GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Memori Persija Jakarta: Gangga Mudana, 'Si Gondrong' Fighter-nya Lini Tengah Macan Kemayoran, Sekarang Jadi Family Man

Di era Liga Indonesia 2007, Persija Jakarta sempat punya gelandang petarung berambut gondrong yang bernama I Wayan Gangga Mudana. Bagaimana kabarnya sekarang?
Senin, 8 Desember 2025 - 12:29 WIB
Gelandang lawas Persija Jakarta I Wayan Gangga Mudana
Sumber :
  • Instagram @persija

tvOnenews.com - Kalau di Persib Bandung ada Hariono, Persija Jakarta juga punya gelandang petarung dengan ciri khas rambut gondrong yakni Gangga Mudana.

Meski namanya tak sebesar legenda Persija Jakarta lainnya, namun sosok I Wayan Gangga Mudana punya kenangan tersendiri bagi Jakmania.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dua periode Gangga Mudana main untuk Persija Jakarta yakni musim 2007-2009 dan 2011-2012. Tak pelak jika sosoknya kini dirindukan fans Macan Kemayoran.

Sejumlah klub Liga Indonesia pernah diperkuat oleh Gangga Mudana selain Persija Jakarta sebelum akhirnya gantung sepatu pada tahun 2016.

Hampir satu dekade pensiun, Gangga Mudana sudah mapan dengan pekerjaan barunya yaitu melatih anak-anak di sekolah sepak bola (SSB) lokal.

Bahkan jika melihat dari unggahan di media sosialnya, Gangga Mudana merupakan sosok family man, di mana perannya sebagai seorang ayah mampu di mengayomi keluarganya.

Lantas, bagaimana kabar Gangga Mudana sekarang?

Gelandang lawas Persija Jakarta I Wayan Gangga Mudana
Gelandang lawas Persija Jakarta I Wayan Gangga Mudana
Sumber :
  • X @DustinGeinbee

Lahir di Jimbaran, Bali pada 24 April 1981, pemilik nama lengkap I Wayan Gangga Mudana ini justru kebanyakan berkarier di luar Pulau Dewata.

Awalnya, Gangga Mudana tidak pernah benar-benar terpikir untuk serius dalam bidang sepak bola. Ia hanyalah bocah yang suka main si kulit bundar di tepi pantai.

“Enggak kepikiran (jadi pemain bola). Cuma senang aja. Dulu kan ada lapangan bola di tepi pantai. Kepikiran yang cuma ingin jadi orang terkenal saja,” kata Mudana dikutip dari YouTube Bicara Bola.

Bakatnya terpantau oleh pelatih, Gangga Mudana kemudian ikut Piala Hari Olahraga Nasional atau Haornas Bali pada 1995. Di sini, ia berhadapan dengan Bambang Pamungkas yang mewakili Jawa Tengah.

Selesai ikut Haornas, Gangga Mudana berlanjut ke Piala Soeratin U-18 tahun 1996 dan gabung Persekaba Badung sejak 1999 hingga 2004.

Sempat bermain untuk PON Bali, pemain yang berposisi sebagai gelandang bertahan itu pindah ke klub Pulau Dewata lainnya yakni Persegi Gianyar pada 2005.

Sebentar di Persmin Minahasa, klub ibu kota Persija Jakarta meminang Gangga Mudana pada musim 2007. Datang dengan rambut gondrong, ciri khasnya buat Jakmania jatuh cinta.

Apalagi, pria berpostur 175 cm tersebut dikenal sebagai gelandang bertahan tanpa kompromi yang tidak segan-segan memutus aliran serangan lawan.

Di Persija Jakarta, Gangga Mudana bermain di dua periode berbeda yakni pada musim 2007 hingga 2009 lalu kembali lagi ke ibu kota pada 2011 sampai 2012.

Klub-klub lain yang diperkuat Gangga Mudana di antaranya Persela Lamongan, Persisam Samarinda, Gresik United, Persiba Balikpapan, Borneo FC, dan PSS Sleman.

PSS Sleman menjadi klub terakhir bagi Gangga Mudana. Pada 2016 atau ketika memasuki usia 35 tahun, si gondrong putuskan gantung sepatu.

Update Kabar Gangga Mudana 

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Gangga Mudana melakoni pekerjaan yang lumrah dilakukan oleh mantan pesepakbola profesional setelah pensiun yaitu menjadi pelatih sebuah klub.

Ketika datang di siniar Bicara Bola yang dikepalai Akmal Marhali, Gangga Mudana bercerita kalau dirinya kini lagi mengelola SSB di kawasan Badung.

Melansir dari Instagram Gangga Mudana, akademi yang itu bernama SSB Eka Canthi di daerah Kedonganan, Badung. Mereka bahkan sudah tampil di Piala Soeratin U-13.

“SSB-nya sudah jalan lima tahun. Namanya SSB Eka Canthi Kedonganan,“ kata Gangga Mudana.

Di kesempatan yang sama, Gangga Mudana juga mengklarifikasi isu ketika dirinya tidak menghadiri undangan TC Timnas Indonesia jelang SEA Games 2005.

Pada momen 20 tahun lalu itu, Gangga Mudana mengaku tidak percaya diri dan menganggap tak layak dipanggil Timnas Indonesia sehingga ia memilih tak datang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di luar aktivitas sebagai pelatih sepak bola, Gangga Mudana juga dikenal family man. Tak jarang, ia habiskan waktu dengan istrinya yakni Yuli Trisnawati beserta ketiga putranya.

(han)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tradisi Seabad, Tarawih 23 Rakaat di Ponpes Mambaul Hikam Blitar Tuntas dalam Tujuh Menit

Tradisi Seabad, Tarawih 23 Rakaat di Ponpes Mambaul Hikam Blitar Tuntas dalam Tujuh Menit

Pondok Pesantren Mambaul Hikam yang berlokasi di Desa Mantenan, Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar, memiliki tradisi unik dalam pelaksanaan salat tarawih.
Prabowo Tunjuk Purnawirawan TNI Jadi Dirut BPJS Kesehatan, Ini Rekam Jejak hingga LHKPN Prihati Pujowaskito

Prabowo Tunjuk Purnawirawan TNI Jadi Dirut BPJS Kesehatan, Ini Rekam Jejak hingga LHKPN Prihati Pujowaskito

Mayjen TNI dr. Prihati Pujowaskito, Sp.JP (K)., FIHA., M.M.R.S. lahir di Surakarta, Jawa Tengah, pada 29 Maret 1967. Ia merupakan lulusan Sepa PK TNI tahun 1990.
Meski 4 Pemain Abroad Dicoret, Pandit Ini Yakin Timnas Indonesia Tetap Solid di FIFA Series 2026

Meski 4 Pemain Abroad Dicoret, Pandit Ini Yakin Timnas Indonesia Tetap Solid di FIFA Series 2026

Meski kehilangan empat pemain kunci, menurut salah satu pandit, Bung Ropan, Timnas Indonesia di bawah arahan John Herdman akan tetap jadi skuad yang solid.
Kuasa Hukum Sebut AKBP Didik Konsumsi Narkoba Sejak Tahun 2019: Sudah Ketergantungan

Kuasa Hukum Sebut AKBP Didik Konsumsi Narkoba Sejak Tahun 2019: Sudah Ketergantungan

Rofiq Anshari, Kuasa Hukum Eks Kapolres Bima Kota, AKBP Didik Putra Kuncoro mengungkapkan bahwa kliennya telah mengonsumsi narkotika sejak tahun 2019.
KPK Ungkap Alasan Perpanjang Masa Cekal Eks Menteri Agama Gus Yaqut dan Gus Alex Hingga Agustus 2026

KPK Ungkap Alasan Perpanjang Masa Cekal Eks Menteri Agama Gus Yaqut dan Gus Alex Hingga Agustus 2026

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah memperpanjang masa cekal terhadap tersangka kasus korupsi kuota haji, Yaqut Cholil Qoumas dan Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex.
Kronologi Jatuhnya Pesawat Pelita Air di Nunukan, Pilot Meninggal Dunia dan Dibawa ke Rumah Sakit Setempat

Kronologi Jatuhnya Pesawat Pelita Air di Nunukan, Pilot Meninggal Dunia dan Dibawa ke Rumah Sakit Setempat

Jatuhnya sebuah pesawat Pelita Air Service di wilayah Krayan Timur, Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara terjadi pada Kamis, (19/2/2026). Berikut kronologinya
background

Pekan ke-22

Waktu yang ditampilkan adalah WIB

Trending

Jadwal Proliga 2026, Kamis 19 Februari: Ada Big Match Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026, Kamis 19 Februari: Ada Big Match Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026 hari ini, yang akan diramaikan dengan duel seru di sektor putri antara Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata yang akan menjadi pembuka di Seri Bogor.
AFC Banned Persib Bandung Akibat Terjadi Pitch Invasion dan Pelemparan Botol usai Pertandingan Kontra Ratchaburi FC di 16 Besar ACL 2?

AFC Banned Persib Bandung Akibat Terjadi Pitch Invasion dan Pelemparan Botol usai Pertandingan Kontra Ratchaburi FC di 16 Besar ACL 2?

Kericuhan di GBLA usai Persib vs Ratchaburi jadi sorotan AFC. Maung Bandung terancam denda besar hingga sanksi laga tanpa penonton di kompetisi Asia berikutnya.
Emil Audero Bisa Minder? Kiper Eropa 199 Cm Berdarah Surabaya Siap Panaskan Persaingan di Timnas Indonesia

Emil Audero Bisa Minder? Kiper Eropa 199 Cm Berdarah Surabaya Siap Panaskan Persaingan di Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali dihadapkan pada potensi tambahan amunisi baru di bawah mistar. Kiper jangkung Eropa ini bisa bikin Maarten Paes dan Emil Audero minder?
Pantas Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Berbondong-bondong Pindah ke Super League, Bung Harpa Singgung soal Gaji

Pantas Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Berbondong-bondong Pindah ke Super League, Bung Harpa Singgung soal Gaji

Bung Harpa mencoba menelusuri apa penyebab banyaknya pemain naturalisasi yang memutuskan untuk pindah ke Super League. Salah satu yang disorot soal gaji mereka.
3 Hukuman Berat Ini Hantui Persib Bandung, Pengulangan Sanksi Bisa Buat AFC ...

3 Hukuman Berat Ini Hantui Persib Bandung, Pengulangan Sanksi Bisa Buat AFC ...

Meski secara finansial Persib tetap mendapat pemasukan miliaran rupiah dari AFC, ada potensi sanksi yang bisa menghantui dalam sidang Komite Disiplin dan Etik AFC dalam beberapa hari ke depan.
Mauro Zijlstra Mengaku Kaget dengan Gaya Main Liga Indonesia

Mauro Zijlstra Mengaku Kaget dengan Gaya Main Liga Indonesia

Penyerang Timnas Indonesia Mauro Zijlstra mengaku terkejut usai menjalani debut bersama Persija Jakarta di ajang Super League 2025/2026. Ia menilai gaya bermain
Kisah Pilu Punch, Bayi Monyet di Jepang Bawa Boneka Orangutan Gegara Dibuang sang Ibu: Kini Temukan Induk Asuhnya

Kisah Pilu Punch, Bayi Monyet di Jepang Bawa Boneka Orangutan Gegara Dibuang sang Ibu: Kini Temukan Induk Asuhnya

Seekor bayi monyet, Punch selalu membawa boneka orangutan di Kebun Binatang Ichikawa, Jepang. Ia mulai diterima kera lain dan mendapat induk asuhnya viral.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT