News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

‎FSMI Beberkan Program Besar: Dari Liga Usia Muda hingga Sertifikasi Wasit Asia 2026 ‎

FSMI menilai kehadiran kompetisi berskala internasional tersebut memberikan banyak pelajaran bagi federasi. Terutama dalam menyiapkan sistem yang lebih terstruktur untuk pembinaan atlet dan perangkat pertandingan.
Minggu, 23 November 2025 - 23:08 WIB
FSMI Gaspol Perluas Ekosistem Minifootball Nasional
Sumber :
  • tvOnenews-Ilham Giovani

‎Jakarta, tvOnenews.com - Federasi Sepak Bola Mini Indonesia (FSMI) memanfaatkan penyelenggaraan Asian Minifootball Champions League (ACL) 2025 sebagai momentum penting untuk memperkuat pembinaan nasional. Ajang yang digelar di Stadion Asiop, Jakarta, pada 17–23 November itu dinilai membuka ruang besar bagi pengembangan pemain muda dan wasit.

‎FSMI menilai kehadiran kompetisi berskala internasional tersebut memberikan banyak pelajaran bagi federasi. Terutama dalam menyiapkan sistem yang lebih terstruktur untuk pembinaan atlet dan perangkat pertandingan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

‎“Kami ingin mempunyai berbagai rencana ke depan, baik untuk youth, untuk anak-anak muda, untuk talenta-talenta muda,” ucap Ketua Umum FSMI, Eric Tuapattinaya pada konferensi pers di Jakarta, Minggu (23/11/2025).

‎Eric menyebut federasi telah memiliki agenda berjenjang untuk pengembangan pemain muda. Ia menegaskan bahwa pembinaan usia dini menjadi fondasi penting untuk membangun tim nasional minifootball yang kuat.

‎FSMI menyiapkan turnamen kelompok usia U-17, U-15, dan U-12 yang berada di bawah kalender Asian Minifootball Confederation. Kompetisi ini disusun sebagai jalur sistematis menuju tim nasional Minifootball Indonesia.

‎Federasi berharap turnamen tersebut menjadi wadah untuk menemukan bakat baru dari berbagai daerah. Selain itu, pembinaan yang berkelanjutan juga diharapkan menciptakan regenerasi yang stabil.

‎Selain pengembangan usia muda, sektor perwasitan turut menjadi perhatian utama FSMI. Eric menjelaskan bahwa pekan lalu federasi telah menggelar pelatihan sertifikasi nasional untuk meningkatkan kapasitas wasit.

Ketua Umum FSMI, Eric Tuapattinaya
Ketua Umum FSMI, Eric Tuapattinaya
Sumber :
  • tvOnenews-Ilham Giovani

 

‎Pelatihan tersebut diikuti 12 wasit dengan instruktur senior dari WMF. Program ini dirancang agar para peserta memahami standar dan aturan pertandingan minifootball secara menyeluruh.

‎“Selama dua hari mereka mendapatkan banyak sekali pengalaman untuk secara lengkap mereka bisa memimpin pertandingan minifootball sesuai dengan aturan,” kata Eric.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

‎Sejumlah peserta pelatihan bahkan mulai diturunkan dalam beberapa laga ACL 2025. Langkah ini dilakukan agar mereka terbiasa menghadapi atmosfer kompetisi internasional.

‎FSMI menargetkan sertifikasi tingkat Asia pada April 2026 sebagai kelanjutan program pengembangan wasit. Target ini dianggap penting demi mengangkat kualitas perangkat pertandingan nasional agar tidak tertinggal.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sudah Dibujuk, tapi Ronaldo Tetap Ogah Main di Laga Al Nassr vs Al Ittihad: Kemarahan Pemain Berlanjut

Sudah Dibujuk, tapi Ronaldo Tetap Ogah Main di Laga Al Nassr vs Al Ittihad: Kemarahan Pemain Berlanjut

Ambisi Al Nassr untuk jadi pemenang di musim ini harus menemui jalan terjal. Sebab, Ronaldo tetap melakukan protes dengan mogok main di laga melawan Al Ittihad.
Bukan Ramon Tanque, Sosok Ini yang Dikorbankan Bojan Hodak Setelah Mendatangkan Sergio Castel ke Persib

Bukan Ramon Tanque, Sosok Ini yang Dikorbankan Bojan Hodak Setelah Mendatangkan Sergio Castel ke Persib

Sergio Castel menjadi pemain asing ke-12 di skuat Persib. Sedangkan untuk liga domestikan, setiap tim hanya bisa mendaftarkan sebelas amunisi impor sesuai dengan regulasi yang dibuat I.League.
Pujian Setinggi Langit Pelatih Jepang untuk Timnas Futsal Indonesia yang Lolos Final Lawan Iran

Pujian Setinggi Langit Pelatih Jepang untuk Timnas Futsal Indonesia yang Lolos Final Lawan Iran

Pelatih Timnas Futsal Jepang Kensuke Takahashi mengakui keunggulan Timnas Futsal Indonesia usai kekalahan 3-5 pada laga semifinal Piala Asia Futsal 2026. Ia ...
Usai Jajal Mobil Baru Ferrari untuk Musim Depan di Barcelona, Lewis Hamilton Makin Optimis Hadapi F1 2026 

Usai Jajal Mobil Baru Ferrari untuk Musim Depan di Barcelona, Lewis Hamilton Makin Optimis Hadapi F1 2026 

Lewis Hamilton mulai menemukan rasa percaya diri bersama Ferrari jelang bergulirnya ajang F1 2026.
Penyebab Utama Doa Sulit Dikabulkan dalam Islam, Bisa Jadi karena Kebiasaan Buruk ini

Penyebab Utama Doa Sulit Dikabulkan dalam Islam, Bisa Jadi karena Kebiasaan Buruk ini

Tanpa disadari kebiasaan buruk ini menyebabkan doa-doa sulit dikabulkan Allah SWT
BRI Prioritas Gelar Intimate Night Bersama The Dudas di Balikpapan, Bentuk Apresiasi ke Nasabah

BRI Prioritas Gelar Intimate Night Bersama The Dudas di Balikpapan, Bentuk Apresiasi ke Nasabah

Intimate Night with The Dudas merupakan bentuk apresiasi eksklusif bagi nasabah BRI Prioritas yang meningkatkan aktivitas perbankan serta pemanfaatan produk unggulan BRI.
background

Pekan ke-20

Waktu yang ditampilkan adalah WIB

Trending

Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Ia ditetapkan sebagai salah satu tersangka utama kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait importasi barang kualitas rendah (KW) yang masuk ke Indonesia tanpa pemeriksaan fisik.
Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Kasus ini bermula ketika PT Blueray Cargo yang dipimpin John Field diduga berupaya agar barang impornya masuk melalui jalur hijau, yakni jalur pengeluaran barang tanpa pemeriksaan fisik.
Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Ia kini menjadi buron, dicekal ke luar negeri, dan diminta segera menyerahkan diri kepada penyidik KPK.
Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Rizal menjabat sebagai Direktur di Bea Cukai pada 2024 hingga Januari 2026. Sebelumnya, dia menduduki posisi sebagai Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Batam.
Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan bermula dari PT Blueray Cargo (BR) menginginkan barang impor KW (tiruan) ilegal tidak dicek saat masuk ke Indonesia.
Jurnalis Italia Puji Kejeniusan Transfer AC Milan Boyong Fullkrug: Datang Senyap dan Langsung Jadi Andalan Allegri

Jurnalis Italia Puji Kejeniusan Transfer AC Milan Boyong Fullkrug: Datang Senyap dan Langsung Jadi Andalan Allegri

Kehadiran Niclas Füllkrug di AC Milan sempat dipandang sebelah mata. Namun, seiring berjalannya waktu, penyerang asal Jerman itu justru sukses membuktikan diri.
KPK Ungkap Deretan Barang Bukti Kasus Impor Bea Cukai Senilai Rp40,5 Miliar, dari Uang Tunai hingga Emas Batangan

KPK Ungkap Deretan Barang Bukti Kasus Impor Bea Cukai Senilai Rp40,5 Miliar, dari Uang Tunai hingga Emas Batangan

KPK menyita uang tunai, valuta asing, jam tangan mewah, hingga emas 5,3 kg senilai Rp40,5 miliar dalam kasus korupsi impor Bea Cukai.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT