News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Persib Bandung Gugat Eks Pelatih Timnas Indonesia Luis Milla ke CAS Imbas Pelanggaran Kontrak

Klub Liga 1, Persib menggugat mantan pelatih Timnas Indonesia dan juga eks nakhoda Maung Bandung, Luis Milla ke Pengadilan Arbitrase Olahraga Internasional.
Senin, 9 September 2024 - 11:13 WIB
Mantan Pelatih Timnas Indonesia dan Persib Bandung, Luis Milla
Sumber :
  • PSSI

Jakarta, tvOnenws.com - Klub Liga 1, Persib mengajukan gugatan kepada mantan pelatih Timnas Indonesia dan juga eks nakhoda Maung Bandung, Luis Milla ke Pengadilan Arbitrase Olahraga Internasional.

Melansir dari laman resmi Arbitrase Olahraga Internasional (CAS), diketahui bahwa Persib mengajukan gugatan kepada Luis Milla dengan nomor pengaduan CAS 2024/A/10507.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Belum diketahui alasan Persib mengajukan gugatan kepada mantan pelatih Timnas Spanyol U-21 tersebut ke CAS.

tvonenews

Namun menurut jurnalis, Aun Rahman disebutkan bahwa Persib menggugat Luis Milla lantaran sang pelatih melakukan pelanggaran kontrak.

"Hearing di Pengadilan Arbitrase Olahraga Internasional (09/09) melibatkan klub Indonesia, Persib. Kasusnya: Persib v Luis Milla," tulis Aun Rahman di akun X pribadinya.

"Persib sebagai penggugat. Berdasarkan pertanyaan ke pihak klub, ini terjadi musim lalu karena ada dugaan Coach Milla melakukan breach of contract," tambahnya.

Kebersamaan Luis Milla dengan Persib Bandung sendiri terbilang singkat dan hanya terjalin selama satu musim di Liga 1 2022/23.

Namun di awal Liga 1 23/24, Luis Milla dan Persib sepakat untuk mengakhiri kerja sama.

Luis Milla memutuskan mundur sebagai pelatih Persib Bandung, Sabtu (15/7/2023). Sang pelatih angkat kaki karena persoalan pribadi di keluarganya.  

Dalam sesi konferensi pers yang digelar di Graha Persib pada Sabtu (15/7/2023), manajemen mengungkapkan bahwa keputusan mundur dari kursi kepelatihan adalah masalah pribadi.

"Faktor persoalan pribadi menjadi alasan di balik pengambilan keputusan pelatih berusia 57 tahun tersebut," tulis Persib dalam rilis yang dipublikasikan melalui laman resminya.

Selama menukangi Persib, tangan dinging Luis Milla sejatinya cukup sukses membawa Maung Bandung bersaing di papan atas.

Terbukti di musim debutnya Bersama Persib, sang pelatih sukses membawa anak asuhnya finish di urutan ketiga klasemen akhir Liga 1.

Total selama memimpin Persib, pelatih kelahiran Teruel tersebut mampu meraih 17 kemenangan, 7 hasil imbang serta 6 kekalahan dari 30 pertandingan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelum melatih Persib, karier Luis Milla lebih dulu dikenal saat memimpin Timnas Indonesia pada tahun 2017 hingga 2018.

Karier Luis Milla bersama Timnas Indonesia juga tidak berlangsung lama, di mana  dirinya cuman bisa memimpin 6 laga buat skuad Garuda dengan torehan 2 kemenangan dan dua kekalahan. (sub)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas
Pramono Ungkap Kasus Laporan Dibalas Foto AI di JAKI Bukan Pertama Kali Terjadi, Pelaku Orang yang Sama

Pramono Ungkap Kasus Laporan Dibalas Foto AI di JAKI Bukan Pertama Kali Terjadi, Pelaku Orang yang Sama

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengungkapkan kasus tanggapan laporan palsu pada aplikasi JAKI bukan pertama kali terjadi.

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT