Hadapi Persija Jakarta dengan Skuad Pincang, Van Gastel Tantang Kualitas Pemain Cadangan PSIM Yogyakarta
- tvOnenews.com/Ilham Giovani Pratama
PSIM kini menempati posisi keempat dengan 22 poin, hasil dari enam kemenangan, empat kali imbang, dan dua kekalahan. Capaian itu menegaskan bahwa mereka bukan tim promosi biasa, melainkan kuda hitam yang serius.
Selama 12 laga berjalan, Ze Valente selalu tampil sebagai starter dan menjadi motor lini tengah PSIM. Ia tercatat sudah menyumbangkan tiga gol dan satu assist, angka yang sangat besar bagi tim yang baru naik kasta.
Cahya dan Raka juga hampir tak tergantikan dengan 11 penampilan musim ini. Cahya bahkan berhasil mencatat empat cleansheet, sedangkan Raka berkontribusi mengamankan pertahanan sekaligus menorehkan satu gol dan satu assist.
Harlan mungkin baru tampil sekali musim ini, tetapi kehilangan dirinya tetap terasa nyeri. Pasalnya, ia adalah kiper utama PSIM musim lalu dengan 22 penampilan dan 15 di antaranya berakhir tanpa kebobolan.
Posisi lini tengah menjadi PR berikutnya bagi Van Gastel usai absennya Ze. Setidaknya ada empat gelandang yang siap dipertimbangkan, mulai dari Savio Sheva, Ghulam Fatkur, Riyatno Abiyoso, hingga Deri Corfe.
Di sisi pertahanan, PSIM memiliki Rio Hardiawan sebagai opsi kuat menggantikan Raka di posisi bek kanan. Ia sebelumnya sudah bermain penuh saat PSIM menumbangkan Bhayangkara Presisi Lampung FC 1-0 pada laga terakhir.
Sektor kiper menjadi area yang paling krusial bagi PSIM saat ini. Khairul Fikri serta Gilang Ardha menjadi dua nama yang tersisa, tapi keduanya belum pernah bermain musim ini.
Kendati demikian, peluang Khairul lebih terbuka tipis dibanding Gilang. Ia dua kali masuk dalam skuad pertandingan, yakni saat PSIM melawan Malut United dan PSM Makassar.
"Dan sekarang, hari itu datang, hari di mana kami membutuhkan banyak dari mereka untuk mendukung tim. Jadi saya sangat penasaran bagaimana mereka akan tampil," tutup Van Gastel.
(igp/aes)
Load more