Pesta Bola dunia
Selengkapnya
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Blak-blakan Eks Striker Naturalisasi Jepang Soal Puasa Kemenangan PSS di Liga 1, Kehadiran Pemain Baru Jadi Sorotan

Pelatih PSS Sleman, Wagner Lopes angkat suara dan bongkar penyebab timnya masih belum bisa raih kemenangan di tiga laga awal Liga 1 musim ini.
Selasa, 27 Agustus 2024 - 10:16 WIB
Pemain SSS Sleman Cleberson (kiri) dan pelatih PSS Sleman Wagner Lopes
Sumber :
  • ANTARA/RAUF ADIPATI

Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih PSS Sleman, Wagner Lopes angkat suara dan bongkar penyebab timnya masih belum bisa raih kemenangan di tiga laga awal Liga 1 musim ini.

Dalam pertandingan teranyarnya, PSS Sleman kembali torehkan hasil negatif setelah kalah tipis 1-0 dari Semen Padang di pekan ketiga Liga 1 24/25.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya pada laga pertama, klub berjuluk Elang Jawa itu menelan kekalahan 0-1 dari Persebaya Surabaya.

tvonenews

Berikutnya mereka takluk 0-2 saat menjamu Persik Kediri, dan yang terkini pada Senin sore, PSS dihantam 0-1 oleh Semen Padang.

Hasil tersebut membuat PSS belum beranjak dari dasar klasemen sementara Liga 1 24/25 dengan raihan minus tiga.

Sebagai informasi, selain rentetan hasil buruk, masalah PSS bertambah dengan hukuman pengurangan tiga poin yang dijatuhkan Komite Disiplin PSSI akibat kasus pengaturan skor di Liga 2 pada 2018.

Walaupun hukuman itu menempatkan PSS dalam situasi yang jauh dari ideal, namun Wagner menegaskan bahwa itu bukan menjadi penyebab dari hasil-hasil buruk yang didapat timnya.

“Itu bukan alasan. Kita harus lebih baik lagi ke depan. Fokus lebih, kita harus berani untuk main di lapangan. Itu tanggung jawab saya sebagai pelatih, ikut saja dalam lapangan, permainan milik pemain,” kata Wagner pada konferensi pers purna laga.

Wagner justru menilai faktor lain yang menjadi penyebab hasil buruk PSS adalah banyaknya pemain baru yang mereka datangkan. 

Sehingga para pemain belum beradaptasi sepenuhnya dan keterpaduan (chemistry) antarpemain belum terbangun maksimal.

“Saat ini banyak pemain baru masuk ke PSS, mungkin belum dapat bermain lepas. Kita baru kenalan dengan pemain-pemain baru ini,"

"Jadi latihan-latihan, kalau pertandingan berbeda, kita baru tahu kalau dia main di pertandingan baru ketahuan bagaimana permainannya,” tutur mantan striker naturalisasi Timnas Jepang kelahiran Brasil ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, setelah menghadapi Semen Padang nantinya PSS akan jalani laga kandang cukup berat.

Di laga selanjutnya, mereka akan memainkan pertandingan pekan keempat Liga 1 menjamu Borneo FC pada 12 September mendatang. (ant/sub)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Konflik Panjang di Tubuh PBNU, Warga Nahdliyin Ingatkan Harmonisasi

Konflik Panjang di Tubuh PBNU, Warga Nahdliyin Ingatkan Harmonisasi

Tokoh muda Nahdlatul Ulama (NU), HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy alias Gus Lilur menyorot soal harmonisasi PBNU jelang pelaksanaan Muktamar ke-35.
PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) melalui Ahmad Ali membantah tudingan Jokowi turun ke daerah untuk amankan Wapres Gibran Rakabuming Raka. Bahkan kata dia
Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan proyek Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) atau penataan kabel bawah tanah di ibu kota akan segera lanjutkan
Misteri Kematian Wanita Jombang di Surabaya, Korban Alami 7 Luka Tusuk, Ditemukan Hampir Tanpa Busana

Misteri Kematian Wanita Jombang di Surabaya, Korban Alami 7 Luka Tusuk, Ditemukan Hampir Tanpa Busana

Kematian SN (51), perempuan asal Jombang yang ditemukan tewas di rumah kontrakan Putat Jaya, Surabaya, diduga kuat merupakan pembunuhan. Polisi menemukan tujuh luka tusuk
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor

Trending

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Ribuan warga memadati kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Sabtu (27/6/2026), untuk menyaksikan malam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta.
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Kedutaan Besar Lebanon di Amerika Serikat mengatakan bahwa pelaksanaan kesepakatan kerangka kerja dengan Israel akan dimulai dengan penarikan pasukan Israel dari dua wilayah percontohan di Lebanon selatan.
Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan proyek Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) atau penataan kabel bawah tanah di ibu kota akan segera lanjutkan
Konflik Panjang di Tubuh PBNU, Warga Nahdliyin Ingatkan Harmonisasi

Konflik Panjang di Tubuh PBNU, Warga Nahdliyin Ingatkan Harmonisasi

Tokoh muda Nahdlatul Ulama (NU), HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy alias Gus Lilur menyorot soal harmonisasi PBNU jelang pelaksanaan Muktamar ke-35.
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT