GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Nasib 6 Mantan Pemain Asing Liga Indonesia, Ada yang Mengolah Sampah hingga Jadi Wali Kota

Bergabungnya pemain asing di Liga Indonesia membuat kontestasi sepak bola domestik tanah air semakin semarak. Namun seusai gantung sepatu tidak sedikit dari ...
Rabu, 20 Desember 2023 - 17:53 WIB
Pierre Njanka
Sumber :
  • Instagram Pierre Njanka

tvOnenews.com - Hadirnya pemain asing di Liga Indonesia menambah keseruan kompetisi domestik ini. Mayoritas tim di tanah air menjadikan legiun asing sebagai aset dalam mengarungi kerasnya roda liga. 

Tentu sudah banyak pemain asing yang menjadi alumni di Liga Indonesia dan menyatakan pensiun. Beberapa bahkan memilih bekerja di luar jalur sepak bola.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lantas bagaimana nasib mereka pasca tak lagi bermain di Liga Indonesia? Berikut deretan 6 pemain asing tanah air yang berkarier di luar sepak bola.

(Foto: Instagram/@joksa16)

1. Igor Joksimovic 

PSIS Semarang menjadi tim satu-satunya yang diperkuat Igor di Liga Indonesia. Pada musim 2007-2008, ia tampil 28 laga dan menyumbangkan 11 gol untuk Mahesa Jenar. 

Usai gantung sepatu Igor nyatanya terjun ke dunia politik dan sukses menjabat anggota dewan hingga wali kota Trebinje di selatan negaranya Bosnia. 

Saat ini Igor sudah menjadi presiden klub LeoStars dan menjadi agen pemain. 

(Foto: Instagram/@joksa16)

2. Ali Khadafi 

Namanya mulai dikenal saat memperkuat PSM Makassar. Ali juga sempat membela beberapa tim di Indonesia seperti Bontang FC, PSPS Riau, dan Sriwijaya FC. 

(Foto: Instagram/@psm_makassar)

Pemain asal togo ini telah meninggal pada 2015 lalu. Aksi-aksinya di atas lapangan Liga Indonesia menjadi kenangan terbaik. 

Semoga Ali ditempatkan di tempat terbaik di sisi Sang Pencipta. 

3. Boakay Foday 

Pemain asing asal Liberia ini cukup lama berkarier di Indonesia. Boakay sempat memperkuat beberapa klub seperti Persiwa, Sriwijaya, Persija, hingga Persipura. 

(Foto: Instagram/@eddiefoday)

Mutiara Hitam menjadi tim terakhir yang dibelanya di Indonesia pada 2017. Kemudian ia sempat mencoba peruntungan di Malaysia dengan mengikuti seleksi tim Serawak. 

Di usianya yang sudah 35 tahun Boakay mencoba bertahan hidup dengan bermain tarkam di area ibu kota. 

4. Pierre Njanka 

Di kompetisi tanah air, Njanka tercatat memperkuat beberapa klub, mulai dari Persija Jakarta, Arema FC, Aceh United, Mitra Kukar, hingga Persisam Putra Samarinda. 

(Foto: Instagram/@newsarema)

Ia juga kerap menghiasi skuad timnas Kamerun mulai 1994 hingga 2004. Usai gantung sepatu Njanka memutuskan untuk kembali ke negara asalnya. 

Di sana Njanka dikabarkan aktif melatih sepak bola untuk pemain-pemain muda. 

5. Roger Milla

Roger Milla merupakan pemain sepakbola andalan Timnas Kamerun pada piala dunia 80-an dan 90-an. Di Indonesia ia pernah memperkuat Pelita Jaya dan Putra Samarinda. 

(Foto: Instagram/@rogermillaofficiel)

Kabar terkini Milla banyak melakukan aksi-aksi lingkungan dan sosial. Pada Yayasan Heart of Africa miliknya, Roger Milla membuat program pemanfaatan sampah plastik menjadi paving blok. 

Selain itu ia juga mendirikan Noma Fund untuk memerangi penyakit noma yang menyerang banyak anak-anak Afrika. 

Dia menggandeng beberapa legenda sepak bola lain seperti Samuel Eto'o. 

6. Robertino Pugliara 

Deretan klub top Indonesia sempat merasakan jasa Robertino. Mulai dari Persija PSM Persipura Persib hingga Persebaya. 

(Foto: Instagram/@robertino_rp10)

Bajul Ijo menjadi tim terakhir yang dibela Robertino karena cedera pada musim 2018. Robertino sejatinya belum pensiun meski usianya sudah 37 tahun. 

Namun Ia juga berstatus tanpa klub sejak 2018. Saat ini ia sedang berada di negaranya Argentina dan menghabiskan waktu bersama keluarganya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

(amr)

Temukan artikel menarik tvOnenews.com lainnya di sini, Google News.

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gubernur Malut Sherly Tjoanda Ungkap Perasaannya usai Diterima Suku Pedalaman: Ini Pertama Kali Aku Ketemu

Gubernur Malut Sherly Tjoanda Ungkap Perasaannya usai Diterima Suku Pedalaman: Ini Pertama Kali Aku Ketemu

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos mengaku bahagia kunjungan dan penawaran pembangunan mudah diterima baik oleh masyarakat adat Suku Togutil.
Sejak Kecil Hobinya Belajar, Siswi SMAN 1 Pontianak Ocha Sempat Dikhawatirkan Orang Tuanya: Ini Anak Ngga Stres Kah?

Sejak Kecil Hobinya Belajar, Siswi SMAN 1 Pontianak Ocha Sempat Dikhawatirkan Orang Tuanya: Ini Anak Ngga Stres Kah?

Ayah sempat khawatir dengan kebiasaan belajar yang begitu giat dari Ocha atau Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontiana yang viral usai ikut LCC 4 Pilar MPR RI.
Kronologi Lengkap Pria di Jakarta Barat Dikeroyok Hingga Dilempar Dari Lantai Dua Tempat Hiburan

Kronologi Lengkap Pria di Jakarta Barat Dikeroyok Hingga Dilempar Dari Lantai Dua Tempat Hiburan

Seorang pria berisinial DM meregang nyawa usai diduga menjadi korban pengeroyokan oleh sejumlah orang di kawasan Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Korban disebutkan dilempar dari lantai dua tempat hiburan dan billiard.
Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik pasca viralnya dewan juri yang menganulir jawaban peserta SMAN 1 Pontianak dan membenarkan jawaban dari SMAN 1 Sambas.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi Jadi Saksi Pernikahan Pasangan Disabilitas Rungu, Beri Pesan Khusus Begini

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi Jadi Saksi Pernikahan Pasangan Disabilitas Rungu, Beri Pesan Khusus Begini

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi hadir langsung menjadi saksi pernikahan pasangan penyandang disabilitas rungu, Naila Puja Rislani dan Muhammad Sayyid Az Zahiri. Kehadiran
Trending Topic: Sikap Resmi SMAN 1 Sambas, Reaksi KDM soal Pemujaan dan Klenik Situs Sejarah, Sherly Tjoanda Sentil Porsi MBG-nya Sekolah Rakyat

Trending Topic: Sikap Resmi SMAN 1 Sambas, Reaksi KDM soal Pemujaan dan Klenik Situs Sejarah, Sherly Tjoanda Sentil Porsi MBG-nya Sekolah Rakyat

Berikut tiga berita terpopuler di tvOnenews.com yang sayang dilewatkan, mulai dari polemik LCC Kalbar hingga aksi gubernur Dedi Mulyadi dan Sherly Tjoanda.
background

Pekan ke-33

Trending

Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik pasca viralnya dewan juri yang menganulir jawaban peserta SMAN 1 Pontianak dan membenarkan jawaban dari SMAN 1 Sambas.
Sejak Kecil Hobinya Belajar, Siswi SMAN 1 Pontianak Ocha Sempat Dikhawatirkan Orang Tuanya: Ini Anak Ngga Stres Kah?

Sejak Kecil Hobinya Belajar, Siswi SMAN 1 Pontianak Ocha Sempat Dikhawatirkan Orang Tuanya: Ini Anak Ngga Stres Kah?

Ayah sempat khawatir dengan kebiasaan belajar yang begitu giat dari Ocha atau Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontiana yang viral usai ikut LCC 4 Pilar MPR RI.
Kronologi Lengkap Pria di Jakarta Barat Dikeroyok Hingga Dilempar Dari Lantai Dua Tempat Hiburan

Kronologi Lengkap Pria di Jakarta Barat Dikeroyok Hingga Dilempar Dari Lantai Dua Tempat Hiburan

Seorang pria berisinial DM meregang nyawa usai diduga menjadi korban pengeroyokan oleh sejumlah orang di kawasan Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Korban disebutkan dilempar dari lantai dua tempat hiburan dan billiard.
Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT