GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Di Mata Marc Klok Bojan Hodak Itu Bukan Pelatih yang...

Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak menjadi sorotan setelah tidak terlihat dalam perayaan gelar juara Liga 1 2024-2025 yang diraih tim Maung Bandung pada Senin (5/5/2025).
Jumat, 9 Mei 2025 - 23:35 WIB
Kolase foto Marc Klok dan Bojan Hodak.
Sumber :
  • Persib

tvOnenews.com - Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak menjadi sorotan setelah tidak terlihat dalam perayaan gelar juara Liga 1 2024-2025 yang diraih tim Maung Bandung pada Senin (5/5/2025).

Ketidakhadirannya menjadi tanda tanya besar mengingat momen tersebut adalah klimaks dari perjuangan panjang Persib sepanjang musim.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepastian gelar juara Persib terjadi secara dramatis, bukan saat mereka bertanding, melainkan ketika Persik Kediri menahan imbang Persebaya Surabaya di Stadion Brawijaya, Kediri.

Meski sempat tertinggal 1-3, Persik mampu menyamakan kedudukan di menit akhir. Hasil itu membuat Persebaya kehilangan peluang juara dan Persib otomatis menjadi kampiun.

Saat para pemain berkumpul untuk menggelar nonton bareng (nobar) di Graha Persib dan merayakan keberhasilan mereka, Bojan justru tak terlihat sama sekali.

Ia bahkan tak mengunggah apapun di media sosial terkait pencapaian timnya. Teka-teki ke mana sang pelatih pun terjawab ketika ia angkat bicara.

"Ya saya sedang tidur (ketika laga Persik vs Persebaya)," ungkap Bojan Hodak.

Pelatih asal Kroasia itu mengaku sempat terbangun saat laga memasuki babak kedua dan Persebaya sedang unggul 3-1. Namun, alih-alih menonton kelanjutan laga, Bojan memilih kembali fokus pada pekerjaan lain.

"Sebenarnya saat saya bangun skornya sudah 3-1 (untuk keunggulan Persebaya), tapi kemudian saya sedang bekerja dengan komputer saya," ujarnya.

"Tiba-tiba ponsel saya mulai berdering, pesan-pesan masuk, dan saya bisa mendengar dari luar ada teriakan, sorak-sorai, kembang api dinyalakan, jadi saat itu saya tahu hasil pertandingannya," kenang Bojan.

Bojan menegaskan bahwa gelar ini bukan hal mudah untuk diraih. Liga Indonesia memiliki tantangan tersendiri yang membuatnya lebih sulit dibandingkan kompetisi di negara lain.

"Rasanya luar biasa. Lihat, memenangkan liga itu selalu menjadi hal yang paling sulit. Terus terang, untuk memenangkan liga Indonesia itu jauh lebih sulit dibandingkan negara-negara lain karena sangat banyak perjalanan yang harus ditempuh," kata Bojan.

"Liganya sangat panjang. Jarak yang harus ditempuh, khususnya bagi kami, setiap pertandingan kami harus naik bus selama tiga jam. Itu selalu berat. Kadang-kadang bisa delapan, sembilan, bahkan sepuluh jam," tegasnya.

Dengan semua pengorbanan itu, Bojan Hodak yakin bahwa anak asuhnya memang layak mendapat gelar juara.

"Jadi itu tidak mudah, dan pada akhirnya hal ini menunjukkan bahwa anak-anak memang layak mendapatkannya, bahwa mereka benar-benar yang terbaik," tambahnya.

Keberhasilan Bojan membungkam kritik menjadi catatan tersendiri. Saat pertama kali bergabung bersama Persib menggantikan Luis Milla pada awal musim 2023-2024, kehadirannya sempat diragukan.

Namun, ia mampu membungkam semua keraguan dengan membawa Persib menjadi juara dua musim berturut-turut.

Menariknya, di balik sosok tegas Bojan di pinggir lapangan, ada sisi lain yang jarang diketahui publik. Hal itu diungkapkan gelandang Persib, Marc Klok.

"Penonton mungkin liat coach Bojan Hodak sosok yang tegas ya. Padahal enggak, dia di lapangan bercanda terus, ngelawak terus. Selalu senyum," ujar Klok dalam tayangan di YouTube Vindes, dikutip Rabu (7/5/2025).

Marc Klok juga mengenang bagaimana suasana tim saat Bojan pertama kali datang. Menurutnya, suasana saat itu sangat muram karena ditinggalkan oleh Luis Milla.

"Ada apa ini, apa ada seseorang yang meninggal? Seakan semua berduka," kenang Klok menirukan Bojan Hodak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bojan pun perlahan membangun kembali semangat tim dan menciptakan suasana menyenangkan di ruang ganti. Ia bahkan dikenal jarang memarahi pemain.

"Kenapa dia sukses? Karena dia punya chemistry dengan tim ini," tutup Klok.

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Longsor Tambang Rakyat di Sijunjung Telan 9 Korban Jiwa, Seluruh Jenazah Berhasil Dievakuasi

Longsor Tambang Rakyat di Sijunjung Telan 9 Korban Jiwa, Seluruh Jenazah Berhasil Dievakuasi

Longsor tambang rakyat di Sijunjung, Sumatera Barat menewaskan 9 warga. Seluruh korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia usai tertimbun.
700 Personel Polisi Amankan Kirab Budaya

700 Personel Polisi Amankan Kirab Budaya

Sebanyak 700 personel polisi disiapkan untuk mengamankan kegiatan Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda yang akan digelar di Kota Bandung pada Sabtu (16/5) malam.
Maarten Paes Terancam Jadi 'Camat', Ajax Berniat Cari Kiper Top Eropa Musim Depan

Maarten Paes Terancam Jadi 'Camat', Ajax Berniat Cari Kiper Top Eropa Musim Depan

Maarten Paes cadangan mati (camat) di Ajax setelah Jordi Cruijff dikabarkan mencari sosok kiper baru, dengan Ter Stegen hingga Mark Flekken masuk radar klub.
Yogyakarta Jadi Tuan Rumah Kongres XV HIMPSI 2026

Yogyakarta Jadi Tuan Rumah Kongres XV HIMPSI 2026

Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) resmi terpilih menjadi tuan rumah perhelatan akbar Kongres XV Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) yang akan digelar pada 16–18 Oktober 2026.
Wargi Jabar Harus Tahu, Maksud di Balik Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda Mahkota Binokasih oleh KDM

Wargi Jabar Harus Tahu, Maksud di Balik Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda Mahkota Binokasih oleh KDM

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi (KDM) akan memimpin langsung puncak perhelatan akbar bertajuk Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda Mahkota Binokasih. Parade budaya -
Bayi Berusia 18 Hari Ditemukan Menangis di Pinggir Jalan Kota Madiun

Bayi Berusia 18 Hari Ditemukan Menangis di Pinggir Jalan Kota Madiun

Bayi itu merupakan anak pertama pasangan B-S (36) dan N-A (35) warga Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun.

Trending

MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diadakan MPR RI masih menjadi perhatian publik. Kini SMAN 1 Sambas menjadi sorotan
Diminta Gantikan Posisi Mauricio Souza, Legenda yang Bawa Persija Juara Era 2001 Beri Respons Berkelas

Diminta Gantikan Posisi Mauricio Souza, Legenda yang Bawa Persija Juara Era 2001 Beri Respons Berkelas

Luciano Leandro, legenda Persija Jakarta di era 2001 menjawab permintaan suporter Jakmania untuk menggeser Mauricio Souza dari kursi pelatih Macan Kemayoran.
AFC Larang Mathew Baker Bela Timnas Indonesia U-17 Lagi, Bek Liga Australia Bakal Naik Kelas ke Garuda Muda Buat Piala AFF U-19 2026

AFC Larang Mathew Baker Bela Timnas Indonesia U-17 Lagi, Bek Liga Australia Bakal Naik Kelas ke Garuda Muda Buat Piala AFF U-19 2026

Mathew Baker tidak lagi bisa bela Timnas Indonesia U-17 setelah usianya melewati batas. Bek muda yang berkarier di Australia itu kini resmi naik kelas ke U-19.
2 Nama Sudah Bocor, 3 Pemain Keturunan Ini Masuk Daftar yang akan Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

2 Nama Sudah Bocor, 3 Pemain Keturunan Ini Masuk Daftar yang akan Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

Teka-teki lima calon naturalisasi Timnas Indonesia makin panas, dua nama mulai bocor dan tiga sosok lain disebut punya profil tak biasa untuk Garuda masa depan.
Kapten Timnas Indonesia Era Shin Tae-yong Resmi Abroad, Bek Garuda Muda Gabung Klub Juara Liga Timor Leste dan Siap Tampil di AFC Challenge League

Kapten Timnas Indonesia Era Shin Tae-yong Resmi Abroad, Bek Garuda Muda Gabung Klub Juara Liga Timor Leste dan Siap Tampil di AFC Challenge League

Bek muda Timnas Indonesia buat kejutan dengan melanjutkan karier di luar negeri. Adalah Barnabas Sobor yang resmi bergabung dengan klub juara Liga Timor Leste.
Sosok Indang Maryati, Kepala SMAN 1 Pontianak yang Tegas Tolak Ikut Final Ulang Cerdas Cermat MPR, Aktif Jadi Pembicara Forum Anak dan Pendidikan

Sosok Indang Maryati, Kepala SMAN 1 Pontianak yang Tegas Tolak Ikut Final Ulang Cerdas Cermat MPR, Aktif Jadi Pembicara Forum Anak dan Pendidikan

Indang Maryati menjelaskan, sejak awal pihak sekolah tidak pernah berniat menggugurkan hasil kompetisi yang telah diumumkan.
Direspon KDM, Ini Kronologi Wanita Surabaya Terjerat Love Scamming Rp2,1 M oleh Warga Cirebon yang Ngaku Pegawai UNICEF

Direspon KDM, Ini Kronologi Wanita Surabaya Terjerat Love Scamming Rp2,1 M oleh Warga Cirebon yang Ngaku Pegawai UNICEF

Wanita Surabaya, WS mengadu ke Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) imbas jadi korban penipuan & perampokan lewat love scamming warga Cirebon keturunan Kamerun.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT