GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ingin Laga Tandang Persija Ditemani Suporter, Pendiri the Jakmania Tagih Janji PSSI Cabut Larangan Away di Liga 1

Salah satu pendiri suporter Persija Jakarta, the Jakmania, Bung Ferry kembali mengingat janji PSSI akan mencabut larangan suporter away selama 2 musim Liga 1.
Rabu, 30 April 2025 - 13:15 WIB
Suporter the Jakmania dukung Persija Jakarta saat jamu Persib Bandung di Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi, Minggu (16/2/2025)
Sumber :
  • tvOnenews.com/Taufik

Ia menyinggung pernyataan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir terkait larangan suporter away atas permintaan dari FIFA.

Ia melanjutkan bahwa, sejumlah perwakilan dari petinggi suporter mempertanyakan surat diperintahkan oleh FIFA kepada PSSI.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sampai sekarang surat (permintaan FIFA) itu enggak pernah dikirim. Terus gua tanya ke Arya Sinulingga terkait kejelasan surat tersebut dan jawabannya hanya imbauan tersirat," paparnya.

"Bagi gua pada akhirnya, tidak ada jawaban yang jelas dari tokoh-tokoh di PSSI. Gua berpikir sudahlah," sambungnya.

Bung Ferry menjelaskan bahwa, marwah sepak bola tidak lepas dari penonton atau suporter yang mendukung klubnya masing-masing.

Ketika klub mendapat dukungan dari suporter, maka akan mewarnai dan menciptakan atmosfer di setiap pertandingan sepak bola.

"Kalau itu enggak dijalani, ya percuma dipaksa istilahnya, akhirnya atmosfer sepak bola menjadi menurun," ucapnya.

Ia berharap agar larangan suporter away segera dicabut pada Liga 1 2025/2026. Imbauan tersebut untuk mengakhiri keresahan bagi seluruh suporter kembali mendukung klub kebanggaannya.

"Cabut! Musim depan kita harus benar-benar menjalani pertandingan yang seharusnya menjadi marwah sepak bola, bukan dikebiri kayak begini," tandasnya.

Sebelumnya, Sekjen PSSI, Yunus Nusi menerangkan soal keputusan larangan suporter tandang dihapuskan berlaku pada Liga 1 2025/2026.

PSSI dan PT LIB tidak gegabah soal mengambil keputusan pencabutan larangan suporter tandang. Sebab, harus tetap memperhatikan peningkatan keamanan dan kenyamanan di setiap pertandingan.

"Ketum (PSSI) berharap inovasi-inovasi oleh PT LIB, harus menyangkut keamanan dan ketertiban. Sebab, menyangkut apakah suporter away bisa datang," ujar Yunus Nusi kepada awak media di Jakarta, Senin (28/4/2025).

Yunus Nusi mengatakan, Erick Thohir sebenarnya menginginkan pencabutan segera dilakukan, namun masih ada trauma dari tragedi Kanjuruhan yang memakan korban jiwa lebih 135 nyawa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"PSSI enggak sembarangan kasih, mohon maaf (suporter tandang) merupakan tanggung jawab dari Ketum dan Sekjen, kasus Kanjuruhan pelajaran untuk kami dan saya pribadi, saya hampir terlibat secara hukum di sana," pungkas Yunus Nusi.

(hap)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kebakaran Melanda Rumah di Tambora Jakbar, Belasan Branwir dan 60 Personel Damkar Diterjunkan

Kebakaran Melanda Rumah di Tambora Jakbar, Belasan Branwir dan 60 Personel Damkar Diterjunkan

Pengerahan personel besar-besaran dilakukan Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Barat guna memadamkan api yang menghanguskan rumah di kawasan Tambora, Kamis (28/5) malam. 
KPK Ungkap Fadia Arafiq Beli Rumah Rp4 Miliar di Cibubur Sacara Cash

KPK Ungkap Fadia Arafiq Beli Rumah Rp4 Miliar di Cibubur Sacara Cash

KPK terus melakukan upaya optimalisasi asset recovery terkait kasus pengadaan jasa outsourcing di Pemkab Pekalongan yang menyeret nama Bupati nonaktif Fadia Arafiq.
Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Warga digegerkan dengan penemuan bayi berusia 2,5 tahun tewas dengan sejumlah luka tusuk dan pamannya berinisial G (18) luka-luka di sebuah kontrakan wilayah Jatisampurna, Kota Bekasi, Rabu (27/5) malam.
Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Banyak orang mengira talasemia hanya anemia biasa, padahal kondisi ini merupakan kelainan darah turunan yang dapat berdampak serius terhadap kualitas hidup penderitanya
Infrastruktur dan Mobilitas Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Kota

Infrastruktur dan Mobilitas Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Kota

Kota dengan konektivitas udara dan infrastruktur yang kuat cenderung mengalami pertumbuhan kunjungan wisatawan lebih cepat dibanding wilayah lain. Di Indonesia, Makassar
Ribuan Pengunjung Padati Monas Pada Hari Kedua Libur Idul Adha 2026

Ribuan Pengunjung Padati Monas Pada Hari Kedua Libur Idul Adha 2026

Monumen Nasional atau yang dikenal sebagai Monas menjadi magnet untuk masyarakat menghabiskan waktu libur bersama keluarga.

Trending

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Warga digegerkan dengan penemuan bayi berusia 2,5 tahun tewas dengan sejumlah luka tusuk dan pamannya berinisial G (18) luka-luka di sebuah kontrakan wilayah Jatisampurna, Kota Bekasi, Rabu (27/5) malam.
Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Banyak orang mengira talasemia hanya anemia biasa, padahal kondisi ini merupakan kelainan darah turunan yang dapat berdampak serius terhadap kualitas hidup penderitanya
KPK Ungkap Fadia Arafiq Beli Rumah Rp4 Miliar di Cibubur Sacara Cash

KPK Ungkap Fadia Arafiq Beli Rumah Rp4 Miliar di Cibubur Sacara Cash

KPK terus melakukan upaya optimalisasi asset recovery terkait kasus pengadaan jasa outsourcing di Pemkab Pekalongan yang menyeret nama Bupati nonaktif Fadia Arafiq.
Kebakaran Melanda Rumah di Tambora Jakbar, Belasan Branwir dan 60 Personel Damkar Diterjunkan

Kebakaran Melanda Rumah di Tambora Jakbar, Belasan Branwir dan 60 Personel Damkar Diterjunkan

Pengerahan personel besar-besaran dilakukan Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Barat guna memadamkan api yang menghanguskan rumah di kawasan Tambora, Kamis (28/5) malam. 
Sosok Prihantini, Peneliti yang Diduga Membuat Riset Palsu Pakai AI Demi Jalan-jalan Gratis

Sosok Prihantini, Peneliti yang Diduga Membuat Riset Palsu Pakai AI Demi Jalan-jalan Gratis

Kasus tersebut pertama kali diungkap oleh epidemiolog Indonesia, Wa Ode Dwi Diningrat, yang hadir dalam konferensi ilmiah itu sebagai perwakilan Oxford University, Inggris.
Habiburokhman Tegaskan Hewan Kurban Presiden Prabowo dari APBN Sah Secara Hukum dan Syariat

Habiburokhman Tegaskan Hewan Kurban Presiden Prabowo dari APBN Sah Secara Hukum dan Syariat

Habiburokhman menegaskan pembelian hewan kurban Presiden Prabowo menggunakan APBN sah secara hukum dan syariat Islam.
Mahasiswa UGM dan Tiga Anggota Keluarga Ditemukan Meninggal di Tenda Camping Posong Temanggung

Mahasiswa UGM dan Tiga Anggota Keluarga Ditemukan Meninggal di Tenda Camping Posong Temanggung

Mahasiswa UGM bersama tiga anggota keluarganya ditemukan meninggal dunia di tenda camping Posong Temanggung. Polisi selidiki dugaan keracunan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT