GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mertua Pratama Arhan Harus Hati-hati, Persebaya Surabaya Ternyata Tak Segan Bikin Malu Semen Padang demi Ambisi Pribadi

Persebaya Surabaya ternyata berambisi meraih poin penuh ketika menghadapi Semen Padang di laga pekan ke-32 Liga 1 2024-2025 di Stadion Gelora Bung Tomo, Minggu (11/5/2025). 
Sabtu, 10 Mei 2025 - 21:14 WIB
Mertua Pratama Arhan Harus Hati-hati, Persebaya Surabaya Ternyata Tak Segan Bikin Malu Semen Padang demi Ambisi Pribadi
Sumber :
  • Persebaya

Jakarta, tvOnenews.com - Mertua Pratama Arhan, Andre Rosiade harus hati-hati karena timnya, Semen Padang dihadapkan pada ambisi Persebaya Surabaya. 

Persebaya Surabaya ternyata berambisi meraih poin penuh ketika menghadapi Semen Padang di laga pekan ke-32 Liga 1 2024-2025 di Stadion Gelora Bung Tomo, Minggu (11/5/2025). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Persebaya Surabaya yang sudah pupus dari persaingan juara, kini menargetkan untuk mengakhiri kompetisi di posisi runner up demi bisa tampil di kompetisi Asia. 

Hal ini pula yang membuat pelatih Persebaya, Paul Munster tak segan untuk membuat malu Semen Padang yang sedang terancam terdegradasi.

“Ini pertandingan penting, bagaimana kami bisa naik ke peringkat dua. Dan besok malam adalah laga yang sangat krusial bagi kami. Kami harus menang di kandang, itu yang paling penting,” kata Paul Munster.

Seperti diketahui, Persebaya bersaing ketat dengan Dewa United untuk mengamankan posisi runner up. 

Posisi tersebut dapat dimanfaatkan klub untuk menjadi perwakilan Indonesia di ajang AFC Challenge League.

Pada saat yang sama, Semen Padang pun membutuhkan poin penuh demi keluar dari papan bawah dan selamat dari degradasi

Dengan sama-sama berambisi untuk meraih poin penuh, Paul Munster menekankan M Rashid cs untuk tak meremehkan lawan. 

“Kami tidak meremehkan lawan. Semua tim berjuang untuk bertahan, tapi kami juga berjuang untuk naik. Target kami sekarang jelas, bersaing di papan atas,” ucapnya.

Terkait absennya Slavko karena skorsing, Munster telah menyiapkan skema alternatif di lini belakang, yakni duet Kadek dan Dimov yang siap tampil maksimal dan berharap bisa meraih clean sheet.

Selain fokus bertahan, Munster juga meminta anak asuhnya tampil tajam di lini depan, karena efektivitas penyelesaian akhir adalah kunci kemenangan di tiap pertandingan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, Munster juga memastikan Muhammad Dayat yang sempat cedera akan kembali masuk skuad dan disiapkan sebagai pemain cadangan untuk kembali merasakan atmosfer pertandingan, dalam tiga pertandingan terakhir.

“Saya selalu tekankan, yang utama adalah kondisi personal dulu. Sekarang dia merasa baik, dan saya ingin dia siap secara mental dan fisik,” ujarnya.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Siapa Prihantini? Alumnus ITB yang Bikin Geger Dunia Riset Internasional Lewat Dugaan "Fraud" di Denmark

Siapa Prihantini? Alumnus ITB yang Bikin Geger Dunia Riset Internasional Lewat Dugaan "Fraud" di Denmark

Institut Teknologi Bandung (ITB) memberikan klarifikasi resmi terkait kasus dugaan manipulasi riset (fraud) yang menyeret salah satu alumnusnya, Prihantini. 
Pemuda Babelan Ngadu ke Dedi Mulyadi, Sindir Pejabat Ogah Perbaiki Jalan Rusak: Gak Boleh Dirapikan, Takut Miskin

Pemuda Babelan Ngadu ke Dedi Mulyadi, Sindir Pejabat Ogah Perbaiki Jalan Rusak: Gak Boleh Dirapikan, Takut Miskin

Pemuda Kampung Sembilangan, Desa Hurip Jaya, Babelan, Bekasi mengadu kepada Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) soal jalan rusak ogah diperbaiki pejabat desa.
Orang Terdekat Ungkap Sifat Asli Alvino Sebelum Meninggal Dunia di Glamping Temanggung: Dari Semalam Kita Nangis

Orang Terdekat Ungkap Sifat Asli Alvino Sebelum Meninggal Dunia di Glamping Temanggung: Dari Semalam Kita Nangis

keluarga asal Ambarawa, Kabupaten Semarang meninggal dunia di dalam tenda Glamping, pada Rabu (27/5/2026). Orang terdekat ungkap sifat asli Alvino Evan Hakim
Soal Balita 2 Tahun Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Polisi Menduga Pelaku Adalah Paman Korban

Soal Balita 2 Tahun Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Polisi Menduga Pelaku Adalah Paman Korban

Polisi mengungkap fakta baru dibalik tewasnya bayi berusia 2,5 tahun dengan luka tusuk dan pamannya berinisial G (18) yang ditemukan luka-luka di sebuah kontrakan wilayah Jatisampurna, Kota Bekasi, Rabu (27/5) malam.
Masih Ingat Santriwati Hamil Lewat Mimpi? Terungkap Diduga Jadi Korban Kiai Cabul Pimpinan Ponpes Pekalongan

Masih Ingat Santriwati Hamil Lewat Mimpi? Terungkap Diduga Jadi Korban Kiai Cabul Pimpinan Ponpes Pekalongan

Polres Pekalongan membuka misteri santriwati hamil lewat mimpi diduga menjadi korban kiai cabul, AKF, pimpinan Ponpes Padepokan Padang Ati, Buaran, Pekalongan.
Polemik Sapi Kurban Presiden Pakai APBN, MUI Sebut Sah Sesuai Syariat dan Hukum Negara

Polemik Sapi Kurban Presiden Pakai APBN, MUI Sebut Sah Sesuai Syariat dan Hukum Negara

Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Marsudi Syuhud, memberikan klarifikasi terkait pengadaan sapi kurban bantuan presiden (Banpres) yang bersumber dari APBN. 

Trending

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Warga digegerkan dengan penemuan bayi berusia 2,5 tahun tewas dengan sejumlah luka tusuk dan pamannya berinisial G (18) luka-luka di sebuah kontrakan wilayah Jatisampurna, Kota Bekasi, Rabu (27/5) malam.
Tak Hanya Keracunan Makanan, Polisi Curigai Penyebab Lain dari Meninggalnya Keluarga di Glamping Posong Temanggung

Tak Hanya Keracunan Makanan, Polisi Curigai Penyebab Lain dari Meninggalnya Keluarga di Glamping Posong Temanggung

Insiden tragis menimpa satu keluarga asal Ambarawa, Kabupaten Semarang yang ditemukan tewas di dalam tenda Glamping, Temanggung. Polisi curigai penyebab lain
Libur Idul Adha 1447 H, Volume Kendaraan di Tol Layang MBZ Melonjak 10,89 Persen

Libur Idul Adha 1447 H, Volume Kendaraan di Tol Layang MBZ Melonjak 10,89 Persen

Lonjakan volume kendaraan terjadi di ruas Jalan Layang Sheikh Mohamed Bin Zayed (MBZ) seiring dengan momentum libur panjang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. 
KPK Ungkap Fadia Arafiq Beli Rumah Rp4 Miliar di Cibubur Sacara Cash

KPK Ungkap Fadia Arafiq Beli Rumah Rp4 Miliar di Cibubur Sacara Cash

KPK terus melakukan upaya optimalisasi asset recovery terkait kasus pengadaan jasa outsourcing di Pemkab Pekalongan yang menyeret nama Bupati nonaktif Fadia Arafiq.
Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Banyak orang mengira talasemia hanya anemia biasa, padahal kondisi ini merupakan kelainan darah turunan yang dapat berdampak serius terhadap kualitas hidup penderitanya
Soal Balita 2 Tahun Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Polisi Menduga Pelaku Adalah Paman Korban

Soal Balita 2 Tahun Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Polisi Menduga Pelaku Adalah Paman Korban

Polisi mengungkap fakta baru dibalik tewasnya bayi berusia 2,5 tahun dengan luka tusuk dan pamannya berinisial G (18) yang ditemukan luka-luka di sebuah kontrakan wilayah Jatisampurna, Kota Bekasi, Rabu (27/5) malam.
Pemuda Babelan Ngadu ke Dedi Mulyadi, Sindir Pejabat Ogah Perbaiki Jalan Rusak: Gak Boleh Dirapikan, Takut Miskin

Pemuda Babelan Ngadu ke Dedi Mulyadi, Sindir Pejabat Ogah Perbaiki Jalan Rusak: Gak Boleh Dirapikan, Takut Miskin

Pemuda Kampung Sembilangan, Desa Hurip Jaya, Babelan, Bekasi mengadu kepada Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) soal jalan rusak ogah diperbaiki pejabat desa.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT