GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sempat Ada Sinyal Positif, Media Vietnam Heran FIFA Lanjutkan Hukuman Larangan Suporter untuk Sepakbola Indonesia

FIFA kabarnya sempat memberikan sinyal positif terkait hukuman larangan suporter di turnamen sepakbola Indonesia.
Kamis, 7 Agustus 2025 - 16:22 WIB
Jakmania Nyalakan Flare di laga terakhir Persija
Sumber :
  • tvOnenews-Ilham Giovani

Jakarta, tvOnenews.com - Media Vietnam, Soha.vn, ikut heran dengan keputusan FIFA yang melanjutkan hukuman larangan suporter untuk sepakbola Indonesia.

Padahal, FIFA kabarnya sempat memberikan sinyal positif terkait hukuman yang sudah berjalan lebih daru dua musim tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bobotoh di laga Persib Bandung vs Persis Solo
Bobotoh di laga Persib Bandung vs Persis Solo
Sumber :
  • tvonenews.com - Ilham Giovani

 

"Setelah dua musim (hukuman tanpa suporter), tampaknya akan ada tanda-tanda positif dari pertandingan-pertandingan di Indonesia," tulis media Vietnam Soha.vn.

"Namun kenyataannya, masih banyak bentrokan, suar, atau kejar-kejaran pemain dan wasit di lapangan. Itulah sebabnya FIFA bertekad untuk tidak melonggarkan sanksi terhadap sepak bola Indonesia," lanjut media tersebut.

"Dengan situasi yang terjadi, belum jelas kapan FIFA akan mencabut sanksi terhadap sepak bola Indonesia. Musim depan, suporter tim tamu masih belum bisa mendukung tim mereka," tulis Soha.vn lagi.

"Ini adalah salah satu dari sekian banyak kejadian di mana para manajer sepak bola di nusantara merasa pusing dengan suporter tuan rumah. Baru-baru ini, setelah pertandingan final Piala AFF U-23 2025, sekelompok suporter Indonesia berkelahi satu sama lain, menyebabkan satu orang dalam kondisi kritis," jelas media Vietnam.

Sementara itu, Direktur Utama I.League Ferry Paulus baru saja mengungkapkan alasan utama FIFA belum memberikan izin untuk kehadiran suporter away atau tim tamu di Super League (nama baru Liga 1).

Saat ditemui awak media di Hotel Fairmont, Jakarta, Rabu, Ferry menjelaskan larangan itu disebabkan ulah oknum suporter Persib Bandung yang bereaksi berlebihan saat merayakan juara "back-to-back" Liga 1 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada 24 Mei.

Kala itu, oknum suporter Persib menyalakan flare dan petasan, hingga membuat laga melawan Persis Solo itu terhenti dua kali. 

Oknum suporter Bobotoh rusak fasilitas Stadion GBLA saat Persib Bandung juara Liga 1 2024/2025
Oknum suporter Bobotoh rusak fasilitas Stadion GBLA saat Persib Bandung juara Liga 1 2024/2025
Sumber :
  • Instagram/Dedi Mulyadi

 

Pelatih Persib Bojan Hodak dan sejumlah pemain sempat memohon untuk menghentikan aksi tidak terpuji itu, namun tidak digubris.

Hal ini membuat stadion diselimuti asap dan karena tak memungkinkan lagi melanjutkan laga. 
Wasit Rio Permana Putra sampai menghentikan pertandingan, walaupun laga masih menyisakan empat menit.

"Di pertandingan terakhir (Liga 1), flare lah apa, dan yang lebih parahnya lagi adalah pertandingan yang disaksikan oleh delegasi FIFA di penutupan (Liga 1) di Bandung. Bahkan rumput dihancurkan dan lain sebagainya," kata Ferry.

"Bukan hanya flare, turun ke lapangan. Kalau hanya flare ya okelah, ini turun ke lapangan, mengganggu kita semua di tribun dan lain sebagainya," tambah Ferry.

Ferry Paulus juga membenarkan bahwa sebelum pertandingan terakhir itu, sebenarnya FIFA sudah memberikan "lampu hijau" untuk kehadiran suporter tamu musim depan (2025/2026).

"Sebenarnya sebelum penutupan liga kemarin, liga sudah memberikan lampu hijau, makanya kita sangat happy sekali," kata Ferry menambahkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kemudian kita juga sudah me-report bahwa kita sudah berkomunikasi dengan pihak kepolisian, dan kepolisian intinya menunggu keputusan dari FIFA dan semua responsnya positif," tukasnya.

(aes)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Stafsus Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni Dipanggil KPK

Stafsus Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni Dipanggil KPK

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Staf Khusus Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, Andi Saiful Haq (ASH), untuk diperiksa sebagai saksi kasus dugaan
Sikap Tegas Inter Milan soal Tawaran Rp1,8 Triliun Barcelona untuk Lautaro Martinez, Tetap Tolak dan Pertahankan Sang Kapten

Sikap Tegas Inter Milan soal Tawaran Rp1,8 Triliun Barcelona untuk Lautaro Martinez, Tetap Tolak dan Pertahankan Sang Kapten

Barcelona dikabarkan mulai serius mendekati Lautaro Martinez. Kapten Inter Milan itu disebut telah mencapai kesepakatan awal dengan klub asal Catalan tersebut.
Rekam Jejak Akhmad Sodiq Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK, Dosen yang Sering Berprestasi

Rekam Jejak Akhmad Sodiq Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK, Dosen yang Sering Berprestasi

Berikut rekam jejak sosok Akhmad Sodiq, rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto yang apes terjaring OTT Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Rupiah Menguat 54 Poin ke Rp17.694 Per Dolar AS, Didukung BI Rate 5,75 Persen

Rupiah Menguat 54 Poin ke Rp17.694 Per Dolar AS, Didukung BI Rate 5,75 Persen

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada penutupan perdagangan Jumat bergerak menguat 54 poin atau 0,30% menjadi Rp17.694 per dolar AS dibandingkan penutupan
KPK Bongkar Dugaan Pemotongan Upah Pungut di Bapenda Kabupaten Bogor

KPK Bongkar Dugaan Pemotongan Upah Pungut di Bapenda Kabupaten Bogor

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengaku, telah melakukan kegiatan penyelidikan di wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, sejak Kamis (20/8/2026) malam.
Kapolri Resmikan Gedung KSPSI AGN Jatim

Kapolri Resmikan Gedung KSPSI AGN Jatim

Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. resmikan Gedung DPD KSPSI AGN Jawa Timur.

Trending

Doa Ayu Ting-ting untuk Ruben Onsu yang Berulang Tahun di Bulan Agustus, Unggahannya Dibanjiri Doa dari Netizen

Doa Ayu Ting-ting untuk Ruben Onsu yang Berulang Tahun di Bulan Agustus, Unggahannya Dibanjiri Doa dari Netizen

Ucapan manis dan doa dari Ayu Ting-ting untuk Ruben Onsu yang berulang tahun pada Bulan Agustus. Unggahannya dibanjiri doa dari warganet.
Garda Revolusi Iran Siapkan Senjata Lebih Dahsyat Jika Kembali Diserang Amerika

Garda Revolusi Iran Siapkan Senjata Lebih Dahsyat Jika Kembali Diserang Amerika

Jika kembali terjadi permusuhan di kawasan Timur Tengah, Iran telah menyiapkan senjata presisi yang lebih dahsyat, kata juru bicara Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Hossein Mohebi pada Kamis.
5 Fakta Ruben Onsu Ditetapkan sebagai Tersangka Kasus Penipuan dan Penggelapan

5 Fakta Ruben Onsu Ditetapkan sebagai Tersangka Kasus Penipuan dan Penggelapan

Berikut 5 fakta terkait kasus penipuan dan penggelapan dana yang menyeret nama Ruben Onsu sebagai tersangka.
Viral, Aksi Mesum WNA dan 2 Wanita Lokal di Canggu Bali Terekam CCTV Beraksi Tak Senonoh di Depan Rumah Warga

Viral, Aksi Mesum WNA dan 2 Wanita Lokal di Canggu Bali Terekam CCTV Beraksi Tak Senonoh di Depan Rumah Warga

Rekaman kamera CCTV yang memperlihatkan aksi mesum seorang warga negara asing (WNA) bersama dua wanita yang diduga warga lokal di depan rumah warga viral di ...
Maarten Paes Dicadangkan, Fans Ajax Murka Meski Menang di Play-off UEFA Conference League: Ter Stegen Kena Semprot!

Maarten Paes Dicadangkan, Fans Ajax Murka Meski Menang di Play-off UEFA Conference League: Ter Stegen Kena Semprot!

Maarten Paes dicadangkan saat Ajax menang 4-2 atas FC Sion di UEFA Conference League. Meski mengamankan hasil positif, penampilan De Godenzonen mendapat kritik.
Ruben Onsu Resmi Jadi Tersangka Dugaan Penipuan, Pekan Depan Diperiksa!

Ruben Onsu Resmi Jadi Tersangka Dugaan Penipuan, Pekan Depan Diperiksa!

Ruben Onsu kembali menjadi sorotan setelah Polres Metro Jakarta Selatan menaikkan status hukumnya dalam perkara dugaan penipuan dan penggelapan.
Bukan Australia yang Jadi Ancaman Timnas Indonesia, Justru Malaysia Bisa Sulitkan Garuda Muda di Kualifikasi Piala Asia U-20 2027

Bukan Australia yang Jadi Ancaman Timnas Indonesia, Justru Malaysia Bisa Sulitkan Garuda Muda di Kualifikasi Piala Asia U-20 2027

Timnas Indonesia U-20 harus mewaspadai kekuatan Malaysia U-20 di ajang Kualifikasi Piala Asia U-20 2027. Harimau Malaya Muda datang dengan persiapan matang.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT