News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Lengkap! Dari Pemain, Suporter, Manajemen, Hingga Eks Bomber Persib Kena Sanksi Komite Disiplin PSSI

Dari hasil sidang Komite Disiplin PSSI, Persib Bandung menjadi tim yang paling lengkap terkena sanksi. Dari mulai pemain, suporter, manajemen bahkan hingga eks bomber tak luput dari sanksi Komite Disiplin PSSI. 
Selasa, 7 Oktober 2025 - 00:02 WIB
Lengkap! Dari Pemain, Suporter, Manajemen, Hingga Eks Bomber Persib Kena Sanksi Komite Disiplin PSSI
Sumber :
  • Persib

Jakarta, tvOnenews.com - PSSI mengumumkan hasil sidang Komite Disiplin PSSI pada 25 September 2025. Hasil sidang diumumkan melalui laman resmi PSSI pada Senin (6/10/2025). 

Dari hasil sidang Komite Disiplin PSSI, Persib Bandung menjadi tim yang paling lengkap terkena sanksi. Dari mulai pemain, suporter, manajemen bahkan hingga eks bomber tak luput dari sanksi Komite Disiplin PSSI. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pemain Persib Bandung, Frans Putros mendapatkan sanksi larangan bermain di dua laga Super League 2025-2026 setelah mendapatkan kartu merah langsung di laga Persib kontra Arema FC di Stadion Kanjuruhan, 22 September 2025 lalu. 

Frans Putros terbukti melakukan pelanggaran serius dengan bertindak kasar yaitu melakuukan tekel keras terhadap pemain lawan seta mendapatkan kartu merah langsung. 

Suporter Persib Bandung pun menjadi sumber masalah bagi manajemen Persib karena terbukti menyaksikan laga tandang. Suporter Persib terbukti hadir di dalam pertandingan yang membuat Komite Disiplin PSSI memberikan sanksi sebesar Rp25 juta pada manajemen Persib. 

Tak cukup sampai di sana, eks bomber Persib Bandung, Ezechiel Ndouassel yang kini membela Bekasi City terbukti bersalah ketika membela klubnya melawan Adhyaksa FC Banten, 22 September 2025. 

Ezechiel NDouassel terbukti melakukan pelanggaran serius dengan bertindak kasar menggunakan tubuhnya secara berlebihan terhadap pemain lawan serta mendapatkan kartu merah langsung. 

Terbukti bersalah, Ezechiel NDouassel mendapatkan tambahan sanksi larangan bermain di dua pertandingan dan denda Rp5 juta. 

Bersama Persib Bandung dan Ezechiel NDouassel, Komite Disiplin PSSI turut mengumumkan total 15 hasil sidang baik dari laga Super League maupun Championship. 

Berikut Hasil Sidang Komite Disiplin PSSI 25 September 2025:

1. Bali United FC didenda Rp30 juta karena penonton melempar kemasan air minum ke dalam lapangan pada pertandingan melawan PSIM Yogyakarta, 20 September 2025.

2. PSM Makassar didenda Rp50 juta karena lima pemain mendapatkan kartu kuning pada pertandingan melawan Persija Jakarta, 21 September 2025.

3. Yuran Fernandes Rocha Lopes (PSM Makassar) dijatuhi larangan bermain 4 pertandingan dan denda Rp50 juta karena tidak menjabat tangan perangkat pertandingan saat melawan Persija Jakarta, 21 September 2025.

4. Muhammad Toha (Persita Tangerang) dijatuhi tambahan larangan bermain 1 pertandingan dan denda Rp10 juta karena menghalangi tim lawan mencetak gol dan mendapatkan kartu merah langsung pada pertandingan melawan Persijap Jepara, 21 September 2025.

5. Frans Dhia Jirjis Putros (Persib Bandung) dijatuhi tambahan larangan bermain 2 pertandingan dan denda Rp10 juta karena melakukan tekel keras terhadap pemain lawan dan mendapatkan kartu merah langsung pada pertandingan melawan Arema FC, 22 September 2025.

6. Panitia Pelaksana Pertandingan Arema FC didenda Rp25 juta karena gagal mengantisipasi kehadiran suporter Persib Bandung pada pertandingan melawan Persib Bandung, 22 September 2025.

7. Persib Bandung didenda Rp25 juta karena suporter mereka hadir sebagai suporter tamu pada pertandingan melawan Arema FC, 22 September 2025.

8. PSMS Medan didenda Rp12,5 juta karena suporter mereka hadir sebagai suporter tamu pada pertandingan melawan PSPS Pekanbaru, 20 September 2025.

9. Panitia Pelaksana Pertandingan PSPS Pekanbaru didenda Rp12,5 juta karena gagal mengantisipasi kehadiran suporter PSMS Medan pada pertandingan melawan PSMS Medan, 20 September 2025.

10. Arsyad Yusgiantoro (Persiku Kudus) dijatuhi tambahan larangan bermain 2 pertandingan dan denda Rp5 juta karena memukul pemain lawan dan mendapatkan kartu merah langsung pada pertandingan melawan PSS Sleman, 21 September 2025.

11. Persiku Kudus didenda Rp15 juta karena pelemparan benda-benda ke arah lapangan oleh penonton pada pertandingan melawan PSS Sleman, 21 September 2025.

12. Panitia Pelaksana Pertandingan Persiku Kudus didenda Rp20 juta karena gagal menjaga keamanan, terdapat penonton merusak gerbang stadion dan melakukan tindakan kekerasan terhadap steward pada pertandingan melawan PSS Sleman, 21 September 2025.

13. PSS Sleman didenda Rp12,5 juta karena suporter mereka hadir sebagai suporter tamu pada pertandingan melawan Persiku Kudus, 21 September 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

14. Persiba Balikpapan didenda Rp100 juta karena personel yang tidak memakai ID Card dan tidak terdaftar sebagai ofisial tim memasuki ruang ganti pada pertandingan melawan Persipal FC, 21 September 2025.

15. Ezechiel Ndouasel (FC Bekasi City) dijatuhi tambahan larangan bermain 2 pertandingan dan denda Rp5 juta karena melakukan pelanggaran keras terhadap pemain lawan dan mendapat kartu merah langsung pada pertandingan melawan Adhyaksa FC Banten, 22 September 2025.

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadi Free Agent, Media Korea Beri Julukan Baru Sahabat Megawati Hangestri di Bursa Transfer

Jadi Free Agent, Media Korea Beri Julukan Baru Sahabat Megawati Hangestri di Bursa Transfer

Setter veteran Red Sparks, Yeum Hye-seon, kini resmi berstatus free agent, dan media Korea menyebutnya sebagai “pusat badai” yang akan menjadi sorotan utama.
Jadi Free Agent, Media Korea Beri Julukan Baru Sahabat Megawati Hangestri di Bursa Transfer

Jadi Free Agent, Media Korea Beri Julukan Baru Sahabat Megawati Hangestri di Bursa Transfer

Setter veteran Red Sparks, Yeum Hye-seon, kini resmi berstatus free agent, dan media Korea menyebutnya sebagai “pusat badai” yang akan menjadi sorotan utama.
Harga Minyak Terancam Tertekan, Prabowo Targetkan Indonesia Stop Impor BBM Lewat Program 100 GW

Harga Minyak Terancam Tertekan, Prabowo Targetkan Indonesia Stop Impor BBM Lewat Program 100 GW

Harga minyak berpotensi tertekan seiring target Indonesia stop impor BBM. Prabowo genjot listrik 100 GW dan tutup PLTD demi efisiensi energi.
Nathalie Holscher Buka Lembaran Baru? Kedekatan dengan Kekasih Baru Sudah Go Public

Nathalie Holscher Buka Lembaran Baru? Kedekatan dengan Kekasih Baru Sudah Go Public

Setelah mengakhiri hubungannya dengan Ladislao Camara, akhirnya Nathalie Holscher sudah siap membuka lembaran baru dengan kekasihnya yang baru bernama Aripat
FOKAL 2026: Kolaborasi Akademisi dan Aktivis Menjawab Krisis Lingkungan

FOKAL 2026: Kolaborasi Akademisi dan Aktivis Menjawab Krisis Lingkungan

Indonesia saat ini menghadapi tiga krisis lingkungan yang saling berkaitan, yakni persoalan sampah, pencemaran air, dan perubahan iklim.
Persebaya Dihantam Kabar Buruk Jelang Bertandang ke Markas Persija

Persebaya Dihantam Kabar Buruk Jelang Bertandang ke Markas Persija

Persebaya dibayangi krisis kebugaran jelang lawan Persija di GBK. Bernardo Tavares akui banyak pemain bermasalah, tapi Bajul Ijo tetap optimistis.

Trending

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.
Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Salah satu nama yang akhir-akhir ini santer dikabarkan akan menjadi pemain naturalisasi dan amunisi baru John Herdman di Timnas Indonesia adalah Luke Vickery.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Kondisi Timnas Indonesia yang diprediksi akan tanpa kekuatan penuh di Piala AFF 2026, dinilai oleh media Vietnam sebagai angin segar bagi skuad Kim Sang-sik.
Hector Souto Harus Terima Fakta Pahit Jelang Timnas Futsal Indonesia Hadapi Vietnam di Semifinal Piala AFF 2026

Hector Souto Harus Terima Fakta Pahit Jelang Timnas Futsal Indonesia Hadapi Vietnam di Semifinal Piala AFF 2026

Rekor pertemuan menjadi sorotan utama jelang duel Timnas Futsal Indonesia asuhan Hector Souto kontra Vietnam pada babak semifinal Piala AFF Futsal 2026.
Dedi Mulyadi Tiba-tiba Sampaikan Permohonan Maaf untuk Warga Jawa Barat Usai Ngaku 'Gubernur Sableng'

Dedi Mulyadi Tiba-tiba Sampaikan Permohonan Maaf untuk Warga Jawa Barat Usai Ngaku 'Gubernur Sableng'

Jagat media sosial mendadak dihebohkan dengan pernyataan Kang Dedi Mulyadi (KDM) yang secara terbuka menyampaikan permohonan maaf kepada warga Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT