Pesta Bola dunia
Selengkapnya
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Masih Ingat Gendut Doni? Striker Legendaris Timnas Indonesia dan Top Skor Piala Tiger 2000, Kini Punya Jabatan Tinggi

Masih ingatkah dengan nama Gendut Doni? Ia merupakan striker legendaris Timnas Indonesia yang pernah menjadi top skor Piala Tiger 2000 di usia yang masih muda.
Rabu, 26 November 2025 - 10:16 WIB
Gendut Doni, pemain legenda Timnas Indonesia yang pernah jadi top skor Piala Tiger 2000
Sumber :
  • Kolase Instagram @gendutdoni22

tvOnenews.com - Pada Piala Tiger 2000, Gendut Doni Christiawan berhasil mengharumkan nama Timnas Indonesia di level Asia Tenggara dengan meraih gelar top skorer.

Padahal kala itu Gendut Doni baru berusia 22 tahun, tetapi sudah bisa menjadi top skor Piala Tiger 2000.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bahkan Piala Tiger 2000 tersebut merupakan turnamen internasional pertama pemain bernomor punggung 22 itu bersama Timnas Indonesia senior.

Harus diakui bahwa Gendut Doni memiliki mental yang begitu besar di ajang Piala Tiger 2000.

Nama harum Gendut Doni tidak hanya tercium di level Timnas Indonesia.

Gendut Doni juga menjadi pemain penting untuk klubnya selama berkarier di Liga Indonesia.

Lantas bagaimana kabar Gendut Doni saat ini?

Ketika pertama kali mendengar nama Gendut Doni, orang-orang tentu akan langsung bertanya-tanya soal nama depan pemain legendaris Timnas Indonesia tersebut.

Rupanya, nama 'Gendut' muncul dari kisah masa lalu sang top skor Piala Tiger 2000 kelahiran Salatiga, 7 Desember 1978.

Ketika masih kecil, Gendut Doni sering mengalami masalah kesehatan.

Kemudian sang kakek menyarankan agar ditambahkan nama 'Gendut' di depan nama lahir.

Saran penambahan nama dari sang kakek pun diwujudkan oleh orang tua Gendut Doni.

Dengan menggunakan nama tersebut, harapannya Gendut Doni bisa tumbuh sebagai anak yang sehat ke depannya.

Ajaibnya, Gendut Doni tak lagi sakit-sakitan setelah mengganti namanya.

Darah sepak bola mengalir deras di nadi Gendut Doni karena sang ayah juga merupakan mantan pemain sepak bola yang kemudian berkarier sebagai pelatih setelah pensiun.

Namun perjuangan Gendut Doni untuk menjadi pemain sepak bola ternyata tak mudah, ia harus melalui jalan yang cukup terjal.

Gendut Doni sempat gagal seleksi 3 kali saat ingin bergabung ke Diklat Salatiga sementara kedua kakaknya sudah berhasil lolos.

Sempat mau memendam mimpinya untuk lolos ke Diklat Salatiga, Gendut Doni akhirnya kembali bersemangat setelah mendengar perkataan kakaknya yang memberikan motivasi.

Gendut Doni memulai perjalanannya di klub profesional dengan menjadi pemain pinjaman PSIS Semarang pada 1998 untuk tampil dalam Liga Champions Asia.

Hanya setahun bersama tim idola sewaktu kecilnya tersebut, Gendut Doni kemudian hijrah ke Persijatim Jakarta yang kala itu dikenal memiliki banyak pemain muda berbakat.

Gendut Doni langsung mencetak banyak gol untuk Persijatim di musim pertamanya dalam kasta tertinggi Liga Indonesia.

Prestasi gemilang Gendut Doni di Persijatim langsung menarik perhatian pelatih Timnas Indonesia sehingga ia dipanggil untuk tampil dalam Piala Tiger 2000.

Gendut Doni sempat dicoret dan merasa putus asa karena saat itu posisinya cukup berat karena harus bersaing dengan striker berbakat lainnya seperti Bambang Pamungkas, Kurniawan, Miro Baldo Bento, hingga Rochy Putiray.

Namun Gendut Doni akhirnya kembali dipanggil untuk membela Timnas Indonesia dalam Piala Tiger 2000 setelah Rochy Putiray dan Bambang Pamungkas tak bisa tampil.

Awalnya sempat pesimis karena hanya akan menjadi pemain cadangan, Gendut Doni justru bisa membuktikan kualitas dirinya dengan mencetak gol di Piala Tiger 2000, termasuk gol penentu kemenangan Timnas Indonesia saat menghadapi Vietnam dalam semifinal.

Gendut Doni berhasil menjadi top skor Piala Tiger 2000 dengan perolehan total 5 gol.

Sayangnya, Gendut Doni gagal membawa pulang gelar juara karena Timnas Indonesia kalah telak 1-4 lawan Thailand di babak final.

Gendut Doni kembali tampil dalam Piala Tiger 2002 namun hanya sempat mencetak 1 gol.

Di level klub, Gendut Doni sempat membela beberapa klub besar.

Setelah dari Persijatim, Gendut Doni bergabung dengan Persija Jakarta dan mempersembahkan gelar juara Liga Indonesia.

Gendut Doni lalu pindah ke Persikota Tangerang pada 2002.

Setelah dua tahun di Tangerang, Gendut Doni pindah ke Persebaya Surabaya dan mempersembahkan gelar juara Liga Indonesia.

Hanya semusim di Persebaya Surabaya, Gendut Doni kemudian pindah ke berbagai klub mulai dari Arema Malang, Persib Bandung, Persitara Jakarta Utara, Pelita Jaya Bandung, Persiba Balikpapan, Persijap Jepara, dan kembali lagi ke Persikota Tangerang untuk pensiun pada 2012.

Setelah pensiun, Gendut Doni mengikut jejak ayahnya untuk berkarier di dunia kepelatihan.

Gendut Doni mencoba keberuntungannya menjadi asisten pelatih Bhayangkara FC.

Gendut Doni juga sempat direkrut Nova Arianto untuk menjadi asisten pelatih Timnas Indonesia U17 yang saat itu sedang mempersiapkan diri jelang Piala Dunia U17 2025.

Sebagai mantan striker Timnas Indonesia, Gendut Doni sering terlibat aktif dalam pengembangan pemain muda, terutama dalam mengasah ketajaman striker.

Ia begitu berambisi untuk turut membantu Timnas Indonesia meraih gelar juara.

Saat ini Gendut Doni dipercaya untuk menjadi Direktur Teknik Binna Banua FC.

(far)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA


Dapatkan berita menarik lainnya dari tvOnenews.com di Google News, Klik di Sini

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadwal Babak 16 Besar Piala Dunia 2026, Laga Kanada vs Maroko Dimulai Tepat Tengah Malam!

Jadwal Babak 16 Besar Piala Dunia 2026, Laga Kanada vs Maroko Dimulai Tepat Tengah Malam!

Pada 5 Juli 2026, para pencinta sepak bola di Indonesia akan dimanjakan oleh dua pertandingan menarik di Piala Dunia 2026. Tim mana saja yang akan tanding esok?
Ramalan Finansial Weton 5 Juli 2026: 5 Weton Dihantam Rezeki Nomplok, tapi 5 Weton Lainnya Malah Zonk!

Ramalan Finansial Weton 5 Juli 2026: 5 Weton Dihantam Rezeki Nomplok, tapi 5 Weton Lainnya Malah Zonk!

Berikut sepuluh weton yang diramal akan mengalami nasib keuangan bak bumi dan langit pada tanggal 5 Juli 2026. Apakah weton Anda termasuk yang beruntung besok?
Drama Korea Vertikal Mulai Naik Daun, Penonton Kini Lebih Suka Konten Singkat?

Drama Korea Vertikal Mulai Naik Daun, Penonton Kini Lebih Suka Konten Singkat?

Jika sebelumnya penonton terbiasa menghabiskan waktu berjam-jam untuk menonton serial panjang, kini format drama vertikal berdurasi singkat mulai mencuri perhatian.
Ramalan Nasib Weton 5 Juli 2026, Besok Neptu Milikmu akan Gacor atau Tidak?

Ramalan Nasib Weton 5 Juli 2026, Besok Neptu Milikmu akan Gacor atau Tidak?

Berikut sepuluh weton yang diprediksi akan mengalami lonjakan energi positif atau justru harus mempertebal pertahanan diri karena sial pada tanggal 5 Juli 2026.
Mengenal Doktrin Baru TNI ‘Perisai Trisula Nusantara’, Jawaban Indonesia Hadapi Perang Modern

Mengenal Doktrin Baru TNI ‘Perisai Trisula Nusantara’, Jawaban Indonesia Hadapi Perang Modern

Pemerintah dan TNI kini mengusung doktrin baru bernama Perisai Trisula Nusantara sebagai upaya menyesuaikan diri dengan pola peperangan modern yang terus berubah.
Piala Dunia 2026 Hari Ini: Australia Akhirnya Pulang Kampung hingga Argentina Gagal Menang Mudah dari Tanjung Verde

Piala Dunia 2026 Hari Ini: Australia Akhirnya Pulang Kampung hingga Argentina Gagal Menang Mudah dari Tanjung Verde

Mulai dari drama adu penalti yang menegangkan hingga kegagalan tim raksasa dunia meraih kemenangan mudah, berikut highlight Piala Dunia 2026 tanggal 4 Juli.

Trending

Mulai 15 Juli 2026, Tarik Tunai Tanpa Kartu di Mandiri Dikenai Biaya

Mulai 15 Juli 2026, Tarik Tunai Tanpa Kartu di Mandiri Dikenai Biaya

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk mulai mengenakan biaya untuk layanan tarik tunai tanpa kartu (cardless withdrawal) melalui aplikasi Livin' by Mandiri.
Piala Dunia 2026: Lionel Messi Kritik Skuad Argentina karena Nyaris Tersingkir oleh Tanjung Verde

Piala Dunia 2026: Lionel Messi Kritik Skuad Argentina karena Nyaris Tersingkir oleh Tanjung Verde

Kapten Timnas Argentina, Lionel Messi, mengaku timnya tampil jauh dari kata sempurna saat menghadapi Tanjung Verde pada babak 32 besar Piala Dunia 2026.
Mengenal Pelatih Baru Timnas Indonesia U-17, Sehebat Apa David Nascimento? Malam Ini jadi Pembuktian Lawan Malaysia U-17

Mengenal Pelatih Baru Timnas Indonesia U-17, Sehebat Apa David Nascimento? Malam Ini jadi Pembuktian Lawan Malaysia U-17

David Nascimento resmi ditunjuk sebagai pelatih kepala baru Timnas Indonesia U-17 guna menggantikan posisi legenda sepak bola tanah air, Kurniawan Dwi Yulianto.
Misteri Mayat Perempuan di Sumur Probolinggo Terungkap, Dua Pelaku Ditangkap

Misteri Mayat Perempuan di Sumur Probolinggo Terungkap, Dua Pelaku Ditangkap

Korban diduga dijerat pada bagian leher kemudian ditelanjangi sebelum jasadnya dibuang ke dalam sumur. Pakaian korban selanjutnya dibakar di lokasi lain untuk menghilangkan barang bukti.
Puluhan Jenama Indonesia Tampil di Singapura, Industri Kreatif Tanah Air Makin Dilirik

Puluhan Jenama Indonesia Tampil di Singapura, Industri Kreatif Tanah Air Makin Dilirik

Puluhan brand lokal Indonesia diboyong ke ajang MASA Singapore 2026 (A Movement Across Time) yang berlangsung pada 2–5 Juli 2026.
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak yang Bercuan Deras di 5 Juli 2026: Leo Panen Dana Ekstra

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak yang Bercuan Deras di 5 Juli 2026: Leo Panen Dana Ekstra

Hari Minggu, 5 Juli 2026, diprediksi membawa energi positif dalam aspek keuangan bagi beberapa zodiak. Siapa saja mereka yang bercuan deras di akhir pekan?
Mengenal Apa itu Tapir, Satwa Purba Dilindungi yang Viral Disembelih dan Dimasak Rica-rica di Mesuji Lampung

Mengenal Apa itu Tapir, Satwa Purba Dilindungi yang Viral Disembelih dan Dimasak Rica-rica di Mesuji Lampung

Intip penjelasan tentang dan ciri-ciri tapir, satwa atau hewan purba dilindungi yang viral akibat sempat berkeliaran dan berakhir disembelih warga di Lampung.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT