Pesta Bola dunia
Selengkapnya
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Liga 1 2024-2025: Pelatih Arema FC Sebut Timnya Tak Layak Kalah dari Persebaya Surabaya

Bertamu ke markas Persebaya Surabaya pada lanjutan pekan ke-13 Liga 1 2024-2025, Arema FC kalah dramatis  2-3 dari tim tuan rumah, Sabtu (7/12/2024) sore WIB.
Sabtu, 7 Desember 2024 - 23:06 WIB
Pelatih Arema FC, Joel Cornelli
Sumber :
  • ANTARA

Surabaya, tvOnenews.com - Arema FC meraih hasil negatif di pekan ke-13 Liga 1 2024-2025.

Bertamu ke markas Persebaya Surabaya, skuad Singo Edan -julukan Arema FC- kalah dramatis  2-3 dari tim tuan rumah, Sabtu (7/12/2024) sore WIB.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pelatih Arema FC, Joel Cornelli menyatakan kesalahan individu pemain menjadi penyebab kekalahan timnya.

Melihat permainan bagus yang ditunjukkan, sang pelatih menilai timnya sebenarnya tidak layak kalah di laga kali ini.

"Kami (berusaha) menyamakan gol 2-2. Saya pikir itu yang paling tepat," ujar Cornelli dilansir dari laman ANTARA.

"Hasil seri akan menjadi skor yang lebih tepat, tetapi sayangnya ketika ada kesalahan individu maka kalah dalam permainan," lanjutnya.

Pelatih asal Brasil itu menganggap gol dari titik putih di menit akhir merupakan hukuman yang berat bagi timnya, karena pada babak kedua anak asuhnya sudah membangun permainan yang baik.

"Kami berusaha membangunnya untuk memenangkan pertandingan, karena kami memiliki satu pemain lebih banyak dan sayangnya ya, kami membuat satu pilihan yang buruk dalam umpan dan setelah itu satu pilihan yang buruk juga di dalam kotak penalti dan itu adalah hukuman yang berat bagi kami hari ini," kata Cornelli.
 
Bahkan, jika dilihat secara keseluruhan pertandingan, dirinya merasa yakin jika Arema FC yang pantas memenangkan pertandingan yang berakhir dengan skor 3-2 itu.
 
"Tim kami bermain baik, tim kami mencoba bermain baik sepanjang waktu dan mencoba mengendalikan permainan," lanjutnya.

"Tapi kami bermain imbang di akhir dan saya ulangi, jika ada satu tim yang harus menang, itu seharusnya kami," ujar Cornelli lagi.

"Tentu saja lawan mencoba mengendalikan skor, tetapi kami pantas menang di akhir dan saya pikir hasil imbang akan menjadi skor yang lebih tepat untuk pertandingan ini," katanya.

Namun, dirinya tetap mengapresiasi semua kerja keras anak asuhnya yang berusaha untuk dapat memenangkan laga derbi Jawa Timur tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tetapi saya puas dengan perjuangan klub dan kami akan fokus menghadapi pertandingan berikutnya sekarang," tuturnya.

Sementara itu, pemain Arema FC Iksan Lestaluhu meminta maaf kepada seluruh pihak terutama para suporter Aremania karena belum bisa memberikan hasil yang terbaik.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KAI Daop 6 Yogyakarta: Perjalanan KA Aman Pascagempa

KAI Daop 6 Yogyakarta: Perjalanan KA Aman Pascagempa

Seluruh perjalanan kereta api di wilayah PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta dipastikan dalam keadaan selamat dan aman pascagempa yang mengguncang wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta dan sekitarnya pada Sabtu (27/6), 14.48 WIB.
23 Juta Nasabah Keluarga Prasejahtera Terlayani Akses Pembiayaan

23 Juta Nasabah Keluarga Prasejahtera Terlayani Akses Pembiayaan

PT Permodalan Nasional Madani (PNM) telah menjangkau dan melayani 23,3 juta nasabah PNM Mekaar di seluruh Indonesia, ini upaya meneguhkan peran sebagai lembaga pemberdayaan yang hadir untuk membuka akses pembiayaan dan pendampingan bagi masyarakat.
Lima Calon Manajer KDMP Meninggal Dunia, Koalisi Masyarakat Sipil Desak Pemerintah Hentikan Program Latsarmil

Lima Calon Manajer KDMP Meninggal Dunia, Koalisi Masyarakat Sipil Desak Pemerintah Hentikan Program Latsarmil

Kementerian Pertahanan (Kemenhan) mengungkap lima orang calon Manajer Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) meninggal dunia saat mengikuti pelaksanaan pelatihan dasar militer (Latsarmil).
Kenakan Baju Berlogo PSI, Jokowi: Kalau Sudah Memakai, Artinya Tahu Sendiri

Kenakan Baju Berlogo PSI, Jokowi: Kalau Sudah Memakai, Artinya Tahu Sendiri

Presiden Ketujuh Joko Widodo (Jokowi) mengaku berupaya memenuhi seluruh undangan yang diterimanya selama dua hari melakukan perjalanan di Provinsi Lampung.
Iran Tuduh Washington Langgar Kesepakatan Damai

Iran Tuduh Washington Langgar Kesepakatan Damai

Iran mengecam serangan Amerika Serikat terhadap sejumlah lokasi di sepanjang pesisir selatannya dan menuduh Washington melanggar Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) serta pakta yang baru ditandatangani untuk mengakhiri perang.
Top Skor Pertandingan AVC Men's Cup 2026: Boy Arnez dan Fauzan Nibras Menggila! Bawa Timnas Voli Indonesia ke Final 

Top Skor Pertandingan AVC Men's Cup 2026: Boy Arnez dan Fauzan Nibras Menggila! Bawa Timnas Voli Indonesia ke Final 

Top Skor pertandingan AVC Men's Cup 2026 pertandingan semifinal kedua yang mempertemukan tuan rumah, India, menghadapi Timnas Voli Indonesia, Sabtu 27 Juni.

Trending

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT