pras

Herri Pras di dunia maya cukup terkenal karena kontroversi. Sebelum kejadian ini, konten kreator pernah menyinggung penceramah UAS dan UAH menuai kecaman.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT