GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Super League: Pelatih Persebaya Surabaya Buka Peluang Permanenkan Posisi Dejan Tumbas di Bek Kiri

Pelatih Persebaya Surabaya, Eduardo Perez, buka peluang permanenkan posisi Dejan Tumbas di bek kiri.
Kamis, 28 Agustus 2025 - 16:30 WIB
Pemain Persebaya Surabaya, Dejan Tumbas
Sumber :
  • I.League

Jakarta, tvOnenews.com – Pelatih Persebaya Surabaya, Eduardo Perez, buka peluang permanenkan posisi Dejan Tumbas di bek kiri.

Pemain asal Serbia telah memainkan peran di posisi yang tak lazim bersama Persebaya Surabaya pada awal-awal Super League 2025-2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pemain Persebaya Surabaya, Dejan Tumbas
Pemain Persebaya Surabaya, Dejan Tumbas
Sumber :
  • I.League

 

Jika mayoritas pemain asing selalu berhadapan dengan pemain lokal di bek kiri, tapi Dejan Tumbas justru berada di posisi tersebut sebagai peran anyar.

Meski pemain asal Serbia itu ditempatkan sebagai bek kiri Persebaya, namun para lawan cukup kesulitan apalagi Tumbas tipe ngeyel.

Perlu diingat, Tumbas posisi aslinya adalah striker. Tapi, sepertinya bakal mengukuhkan diri menjadi bek kiri musim ini.

Meskipun, dia sendiri bisa bermain di hampir semua posisi yang membuat bingung pandangan tim lawan.

Tumbas direkrut Bajul Ijo pada putaran kedua musim lalu. Mulanya, dia diproyeksikan sebagai winger yang juga dapat dimainkan sebagai striker di Persebaya.

Menilik posisi yang dimainkan, pemain ini menunjukkan sesuatu yang aneh. Pada beberapa pertandingan terakhir musim lalu, Tumbas lebih sering tampil sebagai gelandang bertahan.

Padahal, biasanya ia bermain sebagai winger atau striker. Dia tercatat memainkan 15 pertandingan putaran kedua musim lalu, hanya absen sekali akibat akumulasi kartu.

Menariknya, tercatat sudah dua kali Tumbas mencetak gol, tetapi semuanya dianulir oleh wasit setelah mengecek VAR.

Sejatinya dia tidak bermain buruk, namun sangat disayangkan lantaran Tumbas didatangkan untuk menambah daya serang Persebaya justru harus bermain sebagai bek kiri.

Apalagi, Green Force punya beberapa pemain yang bisa bermain di posisi bek kiri seperti Rachmat Irianto, Alfredo Tata, dan Dimas Wicaksono.

Namun, Eduardo Perez justru membuka opsi untuk mempermanenkan posisi Tumbas di sisi kiri pertahanan Persebaya.

Pelatih Persebaya Surabaya, Eduardo Perez
Pelatih Persebaya Surabaya, Eduardo Perez
Sumber :
  • Persebaya Surabaya

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

"Saya sering mengatakan, Dejan bisa memainkan banyak posisi. Dan bukan hanya Dejan. Banyak pemain juga. Sebagai pelatih, ini kabar yang baik. Karena mereka bisa ditempatkan di posisi manapun, sebab pemain ini bisa bermain sempurna di sana," kata Eduardo Perez.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Akui Terima Ancaman Kematian Gegara Drama Derby d'Italia, Bastoni Langsung Minta Maaf

Akui Terima Ancaman Kematian Gegara Drama Derby d'Italia, Bastoni Langsung Minta Maaf

Bek Inter Milan, Alessandro Bastoni, akhirnya buka suara terkait kontroversi kartu merah Pierre Kalulu dalam Derby d’Italia melawan Juventus akhir pekan lalu.
Fenomena Warga Nunggu Angpao di Petak Sembilan Glodok Warnai Imlek 2026

Fenomena Warga Nunggu Angpao di Petak Sembilan Glodok Warnai Imlek 2026

Puluhan warga dari berbagai usia duduk berjejer di sepanjang Jalan Kemenangan, kawasan Petak Sembilan Pecinan Glodok, Jakarta Barat, Selasa (17/2/2026).
Badan Ideal Setelah Sebulan Berpuasa, Lakukan Satu Hal Ini: Tips dari dr Zaidul Akbar

Badan Ideal Setelah Sebulan Berpuasa, Lakukan Satu Hal Ini: Tips dari dr Zaidul Akbar

Lakukan tips ini agar berat badan jadi ideal setelah sebulan puasa Ramadhan, tips dari dr Zaidul Akbar.
Belajar dari Masa Lalu, Adik Valentino Rossi Sarankan Honda Tak Perlalukan Pembalap seperti Marc Marquez

Belajar dari Masa Lalu, Adik Valentino Rossi Sarankan Honda Tak Perlalukan Pembalap seperti Marc Marquez

Luca Marini menilai ada pelajaran besar yang bisa dipetik Honda HRC Castrol dari era kejayaan bersama Marc Marquez. 
Simak Alasan Pemerintah Menetapkan Ramadhan 2026 pada Kamis 19 Februari

Simak Alasan Pemerintah Menetapkan Ramadhan 2026 pada Kamis 19 Februari

Berikut ini penjelasan, alasan penetapan ramadhan 2026 di Indonesia berbeda antara Muhadi dan NU.
Terbentur Hukum Adat, 6 Korban Inses di Ngada NTT Tak Bisa Kembali Pulang ke Tempat Tinggalnya

Terbentur Hukum Adat, 6 Korban Inses di Ngada NTT Tak Bisa Kembali Pulang ke Tempat Tinggalnya

Kasus kekerasan seksual sedarah (inses) di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur, tengah menjadi sorotan. Pasalnya, penanganan kasus ini menghadapi tantangan
background

Pekan ke-22

Waktu yang ditampilkan adalah WIB

Trending

Jangan Makan 2 Bahan Ini saat Sahur dan Berbuka! dr Zaidul Akbar Sebut Biang Kerok Masalah Kesehatan

Jangan Makan 2 Bahan Ini saat Sahur dan Berbuka! dr Zaidul Akbar Sebut Biang Kerok Masalah Kesehatan

Jangan makan dua bahan ini saat sahur dan berbuka, dr Zaidul Akbar sebut biang kerok masalah kesehatan. Bahan apa saja yang dimaksud?
Comeback-nya Ronaldo Sukses Pecahkan Rekor Baru dalam Sejarah Liga Pro Saudi, Apa Itu?

Comeback-nya Ronaldo Sukses Pecahkan Rekor Baru dalam Sejarah Liga Pro Saudi, Apa Itu?

Berkat gol di laga melawan Al Fateh tersebut, Ronaldo resmi memecahkan rekor terbaru dalam sejarah sepak bola Arab Saudi. Apa itu?
Momen Panas di Terowongan: Luciano Spalletti Jadi 'Penyelamat' Juventus

Momen Panas di Terowongan: Luciano Spalletti Jadi 'Penyelamat' Juventus

Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, tidak termasuk dalam daftar perwakilan klub yang dijatuhi sanksi setelah Derby d’Italia kontra Inter Milan akhir pekan lalu
Ditanya Terkait Perbedaan Awal Puasa Ramadan 1447 H Berbeda, Menag: Jadikanlah Perbedaan Konfigurasi Indah

Ditanya Terkait Perbedaan Awal Puasa Ramadan 1447 H Berbeda, Menag: Jadikanlah Perbedaan Konfigurasi Indah

Pemerintah menetapkan awal puasa atau 1 Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi jatuh pada Kamis (19/2/2026). Namun, sebagian menetapkan awal puasa tidak sama
Terbentur Hukum Adat, 6 Korban Inses di Ngada NTT Tak Bisa Kembali Pulang ke Tempat Tinggalnya

Terbentur Hukum Adat, 6 Korban Inses di Ngada NTT Tak Bisa Kembali Pulang ke Tempat Tinggalnya

Kasus kekerasan seksual sedarah (inses) di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur, tengah menjadi sorotan. Pasalnya, penanganan kasus ini menghadapi tantangan
Kabar Baik untuk Arsenal! Riccardo Calafiori Pulih Jelang Lawan Wolves di Liga Inggris

Kabar Baik untuk Arsenal! Riccardo Calafiori Pulih Jelang Lawan Wolves di Liga Inggris

Bek Arsenal Riccardo Calafiori dipastikan siap tampil menghadapi Wolverhampton Wanderers pada laga lanjutan Liga Inggris, Kamis (19/2/2026)
Jelang Lawan Como, Pulisic Diragukan! Pelatih Milan Allegri Justru Soroti Tajam Inter

Jelang Lawan Como, Pulisic Diragukan! Pelatih Milan Allegri Justru Soroti Tajam Inter

Pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri, mengungkapkan Christian Pulisic masih diragukan tampil saat Rossoneri menghadapi Como dalam lanjutan Liga Italia, Rabu (18/2/2026).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT