Pesta Bola dunia
Selengkapnya
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Komisaris Persib Bandung Minta Erick Thohir Turun Tangan usai PT LIB Berniat Tambah Kuota Pemain Asing Jadi 11 Orang

Komisaris Persib Bandung, Umuh Muchtar tidak setuju dengan wacana penambahan alokasi pemain asing untuk kompetisi Liga 1 musim 2025/2026 mendatang.
Kamis, 22 Mei 2025 - 10:53 WIB
Komisaris Persib Bandung Umuh Muchtar
Sumber :
  • tvOnenews.com - Dwi R Belva

Bandung, tvOnenews.com - Komisaris Persib Bandung, Umuh Muchtar tidak setuju dengan wacana penambahan alokasi pemain asing untuk kompetisi Liga 1 musim 2025/2026 mendatang.

Sebelumnya pihak PT Liga Indonesia Baru (LIB) yang merupakan operator kompetisi memberi gagasan soal ditambahnya kuota pemain asing menjadi sebelas dan hanya delapan yang bisa berada di lapangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jumlah ini melonjak dari sebelumnya yaitu delapan pemain asing bisa didaftarkan dan hanya enam yang boleh bermain bersamaan. Umuh menilai jumlah yang diajukan ke PSSI oleh PT LIB terlalu banyak.

Direktur Utama PT LIB, Ferry Paulus
Direktur Utama PT LIB, Ferry Paulus
Sumber :
  • tvOnenews.com/Ilham Giovani Pratama

 

"Saya rasa tidak mungkin rasanya, tidak mungkin ada pemain asing di liga 11 orang, biasanya 4-5 orang. Itu saya rasa tidak bagus dan tidak maju Indonesia. Menurut saya cukup 4 orang, ini pribadi saya, bukan Persib yang bicara," kata Umuh saat diwawancara di Bandung, Kamis (22/5/2025).

Bertambahnya kuota pemain asing menurutnya membuat ruang bagi pemain lokal mendapat menit bermain jadi semakin kecil. Ini tentunya akan membuat talenta-talenta mereka jadi sia-sia. Apalagi jika ditambah dengan keberadaan pemain naturalisasi.

"Mending didik yang lain, karena di kita itu banyak yang berpotensial. Pemain ini mau dikemanakan? Buat apa kita mendidik. Dari Liga 2, liga 3, mau kemana nantinya. Cukup empat orang saja, karena nanti ada naturalisasi seperti di Persib, ada Klok dan lain," imbuh Umuh.

Persib Kehilangan 8 Pemain Asingnya Musim Depan, Tak Bisa Pertahankan Tawaran Gaji Tinggi
Persib Kehilangan 8 Pemain Asingnya Musim Depan, Tak Bisa Pertahankan Tawaran Gaji Tinggi
Sumber :
  • Persiib

 

Keputusan pada akhirnya berada di tangan PSSI yang merupakan federasi sepakbola Indonesia. Umuh sangat berharap Ketua Umum PSSI, Erick Thohir bijak dalam menyikapi situasi ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Mudah-mudahan PSSI berhitung dengan matang, untung ruginya. Karena kita harus menolong, membela pemain asal Indonesia ini, tiap klub juga punya pemain yang punya masa depan. Kalau seperti ini, bagaimana masa depannya?" ujar Umuh.

Saat ini, banyak anak-anak di level Sekolah Sepak Bola dan akademi yang berharap menjadi pesepakbola profesional. Namun peluangnya bermain di kompetisi kasta tertinggi jadi mengecil lantaran ada eksodus pemain-pemain asing.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Konflik Panjang di Tubuh PBNU, Warga Nahdliyin Ingatkan Harmonisasi

Konflik Panjang di Tubuh PBNU, Warga Nahdliyin Ingatkan Harmonisasi

Tokoh muda Nahdlatul Ulama (NU), HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy alias Gus Lilur menyorot soal harmonisasi PBNU jelang pelaksanaan Muktamar ke-35.
PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) melalui Ahmad Ali membantah tudingan Jokowi turun ke daerah untuk amankan Wapres Gibran Rakabuming Raka. Bahkan kata dia
Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan proyek Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) atau penataan kabel bawah tanah di ibu kota akan segera lanjutkan
Misteri Kematian Wanita Jombang di Surabaya, Korban Alami 7 Luka Tusuk, Ditemukan Hampir Tanpa Busana

Misteri Kematian Wanita Jombang di Surabaya, Korban Alami 7 Luka Tusuk, Ditemukan Hampir Tanpa Busana

Kematian SN (51), perempuan asal Jombang yang ditemukan tewas di rumah kontrakan Putat Jaya, Surabaya, diduga kuat merupakan pembunuhan. Polisi menemukan tujuh luka tusuk
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor

Trending

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Ribuan warga memadati kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Sabtu (27/6/2026), untuk menyaksikan malam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta.
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Kedutaan Besar Lebanon di Amerika Serikat mengatakan bahwa pelaksanaan kesepakatan kerangka kerja dengan Israel akan dimulai dengan penarikan pasukan Israel dari dua wilayah percontohan di Lebanon selatan.
Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan proyek Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) atau penataan kabel bawah tanah di ibu kota akan segera lanjutkan
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.
Konflik Panjang di Tubuh PBNU, Warga Nahdliyin Ingatkan Harmonisasi

Konflik Panjang di Tubuh PBNU, Warga Nahdliyin Ingatkan Harmonisasi

Tokoh muda Nahdlatul Ulama (NU), HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy alias Gus Lilur menyorot soal harmonisasi PBNU jelang pelaksanaan Muktamar ke-35.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT