Masih Ingat Robertino Pugliara? Pernah Jadi Bintang Persib dan Persija, Pemain Asal Argentina Itu Kini Justru...
- Instagram @robertino_rp10
Dua tahun lamanya ia mendampingi para pelatih dan pemain asing di sana.
Namun, pada Juli 2025, kabar mengejutkan datang dari akun Instagram pribadinya.
“Terima kasih PSBS Biak, sebuah babak yang berakhir,” tulisnya di @robertino_rp10. Dalam unggahan itu, ia mengumumkan perpisahan dengan klub yang telah memberinya pengalaman baru setelah masa pensiun.
Meski begitu, interaksinya dengan dunia sepak bola Indonesia tidak benar-benar berhenti.
Melalui media sosial, Robertino masih aktif menyapa dan merespons para suporter yang mengenalnya sejak masa-masa emas bersama Persija, Persib, maupun Persebaya.
Di sisi lain, kehidupan pribadinya berjalan damai. Ia hidup bersama sang istri, Cintia Ivonne Conforte, dan dua putri mereka.
Kembali ke Persebaya dengan Peran Baru
- Instagram Robertino Pugliara
Dan kini, cerita Robertino Pugliara berlanjut, bukan lagi sebagai pemain, tetapi sebagai sosok penting di balik pengembangan talenta muda.
Persebaya Surabaya secara resmi memboyong kembali mantan gelandang bernomor punggung 10 itu untuk menduduki jabatan sebagai Direktur Sepak Bola Persebaya Academy.
Persebaya Academy baru saja meluncurkan program Trial Month yang langsung diserbu puluhan peserta muda di Lapangan Thor, Surabaya, pada Kamis (16/10/2025).
Robertino tak bisa menyembunyikan kebahagiaannya bisa kembali ke kota yang memberinya banyak kenangan.
“Saya senang kembali di Surabaya, apalagi di Persebaya. Anak-anak juga terlihat sangat antusias. Kita punya kurikulum untuk semua usia. Yang diajarkan bukan sekadar soal menang, tapi soal belajar dan membentuk karakter,” ungkapnya.
Robertino menegaskan, akademi ini bukan hanya fokus pada hasil di lapangan, tetapi juga pada proses pembelajaran yang menyeluruh. mulai dari teknik dasar, pengambilan keputusan cepat, hingga gaya hidup sehat dan kedisiplinan.
“Kami juga ajarkan gaya hidup sehat nutrisi, kebiasaan baik, tanggung jawab. Ini semua bagian dari membentuk mereka menjadi atlet, bukan sekadar pemain bola,” tambahnya.
Persebaya Academy menjadi bagian dari evolusi besar sistem pembinaan klub kebanggaan Kota Pahlawan itu.
Presiden Persebaya, Azrul Ananda, menuturkan bahwa kehadiran akademi ini merupakan bentuk penguatan piramida pembinaan pemain muda yang kini semakin kokoh dengan dukungan 20 klub anggota aktif dan program Persebaya Future Lab.
Load more