Dulu Juara Sebagai Pemain dan Pelatih, Legenda Persib yang Pernah ke Inter Milan Ini Tak Sabar Lihat Maung Bandung Angkat Trofi Liga 1 23/24
- tvOnenews.com - Dwi R Belva
Rekor pertemuan di enam laga terakhir lebih memihak Persib dengan empat kemenangan, satu kali imbang dan satu kekalahan.
Persib juga punya riwayat bagus jika format liga dilaksanakan dengan ada laga finalnya di akhir. Karena seluruh gelar juara liga didapat dengan ada laga final sebagai penentu juaranya.
![]()
Belum lagi ada catatan unik bahwa gelar juara selalu diraih pada tahun yang ada angka 4-nya seperti di Perserikatan 1993/1994, Liga Indonesia I 1994/1995 dan Indonesia Super League 2014.
"Pertimbangan itu tadi, yang saya bisa berprediksi bahwa Persib Insya Allah akan memenangkan duel final lawan Madura sehingga menjadi juara pada tahun 2024 ini,”
“Belum lagi anekdot lain angka-angka 4 ini dari 1994, 2014, 2024 saatnya Persib untuk kembali jadi juara," kata Djanur.
"Mudah-mudahan angka 4 akan jadi angka yang menjadi angka keberuntungan untuk Persib,”
“Walaupun di dalam olahraga tidak ada faktor keberuntungan ya tapi tim yang kuat, tim yang lebih siap itu yang memenangkan pertandingan," lanjutnya.
Djanur merupakan legenda Persib karena pernah ikut membawa tim menjadi juara sebagai pemain (1986 dan 1990), asisten pelatih (1994/1995) dan head coach (2014).
Kini posisinya sudah menjadi seorang Bobotoh dan tentu berharap gelar juara kembali didapatkan.
"Tentu saja sangat berharap, sangat berharap Persib juara tahun ini. Senang sekali sementara ini sudah masuk final tunggal selangkah lagi, ayo para pemain semua yang terlibat dalam tim Persib berdoa," ujar dia.
"Termasuk dari Bobotoh semua pasti mendukung untuk kemenangan Persib. Saya juga ikut berdoa ya semoga Persib bisa keluar sebagai pemenang dalam dua laga final lawan Madura United," pungkas Djadjang Nurdjaman. (dwi/sub)
Load more