GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ungkapan Kecewa Paul Munster usai Persebaya Gagal Tumbangkan Arema FC dalam Derbi Jatim di Liga 1

Pelatih Persebaya Surabaya, Paul Munster merasa kekecewan timnya hanya meraih hasil imbang 1-1 melawan Arema FC pada pekan ke-30 Liga 1 2024-2025.
Rabu, 30 April 2025 - 20:25 WIB
Pelatih Persebaya Surabaya, Paul Munsters
Sumber :
  • tvOnenews.com/Ilham Giovani Pratama

Jakarta, tvOnenews.com – Pelatih Persebaya Surabaya, Paul Munster merasa kekecewan timnya hanya meraih hasil imbang 1-1 melawan Arema FC pada pekan ke-30 Liga 1 2024-2025.

Walau tetap mengamankan posisi ketiga klasemen sementara dengan 53 poin, Bajul Ijo memiliki jumlah poin yang sama dengan Dewa United FC di urutan kedua.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Paul Munster menilai Persebaya seharusnya bisa meraih hasil lebih. Sebab dalam laga bertensi tinggi tersebut, tim mampu mendominasi permainan.

Pelatih Persebaya Surabaya, Paul Munsters
Pelatih Persebaya Surabaya, Paul Munsters
Sumber :
  • tvOnenews.com/Ilham Giovani Pratama

 

“Arema FC, mereka berubah menjadi 4-4-2,” kata Paul Munster, dikutip dari laman resmi LIB.

“Jadi kami memiliki kelebihan pemain di lini tengah. Kami memiliki sedikit lebih banyak penguasaan bola, tetapi umpan terakhir dan tembakan terakhir tidak kejam dan kemudian tim kami mulai turun ke blok rendah untuk transisi karena kami mengincar kemenangan," imbuh pelatih asal Irlandia Utara itu.

"Kami tidak hanya bertahan untuk hasil imbang. Kami tahu mereka memiliki dua penyerang besar yang kuat di depan. Jadi kami harus mengatasinya. Kami tahu tentang itu. Tetapi kecewa karena tidak ada gol dalam open play,” katanya lagi dengan kecewa.

Kini permainan terbuka Persebaya yang tumpul memang menjadi perhatian serius dalam derbi Jatim itu.

Dalam beberapa laga terakhir, Bajul Ijo terlihat kesulitan menembus pertahanan lawan dengan kombinasi yang efektif sehingga situasi ini tidak luput dari perhatian sang pelatih.

“Saya kecewa kebobolan dari tendangan sudut. Situasi yang sama dengan lawan PSIS dan Persebaya kehilangan bola. Lalu lawan mencetak gol dan jika anda jadi saya tentu sangat kecewa dengan bagaimana kami dapat melihat karena dalam situasi open play," kata Paul Munster.

"Kami bekerja sangat keras untuk menjaga cleansheet. Jadi gol itu dapat kami lihat mengecewakan. Kami mencetak gol dari penalti tetapi kami harus mencetak lebih banyak gol dalam permainan terbuka tetapi kami kurang kejam di depan gawang lawan,” tegasnya.

Dengan sisa empat pekan Liga 1 musim ini, Persebaya segera menemukan cara untuk meningkatkan kualitas penyelesaian akhir.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebab persaingan di papan atas semakin ketat dan satu momen bisa menentukan posisi akhir di klasemen.

(yus)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Indonesia Dipercaya Jadi Wakil Komandan Pasukan Perdamaian Gaza, Menlu: Penghormatan atas Reputasi TNI di Dunia

Indonesia Dipercaya Jadi Wakil Komandan Pasukan Perdamaian Gaza, Menlu: Penghormatan atas Reputasi TNI di Dunia

Indonesia mendapat posisi strategis dalam misi stabilisasi internasional di Gaza.
Siapa Prihati Pujowaskito? Dokter dan Purnawirawan TNI yang Resmi Menjabat sebagai Dirut BPJS Kesehatan

Siapa Prihati Pujowaskito? Dokter dan Purnawirawan TNI yang Resmi Menjabat sebagai Dirut BPJS Kesehatan

Berikut profil Mayjen TNI (Purn) Prihati Pujowaskito, Purnawirawan TNI resmi menjabat Direktur Utama BPJS Kesehatan usai ditunjuk Presiden Prabowo Subianto.
Blak-blakan 6 Pemain Asing Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia, Bintang Grade A Eropa Rela Antre

Blak-blakan 6 Pemain Asing Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia, Bintang Grade A Eropa Rela Antre

Kedatangan pelatih anyar Timnas Indonesia langsung memunculkan babak baru soal proyek naturalisasi. Berikut enam pemain yang nyatakan ingin bela skuad Garuda.
Klasemen Papan Atas Super League Kian Memanas: Manuver Persija Jakarta Kudeta Borneo FC hingga Samai Poin Persib Bandung

Klasemen Papan Atas Super League Kian Memanas: Manuver Persija Jakarta Kudeta Borneo FC hingga Samai Poin Persib Bandung

Kemenangan atas PSM Makassar membuat Persija Jakarta berhasil kudeta Borneo FC di posisi kedua serta samai poin Persib Bandung di puncak klasemen Super League.
Sosok Mertua Terungkap, Jejak Birokrat Syukur Iwantoro di Balik Viral Dwi Sasetyaningtyas Jadi Sorotan

Sosok Mertua Terungkap, Jejak Birokrat Syukur Iwantoro di Balik Viral Dwi Sasetyaningtyas Jadi Sorotan

Sosok Syukur Iwantoro, mertua Dwi Sasetyaningtyas, disorot publik. Eks pejabat tinggi Kementan ini punya rekam jejak panjang dan pernah diperiksa KPK sebagai saksi.
Teken MoA US-ABC, Kadin Targetkan Ekspor Alas Kaki RI Salip Vietnam di Pasar AS

Teken MoA US-ABC, Kadin Targetkan Ekspor Alas Kaki RI Salip Vietnam di Pasar AS

Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie menyampaikan bahwa MoA US-ABC diarahkan untuk memperluas akses pasar bagi pelaku usaha nasional di Amerika Serikat.
background

Pekan ke-22

Waktu yang ditampilkan adalah WIB
Minggu, 22 Februari 2026
logo Persib Bandung
PSB
20:30
TGR
logo Persita
logo Dewa United
DWU
20:30
BOR
logo Pusamania Borneo
Senin, 23 Februari 2026
logo PSIM Yogyakarta
PSY
20:30
BUF
logo Bali United

Trending

Detik-detik Mengerikan Siswa di Tual Tewas Diduga Dianiaya Anggota Brimob Polda Maluku

Detik-detik Mengerikan Siswa di Tual Tewas Diduga Dianiaya Anggota Brimob Polda Maluku

Baru-baru ini beredar kabar detik-detik mengerikan seorang siswa di Tual tewas diduga dianiaya anggota Brimob. Sontak, insiden ini menuai komentar netizen di
Sadis, Anggota Brimob di Maluku Diduga Aniaya Siswa MTsN Hingga Tewas Bersimbah Darah, DPR RI Sebut Arogansi Aparat

Sadis, Anggota Brimob di Maluku Diduga Aniaya Siswa MTsN Hingga Tewas Bersimbah Darah, DPR RI Sebut Arogansi Aparat

Viral di media sosial terkait tewasnya seorang siswa MTsN di Maluku Tenggara (Malra) bernama Arianto Tawakal (14) dengan kondisi kepala bersimbah darah.
PSSI Gigit Jari, Pemain yang Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia Ini Jadi Pembelian Terbaik Sepanjang Sejarah Klub Inggris

PSSI Gigit Jari, Pemain yang Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia Ini Jadi Pembelian Terbaik Sepanjang Sejarah Klub Inggris

PSSI berpotensi menyesal setelah Pascal Struijk menolak naturalisasi untuk perkuat Timnas Indonesia. Bek Leeds United itu kini jadi transfer terbaik klubnya.
Impor 105 Ribu Mobil Pikap India Buat Kopdes Merah Putih, DPR Ingatkan Produk Dalam Negeri

Impor 105 Ribu Mobil Pikap India Buat Kopdes Merah Putih, DPR Ingatkan Produk Dalam Negeri

Mencuat soal kabar terkait impor 105 ribu mobil pikap India buat Kopdes Merah Putih. Sontak hal ini menyedot dan menuai komentar dari Wakil Ketua Komisi VII DPR
Bukan Orang Sembarangan, Ini Sosok Dwi Sasetyaningtyas Alumni LPDP yang Viral Singgung Anaknya Bukan WNI

Bukan Orang Sembarangan, Ini Sosok Dwi Sasetyaningtyas Alumni LPDP yang Viral Singgung Anaknya Bukan WNI

Jagat media sosial heboh usai viralnya sebuah video yang melihatkan alumni penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Dwi Sasetyaningtyas atau Tyas.
Terkuak! Penyebab Plh Kapolres Bima Kota AKBP Catur Diganti, Polri Beberkan Riwayatnya

Terkuak! Penyebab Plh Kapolres Bima Kota AKBP Catur Diganti, Polri Beberkan Riwayatnya

Baru sepekan menjadi Plh Kapolres Bima Kota. AKBP Catur Erwin Setiawan sudag diganti polri. Kini, digantikan oleh AKBP Hariyanto, Wadansat Brimob Polda NTB.
Thom Haye Gigit Jari, Timnas Indonesia Sudah Dekati Gelandang Jerman Berdarah Surabaya Rp43 Miliar

Thom Haye Gigit Jari, Timnas Indonesia Sudah Dekati Gelandang Jerman Berdarah Surabaya Rp43 Miliar

Performa impresif Laurin Ulrich di kompetisi Jerman kembali memantik spekulasi soal peluangnya membela Timnas Indonesia. Thom Haye gigit jari soal posisinya?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT