Pesta Bola dunia
Selengkapnya
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ingat Aris Indarto? Bek Tangguh yang Pernah Jadi Pilar Kejayaan Persija Jakarta

Profil lengkap Aris Indarto, mantan bek tangguh Persija Jakarta yang turut membawa Macan Kemayoran juara Liga Indonesia 2001.
Sabtu, 6 Desember 2025 - 14:26 WIB
Aris Indarto
Sumber :
  • istimewa

tvOnenews.com - Bagi pendukung Persija Jakarta, nama Aris Indarto bukan sekadar kenangan.

Ia adalah sosok bek tangguh yang pernah menjadi tembok kokoh di lini belakang Macan Kemayoran dan ikut menorehkan sejarah emas klub pada awal era 2000-an.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Aris Indarto lahir di Sragen, 23 Februari 1978. 

Bakat sepak bolanya sudah tampak sejak masa kanak-kanak. Ia mengawali perjalanan di SSB Indonesia Muda (IM) Sragen, kemudian menempuh pembinaan di Diklat Salatiga dan Diklat Ragunan.

Karier profesionalnya dimulai bersama PSB Bogor dan Persikabo Bogor.

Penampilannya yang stabil membuat Persija melirik dan akhirnya memboyongnya ke ibu kota.

Di Persija, Aris langsung menemukan tempatnya sebagai salah satu bek utama dan menjadi partner barisan belakang bersama pemain-pemain tenar seperti Antonio “Toyo” Claudio, Warsidi, Joko Kuspito, Nuralim, hingga Anang Ma’ruf.

Bergabung dengan Persija membawa Aris pada salah satu puncak kariernya.

Ia turut menjadi bagian dari skuad yang mengangkat trofi Liga Indonesia 2001, setelah Persija mengalahkan PSM Makassar 3-2 di laga final.

Aris juga mempunyai kenangan mendalam pada duel fase delapan besar melawan PSM yang digelar di Mattoanging.

Walau tampil dengan sepuluh pemain, Persija tetap mampu mengamankan kemenangan, momen yang menurut Aris mencerminkan mental baja tim saat itu.

Kepercayaan pada Aris makin besar ketika ia diberi tugas mengenakan ban kapten Persija pada periode 2003 sampai 2005. Kepemimpinannya di lapangan sekaligus di ruang ganti membuatnya dihormati rekan setim maupun suporter.

Meski memiliki peran vital, Persija tidak memperpanjang kontraknya.

Aris lalu menerima pinangan Persik Kediri

Keputusan itu membawanya kembali merasakan manisnya gelar juara.

Pada 2006, ia ikut membawa Persik menaklukkan PSIS Semarang 1-0 di final Liga Indonesia yang berlangsung di Stadion Manahan.

Di level internasional, Aris tampil memperkuat Timnas Indonesia pada periode 2000–2005, termasuk ketika Garuda berlaga di Piala Tiger 2004.

Setelah pensiun sebagai pemain, ia sempat bekerja di sebuah balai lelang di Jakarta.

Namun kecintaannya pada sepak bola membuatnya kembali terjun ke dunia pembinaan.

Di Jakarta, ia melatih sejumlah tim usia dini seperti ISA Marzuki Badriawan, SSB Tunas Jakarta, Garuda Muda Billal, Tunas Jaya Jakarta, dan Jakarta 69.

Tak hanya itu, Aris juga membangun SSB Macan Kemayoran dan Baretti Soccer Academy di Sragen, yang berlatih di Stadion Taruna, dua akademi yang ia dirikan demi memunculkan pemain-pemain muda potensial dari daerahnya.

Selama fokus pada pembinaan usia dini, Aris melihat bahwa banyak talenta sebenarnya memiliki potensi besar tetapi gagal berkembang karena kurangnya kompetisi berjenjang, terutama di kategori usia remaja.

Ia juga menyoroti persoalan mentalitas: banyak pemain muda mudah merasa cepat puas atau terjebak dalam star syndrome.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, kemampuan teknis hanya bagian kecil dari bekal menuju level profesional.

Mental kuat, fokus, dan disiplin jauh lebih penting untuk bertahan dalam kerasnya atmosfer sepak bola Indonesia. (tsy)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri perfilman Indonesia mulai memasuki fase baru seiring munculnya teknologi blockchain dan kecerdasan buatan (AI) dalam ekosistem hiburan digital.
Kepribadian Taufik Hidayat Diungkap Polda Jabar, Ingatkan Cerita Mantan Istrinya

Kepribadian Taufik Hidayat Diungkap Polda Jabar, Ingatkan Cerita Mantan Istrinya

Sebelum ini mantan istri Taufik Hidayat menceritakan sifat mantan suami ke KDM. Polda Jabar pun mengungkapkan.
Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Banyak pihak yang sama sekali tidak menyangka bahkan kecewa berat melihat Korea Selatan tampil melempem di babak penyisihan grup Piala Dunia 2026 ini. Mengapa?
PAN Kerap Diplesetkan Partai Artis Nasional, Zulhas Contohkan Eko Patrio dan Uya Kuya yang Punya Talenta Luar Biasa

PAN Kerap Diplesetkan Partai Artis Nasional, Zulhas Contohkan Eko Patrio dan Uya Kuya yang Punya Talenta Luar Biasa

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan, menyinggung soal partainya kerap dikaitkan dengan singkatan Partai Artis Nasional.
Kekeringan Landa Tiga Kabupaten di Jawa Tengah, BNPB Minta Warga Hemat Air

Kekeringan Landa Tiga Kabupaten di Jawa Tengah, BNPB Minta Warga Hemat Air

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bahwa sejumlah wilayah di Jawa Tengah kini mulai merasakan dampak kekeringan akibat masuknya musim kemarau. 
Terungkap Identitas Pelaku Penganiayaan Caddy Golf di Tangerang, Apakah Pejabat Publik? Ini Fakta Sebenarnya

Terungkap Identitas Pelaku Penganiayaan Caddy Golf di Tangerang, Apakah Pejabat Publik? Ini Fakta Sebenarnya

Kasi Humas Polres Metro Tangerang Kota, AKP Iwan Heristiawan mengungkap pelaku penganiayaan terhadap caddy golf bukan pejabat publik, tetapi pekerja wiraswasta.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT