Pesta Bola dunia
Selengkapnya
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Liga 1: Kalah Beruntun, Pelatih Naturalisasi Jepang Minta PSS Tingkatkan Hal Ini Jelang Hadapi Semen Padang

Pelatih PSS Sleman asal Jepang, Wagner Lopes mulai bereaksi setelah klub Elang Jawa besutannya gagal meraih poin dalam dua pertandingan awal Liga 1 musim 24/25.
Kamis, 22 Agustus 2024 - 17:45 WIB
Liga 1: Kalah Beruntun, Pelatih Naturalisasi Jepang Minta PSS Tingkatkan Hal Ini Jelang Hadapi Semen Padang
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha/aww.

Jakarta, tvOnenews.om - Pelatih PSS Sleman, Wagner Lopes mulai bereaksi setelah klub Elang Jawa gagal raih poin dalam dua pertandingan awal Liga 1 24/25.

Melansir dari laman resmi klub, pelatih naturalisasi Jepang kelahiran Brasil tersebut mengatakan, timnya harus membangun komunikasi lebih baik agar bisa bangkit pada lanjutan Liga 1 2024/25.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lopes menjelaskan selain aspek komunikasi, PSS Sleman akan berlatih lebih keras lagi demi mencatatkan hasil lebih baik pada laga mendatang.

tvonenews

"Kami harus menanggapi situasi seperti ini dengan menjalani latihan dengan kualitas yang lebih baik,” ungkap Lopes.

“Kemudian berkomunikasi lebih aktif untuk memberikan hasil pertandingan yang terbaik kedepannya," tambahnya.

"Mewakili tim pelatih, saya siap bertanggungjawab dengan situasi seperti ini dengan tetap terus memberikan motivasi kepada seluruh pemain terus berusaha meraih hasil terbaik kedepannya," sambungnya.

Diketahui pada pertandingan kontra Persik Kediri, PSS Sleman harus rela takluk dengan skor 0-2 ketika bertindak sebagai tuan rumah di Stadion Manahan, Solo, Senin (19/8).

Ini menjadi dua kekalahan beruntun yang didapatkan oleh PSS Sleman setelah pada pekan pertama skuad Super Elang Jawa takluk dari Persebaya Surabaya 0-1.

Menanggapi permainan anak-anak asuhnya pada pertandingan kemarin, Lopes mengakui bahwa Cleberson serta kolega tampil buruk dan kerap kehilangan momentum.

"Kami kehilangan momentum di pertandingan ini karena kesalahan sendiri sehingga hal tersebut mempengaruhi permainan di sepanjang pertandingan," jelas Lopes.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami juga mendapatkan peluang untuk mencetak gol. Namun, sering terjadi kesalahan sehingga ketika ada kesempatan menyamakan kedudukan kita gagal melakukannya," pungkasnya.

Selanjutnya PSS Sleman akan mencoba untuk bangkit ketika menghadapi Semen Padang pada pekan ketiga Liga 1 Indonesia di Stadion STIK, Jakarta, Senin (26/8) pukul 15.30 WIB. (ant/sub)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Konflik Panjang di Tubuh PBNU, Warga Nahdliyin Ingatkan Harmonisasi

Konflik Panjang di Tubuh PBNU, Warga Nahdliyin Ingatkan Harmonisasi

Tokoh muda Nahdlatul Ulama (NU), HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy alias Gus Lilur menyorot soal harmonisasi PBNU jelang pelaksanaan Muktamar ke-35.
PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) melalui Ahmad Ali membantah tudingan Jokowi turun ke daerah untuk amankan Wapres Gibran Rakabuming Raka. Bahkan kata dia
Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan proyek Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) atau penataan kabel bawah tanah di ibu kota akan segera lanjutkan
Misteri Kematian Wanita Jombang di Surabaya, Korban Alami 7 Luka Tusuk, Ditemukan Hampir Tanpa Busana

Misteri Kematian Wanita Jombang di Surabaya, Korban Alami 7 Luka Tusuk, Ditemukan Hampir Tanpa Busana

Kematian SN (51), perempuan asal Jombang yang ditemukan tewas di rumah kontrakan Putat Jaya, Surabaya, diduga kuat merupakan pembunuhan. Polisi menemukan tujuh luka tusuk
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor

Trending

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Ribuan warga memadati kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Sabtu (27/6/2026), untuk menyaksikan malam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta.
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Kedutaan Besar Lebanon di Amerika Serikat mengatakan bahwa pelaksanaan kesepakatan kerangka kerja dengan Israel akan dimulai dengan penarikan pasukan Israel dari dua wilayah percontohan di Lebanon selatan.
Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan proyek Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) atau penataan kabel bawah tanah di ibu kota akan segera lanjutkan
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) melalui Ahmad Ali membantah tudingan Jokowi turun ke daerah untuk amankan Wapres Gibran Rakabuming Raka. Bahkan kata dia
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT