News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tegas! Manajemen Persib Minta Komdis PSSI Cabut Hukuman Berat untuk Beckham

Persib Bandung meminta sanksi yang diterima Beckham Putra karena melakukan selebrasi yang dianggap memprovokasi suporter tuan rumah saat laga melawan Persija Jakarta pada pekan ke-23 Liga 1 Indonesia di Stadion Candrabhaga, Bekasi, Minggu (16/2), dicabut.
Rabu, 26 Februari 2025 - 20:35 WIB
Pemain Persib Bandung, Beckham Putra Nugraha
Sumber :
  • Media Persib

Jakarta, tvOnenews.com - Persib Bandung meminta sanksi yang diterima Beckham Putra karena melakukan selebrasi yang dianggap memprovokasi suporter tuan rumah saat laga melawan Persija Jakarta pada pekan ke-23 Liga 1 Indonesia di Stadion Candrabhaga, Bekasi, Minggu (16/2), dicabut.

Hal ini dikatakan oleh Direktur Olahraga PT Persib Bandung Bermartabat Adhitia Hermawan saat ditemui awak media di Jakarta, Rabu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat bertemu dengan awak media, Adhitia menanggapi sanksi yang diberikan kepada Beckham dengan tiga opsi yang bisa dipertimbangkan oleh Komisi Disiplin (Komdis) PSSI

Opsi pertama yang ia katakan adalah mencabut sanksi itu karena ia menilai tak ada unsur provokasi dari pemainnya tersebut.

"Ada tiga opsi yang mungkin bisa dipertimbangkan. Yang pertama dicabut secara penuh karena kami tidak merasa ada unsur provokasi di gerakan Beckham," kata Adhitia.

Pada pertimbangan pertama ini, Adhitia juga meminta Komdis merinci maksud selebrasi yang berbau provokasi. 

Dalam kasus Beckham, Adhitia tak melihat unsur provokasi itu karena pemain 23 tahun itu melakukannya bersama rekan satu tim, bukan ditujukan kepada suporter lawan.

"Apakah gerakan tangan itu provokasi atau tidak karena kalau kita melihat mengacu ke semua, Cole Palmer, itu tidak ada yang provokasi. Terus kami juga sampaikan di surat banding kami adalah Beckam itu tidak ada satu gerakan atau mimik atau ucapan yang mengarah ke suporter. Jadi tolong dibantu definisi provokasinya apa," kata Adhitia menjelaskan.

Pertimbangan kedua yang diminta Persib, Adhitia meminta Komdis meninjau ulang hukuman yang diterima Beckham yang menerima hukuman larangan bermain sebanyak tiga pertandingan. 

Padahal, berdasarkan Kode Disiplin PSSI tahun 2023 Pasal 55 tentang "Memprovokasi penonton", disebutkan bahwa hukuman yang ditetapkan adalah dua pertandingan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Yang kedua, kalaupun dan hanya jikalaupun memang dianggap sebagai provokasi ngomongin unsur provokasi kenapa hukumannya itu tiga pertandingan, karena mengacu pasal 55 Komdis 2023 kalau gak salah itu dua pertandingan, kenapa Beckham tiga, apa pertimbangannya," kata Adhitia.

Untuk pertimbangan ketiga, Adhitia mengatakan "Opsi yang ketiga adalah diberikan, tidak ada perubahan, tapi tolong tidak dilakukan di match berikutnya langsung. Nah itu yang kami coba banding". Hingga saat ini, Persib masih menunggu balasan dari Komisi Banding.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PSG Tampil Perkasa! Doue dan Kvaratskhelia Bungkam Liverpool 2-0 di Paris

PSG Tampil Perkasa! Doue dan Kvaratskhelia Bungkam Liverpool 2-0 di Paris

Juara bertahan Paris Saint-Germain tampil dominan saat menjamu Liverpool pada leg pertama perempat final Liga Champions UEFA 2025-2026, Kamis (9/4/2026).
Tongkat Komando Berganti, Mayjen TNI Doddy Tri Winarto Resmi Pimpin Kodam XV/Pattimura

Tongkat Komando Berganti, Mayjen TNI Doddy Tri Winarto Resmi Pimpin Kodam XV/Pattimura

Kepemimpinan di tubuh Kodam XV/Pattimura resmi mengalami pergantian. Mayor Jenderal TNI Doddy Tri Winarto kini sah memegang tongkat komando sebagai Pangdam XV/Pattimura.
Barcelona Dipermalukan di Camp Nou! Atletico Menang 2-0 Meski Sempat Ditekan

Barcelona Dipermalukan di Camp Nou! Atletico Menang 2-0 Meski Sempat Ditekan

Atletico Madrid sukses mencuri kemenangan penting usai menaklukkan Barcelona dengan skor 2-0 pada leg pertama perempat final Liga Champions UEFA 2025-2026 di Camp Nou, Kamis (9/4/2026).
Jalur Garut-Pameungpeuk Tak Bisa Dilalui, Material Longsor Setinggi 1,5 Meter Timbun Badan Jalan

Jalur Garut-Pameungpeuk Tak Bisa Dilalui, Material Longsor Setinggi 1,5 Meter Timbun Badan Jalan

Akses jalan utama provinsi yang menghubungkan wilayah perkotaan dengan Garut Selatan dilaporkan terputus akibat terjangan tanah longsor pada Rabu (8/4) sore. 
Pemprov Jabar Cium Dugaan Pungli di Samsat Bandung, Ada Keluhan Tarif Rp 700 Ribu jadi Sorotan Dedi Mulyadi

Pemprov Jabar Cium Dugaan Pungli di Samsat Bandung, Ada Keluhan Tarif Rp 700 Ribu jadi Sorotan Dedi Mulyadi

Kabar adanya tarif mengurus pajak motor Rp 700 ribu menjadi viral di media sosial. Hal ini juga menuai sorotan Kang Dedi Mulyadi
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.

Trending

Dipanggil Dedi Mulyadi, Pria yang Kritik Pelayanan Samsat Soekarno Hatta Sampaikan Saran Pembayaran PKB

Dipanggil Dedi Mulyadi, Pria yang Kritik Pelayanan Samsat Soekarno Hatta Sampaikan Saran Pembayaran PKB

Dedi Mulyadi memanggil pemuda bernama Lantang untuk dengarkan saran soal pembayaran pajak kendaraan bermotor, berharap proses di Samsat lebih mudah dan online.
KDM Tidak Pandang Bulu Langsung Tindak Tegas, Terungkap Alasan Kepala Samsat Bandung Dinonaktifkan Sementara

KDM Tidak Pandang Bulu Langsung Tindak Tegas, Terungkap Alasan Kepala Samsat Bandung Dinonaktifkan Sementara

Nama Kang Dedi Mulyadi menjadi sorotan publik setelah adanya kabar Kepala Samsat Bandung dinonaktifkan sementara
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemprov Jabar Cium Dugaan Pungli di Samsat Bandung, Ada Keluhan Tarif Rp 700 Ribu jadi Sorotan Dedi Mulyadi

Pemprov Jabar Cium Dugaan Pungli di Samsat Bandung, Ada Keluhan Tarif Rp 700 Ribu jadi Sorotan Dedi Mulyadi

Kabar adanya tarif mengurus pajak motor Rp 700 ribu menjadi viral di media sosial. Hal ini juga menuai sorotan Kang Dedi Mulyadi
Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 10 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Panduan harian agar keputusan uang lebih bijak dan strategis.
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, membeberkan kondisi terkini timnya jelang laga lawan Bali United pada pekan ke-27 BRI Super League 2025-2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT