News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Liga 1 Masih Gitu-gitu Saja? Presiden LaLiga Beri Saran Mahal Agar Kompetisi di Indonesia Bisa Mendunia

Presiden LaLiga Spanyol, Javier Tebas, menyampaikan pesan mahal untuk kemajuan sepak bola Indonesia. 
Senin, 23 Juni 2025 - 22:08 WIB
Logo Liga 1
Sumber :
  • Liga Indonesia Baru

Jakarta, tvOnenews.com - Presiden LaLiga Spanyol, Javier Tebas, menyampaikan pesan mahal untuk kemajuan sepak bola Indonesia. 

Tebas mengungkapkan kunci utama agar kompetisi Tanah Air bisa sejajar dengan liga-liga top dunia.
"Hal pertama adalah memiliki struktur kompetisi yang kuat di semua kategori usia," tegas Tebas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pernyataan pria 62 tahun ini menyoroti pentingnya pembinaan pemain muda secara berjenjang dan sistematis.

Saat ini, kompetisi sepak bola Indonesia memiliki empat kasta utama, yakni Liga 1, Liga 2, Liga 3, dan Liga 4. 

Sementara untuk level usia muda, PT Liga Indonesia Baru (LIB) mengelolanya dalam tiga kelompok, yaitu U-16, U-18, dan U-20.

Namun bagi Tebas, hal tersebut belum cukup. Ia menyoroti absennya turnamen resmi setara Copa del Rey di Spanyol atau Piala FA di Inggris.

Menurutnya, turnamen semacam itu sangat krusial untuk memberikan menit bermain bagi para pemain muda dan memperkaya dinamika kompetisi.

Seperti diketahui, turnamen resmi terakhir di Indonesia adalah Piala Indonesia 2018-2019. 

Setelah itu, tak ada event serupa yang konsisten digelar, kecuali Piala Presiden yang sifatnya hanya pramusim dan bukan bagian dari kalender resmi.

Tebas menambahkan bahwa struktur kompetisi yang baik akan membuka jalan bagi pemain muda untuk tampil lebih dini di level profesional.

"Ketika pemain berusia 18 tahun, mereka sudah dapat berkompetisi di liga profesional tingkat pertama Indonesia," ungkapnya.

Tak hanya soal pembinaan usia muda, Tebas juga menekankan pentingnya kehadiran pemain asing untuk meningkatkan kualitas kompetisi domestik.

"Membawa pemain asing ke kompetisi tertinggi juga tepat untuk membuat kompetisi itu lebih kompetitif. Namun, jika Anda tidak memiliki kompetisi yang terstruktur dengan baik, maka nantinya tidak dapat berkembang menjadi kompetitif," ujarnya.

Meski begitu, pria kelahiran San Jose, Kosta Rika itu menegaskan bahwa kekuatan kompetisi tak melulu soal uang. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, keberlanjutan ekonomi adalah fondasi penting dalam membangun liga profesional.

"Memiliki kompetisi nasional, harus sangat kuat secara finansial, tetapi bukan dalam arti banyak uang, tetapi harus berkelanjutan secara ekonomi. Karena jika Anda ingin kompetisi ini tumbuh secara profesional, para pemain juga harus jauh lebih kompetitif di tingkat nasional," tegasnya lagi.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Penyuplai Penyelundupan 23,793 Kilogram Emas Diduga Penambang Ilegal, Ini yang Dikatakan  ESDM

Penyuplai Penyelundupan 23,793 Kilogram Emas Diduga Penambang Ilegal, Ini yang Dikatakan ESDM

Penyuplai para sindikat penyelundupan ekspor emas ke luar negeri diduga perusahaan penambangan emas tanpa izin (PETI)
Tengah Malam KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy Anggraheni

Tengah Malam KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy Anggraheni

Rumah pribadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bengkulu, Vinna Ledy Anggraheni jadi lokasi penggeledahan
Pendakwah Indonesia UAH Meminta Kepolisian Memproses Viralnya Video Promosi Alkohol dengan Hafalan Al-Quran

Pendakwah Indonesia UAH Meminta Kepolisian Memproses Viralnya Video Promosi Alkohol dengan Hafalan Al-Quran

Beberapa waktu lalu media sosial dihebohkan, dengan video promosi alkohol dengan hafalan al-quran menyita perhatian publik dan berbagai pihak hingga viral
Atasi Kekeringan, Korsel Kerahkan Damkar dan Militer

Atasi Kekeringan, Korsel Kerahkan Damkar dan Militer

Kekeringan yang terjadi di Provinsi Gyeongsang Selatan, Korea Selatan, semakin parah. Guna mengatasi hal itu, truk tangki air pemadam kebakaran dan kendaraan militer dari seluruh penjuru negeri dikerahkan.
Fantastis, Pegawai Pajak Simpan Uang Ratusan Juta dan Emas 1,3 Kilogram Hasil Kejahatan di Rumah Malang

Fantastis, Pegawai Pajak Simpan Uang Ratusan Juta dan Emas 1,3 Kilogram Hasil Kejahatan di Rumah Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ungkap logam mulia 1,3 kilogram dan uang tunai Rp100 juta didapatkan dari penggeledahan di salah satu rumah pegawai pajak yang berada di Malang.
Putin Berkunjung ke Pulau Etorofu, Jepang Protes Keras

Putin Berkunjung ke Pulau Etorofu, Jepang Protes Keras

Kunjungan Presiden Rusia Vladimir Putin ke Pulau Etorofu, Kamis, memicu reaksi keras dari Tokyo. Pasalnya, pulau itu juga diklaim Jepang terkait dengan posisi pulau-pulau tersebut yang berada di lepas pantai Pulau Hokkaido, Jepang.

Trending

Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi mengenang masa ketika ia mulai memberikan hadiah untuk dirinya sendiri sebagai hasil dari kerja keras selama bertahun-tahun.
Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Minat masyarakat Indonesia untuk mengikuti ajang lari internasional terus menunjukkan peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.
BNN Sita Aset Bos Gendut Gembong Narkoba di Kampung Bahari Capai Rp39 Miliar, Diduga Hasil TPPU

BNN Sita Aset Bos Gendut Gembong Narkoba di Kampung Bahari Capai Rp39 Miliar, Diduga Hasil TPPU

Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Polda Metro Jaya, BNNP DKI Jakarta, dan BNNK Jakarta Utara juga turut menyita aset milik Gembong Narkoba berinisial MR alias Bos Gendut di Kampung Bahari.
Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto melayangkan laporan terhadap 73 akun media sosial ke Bareskrim Polri, pada Kamis (13/8/2026), terkait pencemaran nama baik dan penyebaran berita bohong atau hoaks.
Fantastis, Pegawai Pajak Simpan Uang Ratusan Juta dan Emas 1,3 Kilogram Hasil Kejahatan di Rumah Malang

Fantastis, Pegawai Pajak Simpan Uang Ratusan Juta dan Emas 1,3 Kilogram Hasil Kejahatan di Rumah Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ungkap logam mulia 1,3 kilogram dan uang tunai Rp100 juta didapatkan dari penggeledahan di salah satu rumah pegawai pajak yang berada di Malang.
Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea mengungkap sejumlah serikat buruh akan melakukan studi banding ke empat negara bahas isu ketenagakerjaan.
Lisa Mariana Ngamuk Namanya Dikaitkan Lagi dengan Ridwan Kamil, Singgung Dugaan Upaya Pembungkaman

Lisa Mariana Ngamuk Namanya Dikaitkan Lagi dengan Ridwan Kamil, Singgung Dugaan Upaya Pembungkaman

Lisa Mariana bereaksi keras karena namanya kembali dikaitkan dengan kasus dugaan korupsi yang sempat menyeret mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT