News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Masih Ingat Saktiawan Sinaga? Striker Gacor Andalan PSMS Medan, Baru Pensiun di Usia 40 Tahun, Sekarang Kabarnya...

Karier Saktiawan Sinaga mendadak naik ketika memperkuat PSMS Medan pada 2004/2005. Selain jadi runner-up Liga Indonesia, di sini juga dia mendapat panggilan ke Timnas Indonesia.
Minggu, 9 November 2025 - 20:07 WIB
Striker PSMS Medan Saktiawan Sinaga (Belakang)
Sumber :
  • ANTARA/Andika Wahyu/hp/08

tvOnenews.com - Penggemar sepak bola Indonesia pada era 2000-an pasti tak asing dengan nama striker asal Sumatera Utara, Saktiawan Sinaga.

Sosoknya yang ikonik dan kerap diidentikkan jika bicara soal striker haus gol milik PSMS Medan membuat Saktiawan Sinaga sulit dilupakan pecinta Liga Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski identik dengan PSMS Medan, nyatanya perjalanan karier Saktiawan Sinaga di Liga Indonesia pernah singgah di beberapa klub besar tanah air.

Mulai dari PSPS Pekanbaru, PSDS Deli Serdang, Persik Kediri, Mitra Kukar, Semen Padang, sampai PSS Sleman pernah diperkuat Saktiawan Sinaga.

Namun, beberapa tahun lalu, Saktiawan Sinaga pernah sampai berurusan dengan pihak berwajib tak lama setelah tanding bersama klubnya, Medan Utama.

Ketika itu, Saktiawan Sinaga menghampiri salah seorang penonton di tribun saat timnya Medan Utama bersua TanjungBalai United pada Kamis, 2 Desember 2021.

Saktiawan Sinaga menendang penonton di tribun Stadion Mini Pancing, Deli Serdang, Sumatera Utara hingga dirinya harus di bawa ke Mapolsek Percut Sei Tuan.

Tak lama setelah kejadian memalukan itu, Saktiawan Sinaga memilih untuk gantung sepatu di usia yang cenderung sudah terlalu tua bagi pesepakbola yaitu 40 tahun.

Lantas, apakah kesibukan Saktiawan Sinaga seusai pensiun dari dunia si kulit bundar?

Profil Saktiawan Sinaga

Saktiawan Sinaga Menendang Penonton di Tribun
Saktiawan Sinaga Menendang Penonton di Tribun
Sumber :
  • @nugikuga

 

Lahir di Medan, Sumatera Utara 19 Februari 1982, Saktiawan Sinaga besar dari kedua orang tua bernama Sudin Sinaga (ayah) dan Sulastri (ibu).

Saktiawan Sinaga kecil yang akrab dengan panggilan Sakti atau Wawan kemudian gabung SSB Generasi dan SSB Sejati Pratama pada 1997 sampai dengan 1999.

Pada tahun 2000, Saktiawan Sinaga direkrut oleh tim muda PSMS Medan. Tak lama di sana, ia merantau ke PSPS Pekanbaru dan pindah ke PSDS Deli Serdang.

PSMS Medan kemudian kepincut dengan mantan pemainnya sampai kemudian Saktiawan Sinaga didatangkan kembali pada musim 2004/2005.

Di PSMS Medan inilah ketenaran didapat Saktiawan Sinaga. Juara Piala Emas Bang Yos tiga kali beruntun sejak 2003-2005 serta runner-up Liga Indonesia 2007/08 ia berikan.

Saktiawan Sinaga bahkan menjadi satu dari sedikit pemain yang sukses mencatatkan lebih dari 100 kali penampilan untuk PSMS Medan selama empat musim.

Aksi memukau di PSMS Medan jugalah yang membuat Saktiawan Sinaga dipanggil pelatih Peter Withe untuk mengisi lini serang Timnas Indonesia di Piala Tiger 2004.

Sinar Saktiawan Sinaga berlanjut saat dia menerima tawaran Persik Kediri pada 2008. Di musim pertamanya, ada kejadian tak terlupakan yang menimpa Sakti.

Dia mendadak tak sadarkan diri ketika sedang bertanding dan langsung di bawa ke rumah sakit. Setelah diperiksa, ia didiagnosis mengidap berbagai penyakit dan kelelahan.

Dilepas Persik Kediri dua tahun setelahnya, karier Saktiawan Sinaga drop. Ada sembilan klub yang dia singgahi dari 11 tahun kariernya usai cabut dari tim Macan Putih.

Semen Padang, Perseru Serui, Mitra Kukar, PSS Sleman, Borneo FC, Celebest FC, Persiwa Wamena, Tiga Naga, dan Medan Utama menjadi saksi karier Saktiawan Sinaga.

Di klub terakhirnya, striker yang akrab dengan nomor 26 ini bersikap kontroversial. Ia menendang seorang penonton di tribun hingga harus diselesaikan oleh pihak berwajib.

Setelah melalui mediasi yang didampingi kepolisian, Saktiawan Sinaga akhirnya meminta maaf secara terbuka kepada korban yang diketahui bernama Reza Sirait.

Di Medan Utama itulah Saktiawan Sinaga memilih untuk tak lagi melanjutkan kariernya sebagai pesepakbola aktif di umurnya yang sudah memasuki 40 tahun pada 2022.

Kabar Terbaru Saktiawan Sinaga

Striker PSMS Medan Saktiawan Sinaga (Belakang)
Striker PSMS Medan Saktiawan Sinaga (Belakang)
Sumber :
  • ANTARA/Andika Wahyu/hp/08

 

Saktiawan Sinaga telah menikah dengan Nadila Soraya Lubis. Pernikahannya itu telah dikarunia dua orang anak bernama Sheva Nazua Sinaga, Deryl Sinaga, dan Shabrina Sinaga.

Punya lisensi kepelatihan A AFC, Saktiawan Sinaga langsung memulai karier manajerialnya dengan menukangi Askot Kota Jambi di tahun yang sama setelah pensiun.

Hanya dalam waktu singkat, Saktiawan Sinaga langsung membawa Askot Kota Jambi juara Piala Gubernur Jambi 2022. Dari sinilah, Sakti mulai ditawari oleh klub yang lebih besar.

Pelatih kepala Tiga Naga dan yang terbaru kontraknya menjadi manajer tim PSMS Medan diputus pada Juli 2025 setelah satu tahun mengabdi untuk tim Ayam Kinantan.

Mengutip dari unggahan Instagram-nya, Saktiawan Sinaga kini tengah aktif mengelola akademi sepak bola bernama Academy Binjai City FC yang fokus di pengembangan usia muda.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, Saktiawan Sinaga juga masih sering membagikan kesehariannya di media sosial seperti bercengkrama dengan sesama mantan pemain sepak bola.

(han)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bukan Piala Asia, John Herdman Singgung Target Nyata Timnas Indonesia dengan Piala AFF Sebagai Batu Loncatan

Bukan Piala Asia, John Herdman Singgung Target Nyata Timnas Indonesia dengan Piala AFF Sebagai Batu Loncatan

John Herdman menyebut turnamen bergengsi Asia Tenggara tersebut hanyalah bagian dari proses panjang untuk mewujudkan ambisi yang jauh lebih besar, yakni membawa Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia 2030.
Hari Anak Nasional 2026, BRI Peduli Hadirkan Kegiatan Edukatif untuk Perkuat Karakter dan Wawasan Siswa Sekolah Dasar

Hari Anak Nasional 2026, BRI Peduli Hadirkan Kegiatan Edukatif untuk Perkuat Karakter dan Wawasan Siswa Sekolah Dasar

Program BRI Peduli Ini Sekolahku merupakan program yang berfokus pada upaya menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman, nyaman, dan layak di sekolah-sekolah.
Mengenal Sakit Saraf Terjepit yang Dialami Hotman Paris, Kenali 5 Gejala Umumnya

Mengenal Sakit Saraf Terjepit yang Dialami Hotman Paris, Kenali 5 Gejala Umumnya

Hotman baru menjalani operasi saraf kejepit di Singapura pada 9 Juli 2026. Dokter, kata dia, bahkan menganjurkan, ia menjalani perawatan inap selama dua pekan
Pertahankan Gelar Juara Piala AFF, Satoru Mochizuki Akui Timnas Indonesia Putri Berkembang Bersama

Pertahankan Gelar Juara Piala AFF, Satoru Mochizuki Akui Timnas Indonesia Putri Berkembang Bersama

Hasil back to back juara Piala AFF ini diakui pelatih asal Jepang ini diakui berasal dari Timnas Indonesia Putri yang berkembang bersama. 
Gelar Evaluasi Kinerja Triwulan II Ditjen Polpum, Kemendagri Perkuat Pengawasan dan Transparansi

Gelar Evaluasi Kinerja Triwulan II Ditjen Polpum, Kemendagri Perkuat Pengawasan dan Transparansi

Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum (Ditjen Polpum) Kemendagri menggelar rapat evaluasi untuk memperkuat pengawasan, transparansi, dan koordinasi.
Polri Imbau Buruh Tak Perlu Demo, Soal Pesangon PHK Bisa Dilaporkan ke Desk Ketenagakerjaan

Polri Imbau Buruh Tak Perlu Demo, Soal Pesangon PHK Bisa Dilaporkan ke Desk Ketenagakerjaan

Polri mengimbau kepada para buruh untuk tidak langsung menyampaikan orasi di jalan, jika perusahaan belum menyalurkan pesangon saat melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

Trending

Viral Oknum Guru PNS Diduga Bawa Murid SD agar Disodomi Suami, Warga Desak Polisi Hukum Pelaku

Viral Oknum Guru PNS Diduga Bawa Murid SD agar Disodomi Suami, Warga Desak Polisi Hukum Pelaku

Sebuah video memperlihatkan seorang oknum guru PNS perempuan diamuk warga di Tanjungbalai viral. Ia diduga menyerahkan murid SD laki-laki agar disodomi suami.
Diduga Tilap Ratusan Juta Hasil Retribusi Pasar, 5 Pegawai Dinas Perdagangan Pacitan Diperiksa Inspektorat

Diduga Tilap Ratusan Juta Hasil Retribusi Pasar, 5 Pegawai Dinas Perdagangan Pacitan Diperiksa Inspektorat

Dugaan korupsi yang berpotensi merugikan keuangan negara senilai ratusan juta rupiah mencuat, setelah Inspektorat Pacitan melaksanakan pemanggilan beberapa orang pegawai Disdagnaker Kabupaten Pacitan.
Ramalan Zodiak 24 Juli 2026: Scorpio Paling Hoki, Aquarius Sadari Peluang

Ramalan Zodiak 24 Juli 2026: Scorpio Paling Hoki, Aquarius Sadari Peluang

Ramalan zodiak keuangan 24 Juli 2026 hadir lengkap dengan angka keberuntungan! Scorpio paling hoki dan Aquarius diminta sadari peluang di Jumat penuh berkah ini
Erick Thohir Apresiasi Keberhasilan Timnas Indonesia Putri Back To Back Juara Piala AFF, Bukti Sepak Bola Putri di Jalur Tepat

Erick Thohir Apresiasi Keberhasilan Timnas Indonesia Putri Back To Back Juara Piala AFF, Bukti Sepak Bola Putri di Jalur Tepat

Erick Thohir menyebut kesuksesan Timnas Indonesia Putri sebagai bukti nyata perkembangan sepak bola putri berada di jalur yang tepat.
Viral Seorang Guru Diduga Tega Melecehkan Murid, Ibu Guru Masih Berseragam Membawa Korban ke Rumah Berujung Diamuk Massa

Viral Seorang Guru Diduga Tega Melecehkan Murid, Ibu Guru Masih Berseragam Membawa Korban ke Rumah Berujung Diamuk Massa

Berita dibuat karena melihat fenomena di media sosial dan masih menunggu respons dari pihak terkait. Video viral terjadi di Kecamatan Teluk Nibung, Tanjungbalai
3 Shio yang Tiba-tiba Dibanjiri Rezeki pada 24 Juli 2026, Siapa Saja?

3 Shio yang Tiba-tiba Dibanjiri Rezeki pada 24 Juli 2026, Siapa Saja?

3 shio yang tiba-tiba dibanjiri rezeki pada 24 Juli 2026 sudah terungkap! Cek ramalan keuangan dan angka hoki 12 shio Jumat besok, siapa yang paling beruntung?
Sudah 4 Tahun Berlalu, Pemilik Tanah Menjerit Dugaan Penggusuran Bangunan di Depok Tak Kunjung Selesai

Sudah 4 Tahun Berlalu, Pemilik Tanah Menjerit Dugaan Penggusuran Bangunan di Depok Tak Kunjung Selesai

Seorang pemilik tanah bernama Charyanto Kartolo menjerit akibat dugaan penggusuran hinga pengrusakan paksa bangunan di tanahnya di Depok pada empat tahun lalu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT