Ingin Segera Kunci Gelar Juara, Persib Bandung Antisipasi Keganasan Malut United
- tvOnenews-Dwi RB
Bandung, tvOnenews.com - Persib Bandung bertekad mengunci gelar juara di pekan ke-31 Liga 1 2024/2025. Kemenangan pun dibidik ketika bertandang ke markas Malut United.
Laga tandang akan dimainkan di Stadion Kie Raha, Ternate, Jumat (2/5/2025) malam. Raihan tiga poin akan memastikan Persib menjadi juara sebab raihan angka mereka tidak bisa dikejar pada pesaing.
Namun pelatih Persib, Bojan Hodak menyebut timnya akan menemui rintangan sulit. Pasalnya tuan rumah saat ini sedang on fire dengan catatan 12 laga tak terkalahkan dan baru mengalahkan Dewa United yang merupakan tim di peringkat kedua.
"Besok akan menjadi laga sulit, Malut akan bermain di kandang dan di 12 laga tidak terkalahan, mereka juga akan bermain dengan kekuatan penuh," ujarnya dalam sesi jumpa pers di Stadion Kie Raha, Ternate, Kamis (1/5/2025).
Malut United merupakan tim promosi yang berhasil menggebrak di Liga 1 2024/2025. Saat ini Sony Norde dan kawan-kawan menempati urutan keempat klasemen sementara dan masih berpeluang terus naik.
Racikan taktik Imran Nahumarury disebut oleh Bojan Hodak cukup baik sehingga membuat Malut sulit untuk dikalahkan. Apalagi komposisi pemainnya juga cukup merata dari lini belakang hingga depan.
"Mereka juga punya pelatih yang mengorganisir tim dengan baik, hal itu yang membuat saya menduga ini akan menjadi laga berat," tutur pelatih berpaspor Kroasia ini.
Meski menduga laga akan berlangsung sulit, tetapi Bojan Hodak tetap optimis. Dia ingin membawa poin penuh ke Bandung dan memastikan Persib menjadi juara untuk kedua kalinya secara beruntun.
"Tapi kami akan mengamankan poin untuk menjadi juara di liga. Kami sudah siap untuk pertandingan ini dan mengamankan hasil yang positif untuk memenangi liga ini," tutur Bojan Hodak.
Mengenai peta kekuatan lawan, Bojan Hodak mengaku bahwa Sayuri bersaudara merupakan ancaman serius. Yakob Sayuri dan Yance Sayuri merupakan dua pemain yang memiliki kecepatan menyisir sektor sayap.
"Untuk Sayuri bersaudara, saya pernah melatih Yakob di Makassar. Kami sempat ingin membawanya ke Bandung tapi kami tidak memiliki budget dan Malut memiliki itu," kata dia.
"Mereka merupakan pemain yang sangat cepat, mereka seperti sepeda motor karena bisa naik-turun non stop selama 90 menit. Jadi karena itu juga Malut meraih hasil yang bagus," pungkas dia.(dwi/hfp)
Load more