News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ingin Laga Tandang Persija Ditemani Suporter, Pendiri the Jakmania Tagih Janji PSSI Cabut Larangan Away di Liga 1

Salah satu pendiri suporter Persija Jakarta, the Jakmania, Bung Ferry kembali mengingat janji PSSI akan mencabut larangan suporter away selama 2 musim Liga 1.
Rabu, 30 April 2025 - 13:15 WIB
Suporter the Jakmania dukung Persija Jakarta saat jamu Persib Bandung di Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi, Minggu (16/2/2025)
Sumber :
  • tvOnenews.com/Taufik

Jakarta, tvOnenews.com - Pendiri the Jakmania Ferry Indrasjarief alias Bung Ferry menginginkan setiap pertandingan tandang Persija Jakarta selalu didukung oleh suporter.

Sebagai salah satu pendiri suporter Persija Jakarta, Bung Ferry kembali menyoroti janji PSSI segera mencabut larangan suporter away di Liga 1.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kalau gua dari dulu sih sebenarnya enggak suka, cuma coba menurut aja gitu. Terlebih, sekarang sudah dua tahun dan mereka pernah (janji) ngomong (larangan away) dua tahun," ujar Bung Ferry kepada tim tvOnenews.com di Teras Depan Kopi, Jakarta, Selasa (29/4/2025).

Bung Ferry memahami PSSI memberlakukan larangan away karena dampak dari kerusuhan suporter yang terlibat dalam tragedi Kanjuruhan pada 1 Oktober 2022.

Pendiri the Jakmania, Bung Ferry sikapi keputusan PSSI larang suporter away
Pendiri the Jakmania, Bung Ferry sikapi keputusan PSSI larang suporter away
Sumber :
  • tvOnenews.com/Hilal Aulia Pasya

 

PSSI sempat menyampaikan alasan pemberlakuan larangan suporter away sudah termaktub dari hasil perjanjian antara PT Liga Indonesia Baru (LIB) dan Polri.

Tak hanya itu, hasil perjanjian mengenai larangan tersebut juga melibatkan pemerintah Indonesia dan Presiden FIFA, Gianni Infantino.

Dalam hasil keputusan tersebut, PSSI dan PT LIB menyepakati larangan suporter away berlaku selama dua musim Liga 1 pada 2023/2024 dan 2024/2025.

Namun, larangan suporter away tak kunjung dicabut, sehingga menimbulkan keresahan dari seluruh pihak suporter klub di Liga 1.

Larangan tersebut juga telah menyulitkan suporter the Jakmania untuk mendukung setiap laga tandang Persija Jakarta.

Tagih Janji PSSI Mencabut Larangan Suporter Away

Bung Ferry mempertanyakan sampai kapan larangan suporter away diberlakukan. Terlebih lagi, aturan tersebut sudah melewati batas waktu yang ditentukan selama dua musim di Liga 1.

"Lha ini sudah dua tahun, tetap aja kayak gitu, jujur gua kurang suka," tegas dia.

Menurut Bung Ferry, aturan tersebut memicu pelanggaran yang dilakukan oleh seluruh suporter untuk mendukung klub kebanggannya, misalnya away secara diam-diam.

"Tapi gua juga enggak suka perlawanan dari suporter (sembunyi-sembunyi), kalau menurut gua, melakukan perlawanan terang-terangan aja, lu dukung tandang tapi enggak pakai atribut masing-masing, ngapain? Lawan aja sekalian," katanya.

Ia menyinggung pernyataan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir terkait larangan suporter away atas permintaan dari FIFA.

Ia melanjutkan bahwa, sejumlah perwakilan dari petinggi suporter mempertanyakan surat diperintahkan oleh FIFA kepada PSSI.

"Sampai sekarang surat (permintaan FIFA) itu enggak pernah dikirim. Terus gua tanya ke Arya Sinulingga terkait kejelasan surat tersebut dan jawabannya hanya imbauan tersirat," paparnya.

"Bagi gua pada akhirnya, tidak ada jawaban yang jelas dari tokoh-tokoh di PSSI. Gua berpikir sudahlah," sambungnya.

Bung Ferry menjelaskan bahwa, marwah sepak bola tidak lepas dari penonton atau suporter yang mendukung klubnya masing-masing.

Ketika klub mendapat dukungan dari suporter, maka akan mewarnai dan menciptakan atmosfer di setiap pertandingan sepak bola.

"Kalau itu enggak dijalani, ya percuma dipaksa istilahnya, akhirnya atmosfer sepak bola menjadi menurun," ucapnya.

Ia berharap agar larangan suporter away segera dicabut pada Liga 1 2025/2026. Imbauan tersebut untuk mengakhiri keresahan bagi seluruh suporter kembali mendukung klub kebanggaannya.

"Cabut! Musim depan kita harus benar-benar menjalani pertandingan yang seharusnya menjadi marwah sepak bola, bukan dikebiri kayak begini," tandasnya.

Sebelumnya, Sekjen PSSI, Yunus Nusi menerangkan soal keputusan larangan suporter tandang dihapuskan berlaku pada Liga 1 2025/2026.

PSSI dan PT LIB tidak gegabah soal mengambil keputusan pencabutan larangan suporter tandang. Sebab, harus tetap memperhatikan peningkatan keamanan dan kenyamanan di setiap pertandingan.

"Ketum (PSSI) berharap inovasi-inovasi oleh PT LIB, harus menyangkut keamanan dan ketertiban. Sebab, menyangkut apakah suporter away bisa datang," ujar Yunus Nusi kepada awak media di Jakarta, Senin (28/4/2025).

Yunus Nusi mengatakan, Erick Thohir sebenarnya menginginkan pencabutan segera dilakukan, namun masih ada trauma dari tragedi Kanjuruhan yang memakan korban jiwa lebih 135 nyawa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"PSSI enggak sembarangan kasih, mohon maaf (suporter tandang) merupakan tanggung jawab dari Ketum dan Sekjen, kasus Kanjuruhan pelajaran untuk kami dan saya pribadi, saya hampir terlibat secara hukum di sana," pungkas Yunus Nusi.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

341.000 Penumpang Terdampak Penutupan 8 Bandara Imbas Erupsi Gunung Anak Krakatau

341.000 Penumpang Terdampak Penutupan 8 Bandara Imbas Erupsi Gunung Anak Krakatau

AHY menuturkan penutupan bandara dilakukan lantaran abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau mengandung material berbahaya dapat mengganggu mesin pesawat.
Tak Hanya Febrie Adriansyah, Kejagung Juga Periksa Pihak Perbankan Terkait Kasus Korupsi dan TPPU

Tak Hanya Febrie Adriansyah, Kejagung Juga Periksa Pihak Perbankan Terkait Kasus Korupsi dan TPPU

Tim penyidik akan terus menyampaikan perkembangan penanganan perkara kepada publik sesuai dengan kebutuhan dan ketentuan peraturan perundang-undangan......
AHY Minta Kader Kawal Pertumbuhan Ekonomi Supaya Adil: Kesejahteraan harus Disebar ke Semua Wilayah

AHY Minta Kader Kawal Pertumbuhan Ekonomi Supaya Adil: Kesejahteraan harus Disebar ke Semua Wilayah

Menurut AHY, ekonomi berkaitan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat, mulai dari pekerjaan, penghasilan, daya beli, pendidikan, hingga akses terhadap layanan kesehatan.
Usut Kasus Korupsi Tata Kelola MBG, Kejagung Periksa Pegawai BUMN hingga ASN BGN

Usut Kasus Korupsi Tata Kelola MBG, Kejagung Periksa Pegawai BUMN hingga ASN BGN

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung RI, Anang Supriatna mengatakan, pada Selasa (8/9/2026), pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap lima orang saksi.
Viral Pria Lompat ke Rel Tanah Abang Saat KRL Datang, Begini Kronologi dan Kondisinya

Viral Pria Lompat ke Rel Tanah Abang Saat KRL Datang, Begini Kronologi dan Kondisinya

Viral pria diduga lompat ke rel saat KRL hendak masuk Stasiun Tanah Abang. Masinis mengerem, petugas mengevakuasi dan menyerahkannya ke pihak rehabilitasi
Menpora Apresiasi Dukungan Dubes Jepang untuk Kontingen Indonesia yang akan Berlaga di Asian Games dan Asian Para Games 2026

Menpora Apresiasi Dukungan Dubes Jepang untuk Kontingen Indonesia yang akan Berlaga di Asian Games dan Asian Para Games 2026

Menpora Erick Thohir apresiasi dukungan dari Dubes Jepang, Ueno Atsushi, untuk Kontingan Indonesia yang akan berlaga di Asian Games dan Asian Para Games 2026.

Trending

341.000 Penumpang Terdampak Penutupan 8 Bandara Imbas Erupsi Gunung Anak Krakatau

341.000 Penumpang Terdampak Penutupan 8 Bandara Imbas Erupsi Gunung Anak Krakatau

AHY menuturkan penutupan bandara dilakukan lantaran abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau mengandung material berbahaya dapat mengganggu mesin pesawat.
Bukan Hoaks, Kapolsek Metro Tanah Abang Konfirmasi soal Dugaan Bunuh Diri Fajar Sahrudin di GBK

Bukan Hoaks, Kapolsek Metro Tanah Abang Konfirmasi soal Dugaan Bunuh Diri Fajar Sahrudin di GBK

Kapolsek Metro Tanah Abang AKBP Dhimas Prasetyo mengonfirmasi pihaknya memang telah mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP terhadap kematian Fajar Sahrudin.
Kronologi Lengkap Kasus Bunuh Diri di GBK yang Viral di Medsos Bernama Fajar Sahrudin

Kronologi Lengkap Kasus Bunuh Diri di GBK yang Viral di Medsos Bernama Fajar Sahrudin

Viral satu kasus bunuh diri di media sosial (Medsos) yang masih didalami oleh Kepolisian. Korban FS ditemukan tak bernyawa di kawasan GBK, Jakarta.
Barang Bukti Ini yang Ditemukan Polisi saat Menemukan Fajar Sahrudin Meninggal Dunia di GBK

Barang Bukti Ini yang Ditemukan Polisi saat Menemukan Fajar Sahrudin Meninggal Dunia di GBK

Berdasarkan hasil oleh TKP Polsek Tanah Abang bersama Polres Jakarta Pusat kalau penemuan jasad dari Fajar Sahrudin ditemukan di GBK. Kini cuitannya jadi viral
Isi Surat Terakhir Fajar Sahrudin untuk Sang Kakak sebelum Jasadnya Ditemukan di GBK: Jangan Utak-atik Rekeningku

Isi Surat Terakhir Fajar Sahrudin untuk Sang Kakak sebelum Jasadnya Ditemukan di GBK: Jangan Utak-atik Rekeningku

Fajar Sahrudin mendokumentasikan aktivitasnya membuat kado perpisahan. Ia juga menulis tangan beberapa surat, dimana salah satunya ditujukkan untuk sang kakak.
Surat Terakhir Fajar Sahrudin untuk Pihak Berwenang dalam Autobiografinya: Silahkan Autopsi, Cek Lambungku

Surat Terakhir Fajar Sahrudin untuk Pihak Berwenang dalam Autobiografinya: Silahkan Autopsi, Cek Lambungku

Melalui surat yang ia tulis tangan secara rapi di autobiografinya tersebut, Fajar Sahrudin menyampaikan pernyataan untuk pihak berwenang boleh mengautopsinya.
Alasan Para Pemain Timnas Indonesia Geruduk Kreator Konten Australia: Welber Jardim hingga Justin Hubner Susul Mathew Baker

Alasan Para Pemain Timnas Indonesia Geruduk Kreator Konten Australia: Welber Jardim hingga Justin Hubner Susul Mathew Baker

Para pemain Timnas Indonesia terpantau meramaikan kolom komentar salah satu podcaster Australia, Daniel Olaniran. Hal itu viral lantaran dirinya menyebut jika skuad Garuda tak mengerti sepak bola. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT