News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Masih Ingat Robertino Pugliara? Pernah Jadi Bintang Persib dan Persija, Pemain Asal Argentina Itu Kini Justru...

Dulu jadi idola Persib, Persija, dan Persebaya, kini Robertino Pugliara justru kembali dengan peran tak terduga! Intip kisah mengejutkan sang bintang Argentina yang kini justru...
Kamis, 13 November 2025 - 04:00 WIB
Robertino Pugliara saat masih membala Persib Bandung dan Persija Jakarta
Sumber :
  • Instagram @robertino_rp10

tvOnenews.com - Nama Robertino Pugliara tentu masih lekat di ingatan para pecinta sepak bola Indonesia, terutama mereka yang mengikuti era keemasan Liga Indonesia di tahun 2000-an.

Sosok playmaker asal Argentina ini dikenal sebagai maestro lapangan tengah yang sempat menjadi idola di beberapa klub besar Tanah Air, mulai dari Persija Jakarta, Persib Bandung, hingga Persebaya Surabaya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak banyak pemain asing yang bisa menorehkan jejak sedalam Robertino.

Bahkan, mungkin hanya Makan Konate yang bisa disandingkan dengannya dalam hal membela tiga tim legendaris Indonesia tersebut.

Eks Persija, Persib, dan Persebaya Robertino Pugliara
Eks Persija, Persib, dan Persebaya Robertino Pugliara
Sumber :
  • Instagram @robertino_rp10 & VIVAnews/Tri Saputro

 

Perjalanan Panjang Sang Playmaker

Lahir di Buenos Aires, Argentina, pada 21 Februari 1984, Robertino Gabriel Pugliara memulai karier profesionalnya di klub besar Argentina, San Lorenzo.

Meski mendapatkan menit bermain, ia memilih mencari petualangan baru bersama Talleres de Cordoba pada musim 2004. Dari sanalah perjalanan panjangnya menuju Indonesia dimulai.

Persija Jakarta menjadi gerbang pertama Robertino menuju panggung sepak bola nasional.

Ia datang dengan reputasi mentereng dan langsung sukses menggantikan peran Lorenzo Cabanas yang hengkang ke Persib Bandung.

Bermain dalam dua periode bersama Macan Kemayoran, 2007 hingga 2009, lalu kembali pada 2011 sampai 2013, Robertino dikenal dengan visi bermain tajam, passing presisi, dan kemampuan mengatur tempo permainan yang elegan.

Setelah itu, kariernya berlanjut ke berbagai klub besar lainnya seperti Persiba Balikpapan, PSM Makassar, Persipura Jayapura, hingga akhirnya Persib Bandung.

Sempat mencoba peruntungan di India bersama FC Pune City, Robertino kembali ke Indonesia dan bergabung dengan Persebaya Surabaya pada musim 2018.

Meski sudah berusia 34 tahun saat itu, penampilannya masih memukau.

Ia menjadi motor serangan Bajul Ijo dengan sentuhan khas pemain Amerika Latin.

Namun, nasib berkata lain. Sebuah tekel keras membuatnya mengalami cedera parah yang memaksanya menepi lama dan akhirnya memutuskan untuk gantung sepatu.

Dari Lapangan ke Pinggir Lapangan

Setelah pensiun, Robertino tak benar-benar meninggalkan dunia sepak bola.

Ia menekuni karier baru sebagai penerjemah di klub PSBS Biak, yang kala itu berlaga di Liga 2 dan kemudian Super League.

Dua tahun lamanya ia mendampingi para pelatih dan pemain asing di sana.

Namun, pada Juli 2025, kabar mengejutkan datang dari akun Instagram pribadinya.

“Terima kasih PSBS Biak, sebuah babak yang berakhir,” tulisnya di @robertino_rp10. Dalam unggahan itu, ia mengumumkan perpisahan dengan klub yang telah memberinya pengalaman baru setelah masa pensiun.

Meski begitu, interaksinya dengan dunia sepak bola Indonesia tidak benar-benar berhenti.

Melalui media sosial, Robertino masih aktif menyapa dan merespons para suporter yang mengenalnya sejak masa-masa emas bersama Persija, Persib, maupun Persebaya.

Di sisi lain, kehidupan pribadinya berjalan damai. Ia hidup bersama sang istri, Cintia Ivonne Conforte, dan dua putri mereka.

Kembali ke Persebaya dengan Peran Baru

Robertino Pugliara
Robertino Pugliara
Sumber :
  • Instagram Robertino Pugliara

 

Dan kini, cerita Robertino Pugliara berlanjut, bukan lagi sebagai pemain, tetapi sebagai sosok penting di balik pengembangan talenta muda. 

Persebaya Surabaya secara resmi memboyong kembali mantan gelandang bernomor punggung 10 itu untuk menduduki jabatan sebagai Direktur Sepak Bola Persebaya Academy.

Persebaya Academy baru saja meluncurkan program Trial Month yang langsung diserbu puluhan peserta muda di Lapangan Thor, Surabaya, pada Kamis (16/10/2025).

Robertino tak bisa menyembunyikan kebahagiaannya bisa kembali ke kota yang memberinya banyak kenangan.

“Saya senang kembali di Surabaya, apalagi di Persebaya. Anak-anak juga terlihat sangat antusias. Kita punya kurikulum untuk semua usia. Yang diajarkan bukan sekadar soal menang, tapi soal belajar dan membentuk karakter,” ungkapnya.

Robertino menegaskan, akademi ini bukan hanya fokus pada hasil di lapangan, tetapi juga pada proses pembelajaran yang menyeluruh. mulai dari teknik dasar, pengambilan keputusan cepat, hingga gaya hidup sehat dan kedisiplinan.

“Kami juga ajarkan gaya hidup sehat nutrisi, kebiasaan baik, tanggung jawab. Ini semua bagian dari membentuk mereka menjadi atlet, bukan sekadar pemain bola,” tambahnya.

Persebaya Academy menjadi bagian dari evolusi besar sistem pembinaan klub kebanggaan Kota Pahlawan itu. 

Presiden Persebaya, Azrul Ananda, menuturkan bahwa kehadiran akademi ini merupakan bentuk penguatan piramida pembinaan pemain muda yang kini semakin kokoh dengan dukungan 20 klub anggota aktif dan program Persebaya Future Lab.

“Dengan adanya Persebaya Academy, piramida pembinaan kita berevolusi dari dua dimensi menjadi tiga dimensi. Akademi, klub anggota, dan Future Lab akan menjadi tiga dinding penting pembentuk piramida pembinaan Persebaya yang kokoh untuk masa depan,” ujar Azrul.

Akademi ini terbuka bagi anak-anak usia 6 hingga 18 tahun, yang terbagi ke dalam lima jenjang pembinaan: Mini (6–8 tahun), Youngster (9–10 tahun), Junior (11–12 tahun), Prospect (13–14 tahun), dan Future (15–18 tahun).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Melalui peran barunya, Robertino kini bukan lagi sang pengatur serangan di tengah lapangan, melainkan arsitek masa depan sepak bola muda Surabaya.

Dari seorang maestro di lapangan hijau, ia kini menjadi guru bagi generasi baru yang mungkin suatu hari akan meneruskan jejaknya di dunia sepak bola Indonesia. (han/tsy)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Nasib Persib di Ujung Tanduk? 2 Tim Ini Diprediksi Bisa Jadi Batu Sandungan untuk Gagalkan Maung Bandung Raih Hattrick Juara

Nasib Persib di Ujung Tanduk? 2 Tim Ini Diprediksi Bisa Jadi Batu Sandungan untuk Gagalkan Maung Bandung Raih Hattrick Juara

Persib mulai tertekan usai dua hasil imbang beruntun. Lima laga sisa jadi penentuan, dengan Bhayangkara FC dan Persija berpotensi menggagalkan ambisi juara.
BPJS Ketenagakerjaan Jalin Kerja Sama Strategis dengan PP Muhammadiyah, Sasar Pekerja Rentan hingga UMKM

BPJS Ketenagakerjaan Jalin Kerja Sama Strategis dengan PP Muhammadiyah, Sasar Pekerja Rentan hingga UMKM

Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Saiful Hidayat, menyebut kerja sama dengan Muhammadiyah ini sebagai langkah penting untuk memperkuat sinergi lintas sektor.
Indonesia Bisa Jadi Tuan Rumah Laga Liga Inggris dan Serie A Sesuai Rencana FIFA Jika Syarat serta Skenario Ini Terpenuhi, Apa Saja?

Indonesia Bisa Jadi Tuan Rumah Laga Liga Inggris dan Serie A Sesuai Rencana FIFA Jika Syarat serta Skenario Ini Terpenuhi, Apa Saja?

FIFA siapkan aturan baru soal laga liga di luar negeri. Indonesia berpeluang jadi tuan rumah, tapi ada syarat berlapis yang wajib dipenuhi terlebih dahulu.
Dugaan Malapraktik di RS Muhammadiyah Medan, DPR Singgung Budaya Elitis Dokter: Jeruk Makan Jeruk Harus Dibongkar

Dugaan Malapraktik di RS Muhammadiyah Medan, DPR Singgung Budaya Elitis Dokter: Jeruk Makan Jeruk Harus Dibongkar

Menyoroti kasus dugaan malapraktik di RS Muhammadiyah Medan, DPR RI justru menyinggung masalah yang lebih dalam, yakni perihal budaya elitis di dunia kedokteran.
Warga Sengon Jombang Dikejutkan Penemuan Mayat Pria Membusuk dalam Rumah

Warga Sengon Jombang Dikejutkan Penemuan Mayat Pria Membusuk dalam Rumah

Warga Desa Sengon, Kecamatan Jombang dibuat geger oleh penemuan jasad seorang pria yang sudah dalam kondisi membusuk di dalam rumahnya, Sabtu (25/4) pagi tadi.
Bung Ropan Mulai Curiga dengan Ambisi John Herdman di Piala AFF 2026, Jangan-jangan Timnas Indonesia Jadi Juara

Bung Ropan Mulai Curiga dengan Ambisi John Herdman di Piala AFF 2026, Jangan-jangan Timnas Indonesia Jadi Juara

Bung Ropan curiga dengan ambisi John Herdman di Piala AFF 2026, jangan-jangan Timnas Indonesia akan jadi juara di Piala AFF 2026 ini karena punya pemain bagus.

Trending

DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi tak mau kalah dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terkait kegiatan pembersihan ikan sapu-sapu.
Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Harta kekayaan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi suka berbagi kepada warga. Permintaan Kang Dedi Mulyadi (KDM) sebelum Gedung Sate jadi lokasi perayaan Persib
Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Penggemar voli Indonesia ramai-ramai ajak alihkan dukungan ke Hillstate setelah Red Sparks tidak memilih Megawati Hangestri untuk isi kuota pemain Asia V-League
FIFA Berencana Beri Lampu Hijau Kompetisi Domestik Digelar di Luar Negeri, Indonesia Berpotensi Jadi Tuan Rumah Laga Liga Inggris dan Serie A

FIFA Berencana Beri Lampu Hijau Kompetisi Domestik Digelar di Luar Negeri, Indonesia Berpotensi Jadi Tuan Rumah Laga Liga Inggris dan Serie A

FIFA siapkan aturan baru izinkan liga main satu laga di luar negeri per musim. Indonesia berpotensi hadirkan laga Liga Inggris hingga Serie A di Tanah Air.
John Herdman Full Senyum dengan Kabar Marselino Ferdinan, Timnas Indonesia Dapat Untungnya

John Herdman Full Senyum dengan Kabar Marselino Ferdinan, Timnas Indonesia Dapat Untungnya

Kabar melegakan datang dari Slovakia untuk pecinta sepak bola tanah air. Gelandang andalan Timnas Indonesia Marselino Ferdinan akhirnya kembali mencicipi atmosf
Megawati Hangestri Batal Reuni dengan Yeum Hye-seon! Red Sparks Umumkan Pemain Kuota Asia untuk V League Musim Depan

Megawati Hangestri Batal Reuni dengan Yeum Hye-seon! Red Sparks Umumkan Pemain Kuota Asia untuk V League Musim Depan

Peluang Megawati Hangestri untuk reuni dengan Yeum Hye-seon di Red Sparks pada V League musim depan sudah tertutup.
Jay Idzes jadi Pengeluaran Terbesar Sassuolo, Klub Serie A Itu Laporkan Merugi 38,7 Juta Euro di 2025

Jay Idzes jadi Pengeluaran Terbesar Sassuolo, Klub Serie A Itu Laporkan Merugi 38,7 Juta Euro di 2025

Tersimpan kisah menarik mengenai keberanian I Neroverdi dalam berinvestasi di bursa transfer, terutama untuk mendatangkan bek andalan Timnas Indonesia Jay Idzes
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT