News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

PSS Sleman Ganti Pelatih Kepala Marian Mihail ke Bertrand Crasson

PSS Sleman resmi mengakhiri kontrak Marian Mihail sebagai pelatih kepala. Rentetan hasil minor dalam beberapa laga terakhir diduga menjadi penyebabnya.
Selasa, 10 Oktober 2023 - 20:14 WIB
Mantan pelatih kepala PSS Sleman, Marian Mihail.
Sumber :
  • Tim tvOne - Andri Prasetiyo

Sleman, tvOnenews.com - PSS Sleman resmi mengakhiri kontrak Marian Mihail sebagai pelatih kepala. Rentetan hasil minor dalam beberapa laga terakhir diduga menjadi penyebabnya.

Sebagai informasi, PSS Sleman tak pernah menang dalam enam laga terakhir di kompetisi Liga 1 musim ini. Kemenangan terakhir Laskar Sembada terjadi saat mengalahkan tuan rumah Persita Tangerang dengan skor 2-3 pada 18 Agustus lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sisanya, Kim Kurniawan dkk menelan tiga kekalahan dan tiga hasil imbang. Kekalahan terjadi saat melawan Borneo FC dengan skor 1-0 (17/9/2023), Arema FC dengan skor 2-1 (30/9/2023), dan Dewa United dengan skor 3-1 pada 6 Oktober lalu.

Sedangkan hasil imbang diraih PSS saat bersua Persebaya, PSM Makassar, dan Madura United. Rentetan hasil minor itu juga membuat posisi Super Elang Jawa melorot di posisi 14 klasemen sementara.

Meski begitu, Marian Mihail tidak akan pergi dari PSS Sleman. Pelatih asal Rumania itu akan dipertimbangkan untuk menempati posisi baru sebagai Direktur Teknis.

"Marian menurut saya adalah pelatih yang mempunyai karakter dan disiplin kuat dan telah membentuk karakter dan disiplin para pemain PSS Sleman," kata Presiden Direktur PT PSS Gusti Randa, dikutip dari laman resmi klub, Selasa (10/10/2023).

Sebagai gantinya, manajemen PSS telah menunjuk Bertrand Crasson untuk menggantikan posisi Mihail sebagai pelatih kepala. Crasson sebelumnya menjabat sebagai asisten pelatih PSS Sleman.

"Penunjukan Crasson juga terkait dengan target ke depan untuk dapat tembus menjadi tim papan atas, dan Pak Marian juga ingin istirahat menghabiskan waktu lebih banyak dengan keluarga" ujarnya.

Coach Crasson secara kepelatihan memiliki lisensi UEFA Pro dan memenuhi syarat untuk menjadi pelatih kepala. Crasson mempunyai pengalaman internasional, baik sebagai pemain dan pelatih.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagai pemain, misalnya, Crasson adalah mantan pemain Tim Nasional Belgia dan pernah bermain untuk klub Napoli, Italia. Sedangkan sebagai pelatih, Ia pernah menangani klub Divisi Utama Thailand, Ratchaburi dan Inter Pattaya.

"Saya sudah bicara langsung dengan Crasson tentang target dari PSS Sleman. Ia berkomitmen untuk memberikan kemampuan terbaiknya. Manajemen berharap, Crasson melanjutkan disiplin yang ditanamkan Coach Mihail dan melanjutkan peningkatan prestasi PSS Sleman," jelasnya.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

21 Ribu BPJS PBI Warga Kota Yogyakarta Nonaktif, Pasien Diabetes dan Kanker Jadi Prioritas Reaktivasi

21 Ribu BPJS PBI Warga Kota Yogyakarta Nonaktif, Pasien Diabetes dan Kanker Jadi Prioritas Reaktivasi

Sebanyak 21 ribu kepesertaan BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) milik warga Kota Yogyakarta dalam status nonaktif. 
Imbas Gempa Pacitan di DIY: Belasan Bangunan Rusak dan 40 Warga Terluka, Terparah di Bantul

Imbas Gempa Pacitan di DIY: Belasan Bangunan Rusak dan 40 Warga Terluka, Terparah di Bantul

Gempa berkekuatan Magnitudo 6,4 yang mengguncang Pacitan, Jawa Timur pada Jumat (6/2/2026) dini hari berdampak hingga DI Yogyakarta.
Wamen HAM Berkomentar Terkait Insiden Anak SD Akhiri Hidup Karena Tak Mampu Beli Alat Tulis di NTT

Wamen HAM Berkomentar Terkait Insiden Anak SD Akhiri Hidup Karena Tak Mampu Beli Alat Tulis di NTT

Insiden anak berinisial YBH (10) di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang mengakhiri hidup karena tak mampu membeli alat tulis, dinilai sebagai bukti negara
Ketua PN Depok I Wayan Eka Mariarta Dipastikan Terjaring OTT KPK

Ketua PN Depok I Wayan Eka Mariarta Dipastikan Terjaring OTT KPK

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) baru saja melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Depok, Jawa Barat pada Kamis (5/2/2026) malam.
DFSK Perkenalkan Identitas Baru di IIMS 2026, Tegaskan Arah Bisnis dan Perkuat Pasar Otomotif Indonesia

DFSK Perkenalkan Identitas Baru di IIMS 2026, Tegaskan Arah Bisnis dan Perkuat Pasar Otomotif Indonesia

Lewat logo dan slogan baru, DFSK mengklaim mengedepankan profesionalisme, efisiensi, serta kepercayaan guna menciptakan nilai jangka panjang dan membangun hubungan berkelanjutan dengan konsumen.
Gerindra Berkomentar soal Wacana Duet Prabowo–Zulhas di Pilpres 2029: Anggap sebuah Doa

Gerindra Berkomentar soal Wacana Duet Prabowo–Zulhas di Pilpres 2029: Anggap sebuah Doa

Belakangan ini mencuat wacana terkait Prabowo Subianto duet dengan Zulhas di Pilpres 2029. Sontak, hal ini menuai komentar dari politikus Gerindra.
background

Pekan ke-20

Trending

Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Ia ditetapkan sebagai salah satu tersangka utama kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait importasi barang kualitas rendah (KW) yang masuk ke Indonesia tanpa pemeriksaan fisik.
Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Kasus ini bermula ketika PT Blueray Cargo yang dipimpin John Field diduga berupaya agar barang impornya masuk melalui jalur hijau, yakni jalur pengeluaran barang tanpa pemeriksaan fisik.
Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Ia kini menjadi buron, dicekal ke luar negeri, dan diminta segera menyerahkan diri kepada penyidik KPK.
Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Rizal menjabat sebagai Direktur di Bea Cukai pada 2024 hingga Januari 2026. Sebelumnya, dia menduduki posisi sebagai Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Batam.
Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan bermula dari PT Blueray Cargo (BR) menginginkan barang impor KW (tiruan) ilegal tidak dicek saat masuk ke Indonesia.
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 7 Februari 2026: Angka Hoki Aries, Taurus, Gemini hingga Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 7 Februari 2026: Angka Hoki Aries, Taurus, Gemini hingga Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 7 Februari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini hingga Pisces, membahas peluang rezeki, kondisi finansial, dan angka hoki harian.
Susunan Pemain Tim Putri Indonesia vs Thailand di Perempat Final Kejuaraan Beregu Asia 2026

Susunan Pemain Tim Putri Indonesia vs Thailand di Perempat Final Kejuaraan Beregu Asia 2026

Berikut susunan pemain tim putri Indonesia vs Thailand di Perempat final Kejuaraan Beregu Asia 2026
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT