Pesta Bola dunia
Selengkapnya
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pelatih Anyar PSS Sleman Berambisi Pecahkan Kutukan Tak Pernah Menang Lima Kali Beruntun dari Persebaya Surabaya

Pelatih teranyar PSS Sleman, Wagner Lopes berambisi untuk pecahkan kutukan dari Persebaya Surabaya di matchday pembuka Liga 1 2024/2025, Minggu (11/8) esok.
Sabtu, 10 Agustus 2024 - 19:33 WIB
Kim Jeffrey Kurniawan
Sumber :
  • ANTARA/Naufal Ammar Imaduddin

Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih teranyar PSS Sleman, Wagner Lopes berambisi untuk pecahkan kutukan dari Persebaya Surabaya di matchday pembuka Liga 1 2024/2025.

PSS Sleman dijadwalkan akan bertamu ke markas Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo, Minggu (11/8/2024).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

Jelang matchday pembuka itu, pasukan Super Elja dihadapkan dengan sejumlah catatan buruk terhadap lawannya.

Tercatat, PSS Sleman belum pernah meraih kemenangan lima kali beruntun dari Persebaya Surabaya.

Pertemuan terakhir antara kedua kesebelasan terjadi pada Liga 1 2023/2024 tepatnya pada 3 Maret lalu.

Laga itu berkesudahan dengan kemenangan tipis Persebaya Surabaya 2-1 atas PSS Sleman.

Melihat kemalangan yang dialami PSS Sleman membuat Wagner Lopes sebagai juru taktik teranyar Super Elja ingin memecahkan kutukan tersebut.

Wagner Lopes mengatakan bahwa dirinya siap membuat cerita baru kala menghadapi tuan rumah Persebaya Surabaya.

"Kita sudah antisipasi lima pertandingan lawan Persebaya, saat ini kita di sini untuk membuat cerita baru," ujar Wagner Lopes dalam konferensi pers jelang laga, Sabtu (10/8/2024).

"Saya sudah belajar sebelum datang, bagaimana Liga Indonesia, harapan saya bisa menjalani musim ini dengan baik," tambahnya.

Pelatih berusia 55 tahun itu menyebut jika skuadnya telah melakukan persiapan dengan sangat baik jelang laga perdana PSS Sleman di musim ini.

Wagner Lopes menyadari jika laga perdana menghadapi Persebaya itu akan berjalan sangat sulit.

Dirinya bahkan sudah mengantongi sejumlah pemain berbahaya Persebaya Surabaya, seperti Bruno Moreira.

"Kita sudah persiapkan dengan baik apa yang akan kita lakukan di pertandingan pertama, kita tau itu pertandingan susah," jelas Wagner Lopes.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya pikir Persebaya tim kuat ada Flavio, Malik, Bruno, namun komposisi satu tim bagus," tutupnya.

(igp/rda)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Konflik Panjang di Tubuh PBNU, Warga Nahdliyin Ingatkan Harmonisasi

Konflik Panjang di Tubuh PBNU, Warga Nahdliyin Ingatkan Harmonisasi

Tokoh muda Nahdlatul Ulama (NU), HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy alias Gus Lilur menyorot soal harmonisasi PBNU jelang pelaksanaan Muktamar ke-35.
PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) melalui Ahmad Ali membantah tudingan Jokowi turun ke daerah untuk amankan Wapres Gibran Rakabuming Raka. Bahkan kata dia
Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan proyek Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) atau penataan kabel bawah tanah di ibu kota akan segera lanjutkan
Misteri Kematian Wanita Jombang di Surabaya, Korban Alami 7 Luka Tusuk, Ditemukan Hampir Tanpa Busana

Misteri Kematian Wanita Jombang di Surabaya, Korban Alami 7 Luka Tusuk, Ditemukan Hampir Tanpa Busana

Kematian SN (51), perempuan asal Jombang yang ditemukan tewas di rumah kontrakan Putat Jaya, Surabaya, diduga kuat merupakan pembunuhan. Polisi menemukan tujuh luka tusuk
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor

Trending

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Ribuan warga memadati kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Sabtu (27/6/2026), untuk menyaksikan malam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta.
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Kedutaan Besar Lebanon di Amerika Serikat mengatakan bahwa pelaksanaan kesepakatan kerangka kerja dengan Israel akan dimulai dengan penarikan pasukan Israel dari dua wilayah percontohan di Lebanon selatan.
Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan proyek Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) atau penataan kabel bawah tanah di ibu kota akan segera lanjutkan
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) melalui Ahmad Ali membantah tudingan Jokowi turun ke daerah untuk amankan Wapres Gibran Rakabuming Raka. Bahkan kata dia
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT