Pesta Bola dunia
Selengkapnya
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Masih Ingat Penalti Melenceng Hilton Moreira? Momen Penyebab Laga Persib Bandung Tahun 2008 di Siliwangi Jadi Kacau

Insiden penalti melenceng Hilton Moreira pada laga Persib vs Persija di Stadion Siliwangi tahun 2008 memicu kekacauan besar. Simak kisahnya.
Rabu, 10 Desember 2025 - 10:55 WIB
Masih ingat Hilton Moreira? Begini kisahnya.
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com | Simamaung - VIVA/Dede Idrus

tvOnenews.com - Laga Persib Bandung kontra Persija Jakarta pada 20 Juli 2008 menjadi salah satu pertandingan paling dikenang dalam sejarah rivalitas kedua klub.

Bukan hanya karena tensi panasnya, tetapi juga karena sebuah momen krusial yang melibatkan Hilton Moreira.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penalti yang ia lepaskan, melenceng dari sasaran, dan memicu kekacauan besar di Stadion Siliwangi.

Seperti apa kisahnya? Simak selengkapnya di bawah ini.

Pertandingan Indonesia Super League (ISL) itu berlangsung di Stadion Siliwangi, Bandung.

Persib membuka laga dengan sangat cepat. Belum satu menit, Zaenal Arif sukses menyambar umpan Eka Ramdani usai kesalahan Bambang Pamungkas, membuat Maung Bandung unggul 1-0 dan memantik sorak sorai Bobotoh.

Namun Persija tidak tinggal diam. Sepuluh menit berselang, sundulan Ebanda Herman menyamakan kedudukan menjadi 1-1 setelah memanfaatkan umpan sepak pojok Ismed Sofyan.

Babak pertama pun berakhir dengan keadaan imbang, kendati kedua tim tampil dengan tempo tinggi.

Memasuki babak kedua, Persija tampil lebih efektif.

Tendangan bebas Ismed Sofyan di menit ke-62 menciptakan kemelut di depan gawang Persib.

Bola yang berhasil dipotong Maman Abdurahman jatuh ke kaki Robertino Pugliara, yang langsung mengarahkan bola ke pojok gawang Cecep Supriatna. Macan Kemayoran unggul 2-1.

Petaka untuk Persib bertambah saat menit ke-74, Persija melancarkan serangan balik cepat.

Aliyudin mengirimkan umpan akrobatik kepada Bambang Pamungkas, yang berdiri bebas dan tanpa kesulitan menaklukkan Cecep.

Skor 3-1 membuat stadion terdiam, sementara tekanan kepada Persib semakin besar.

Drama besar terjadi pada menit ke-86. Hilton Moreira memasuki kotak penalti, dijaga ketat Ebanda Herman, dan kemudian terjatuh.

Wasit langsung menunjuk titik putih, memancing protes keras dari pemain Persija.

Hilton yang dilanggar di luar kotak penalti, namun terjatuh di dalam kotak, membuat keputusan wasit semakin kontroversial.

Hilton maju sebagai eksekutor. Ribuan mata Bobotoh menunggu gol yang bisa membuka harapan.

Namun justru sebaliknya, tendangannya melenceng ke sisi kanan gawang Hendro Kartiko.

Stadion Siliwangi langsung meledak.

Lemparan benda mulai menghujani lapangan dan bagian tribun menyala oleh api.

Kerusuhan Besar Tak Terhindarkan

Gagalnya penalti itu menjadi pemicu utama kemarahan penonton.

Berdasarkan laporan arsip media kala itu, suporter mulai merusak pagar pembatas, membakar bagian tribun, dan menyerbu area lapangan.

Kericuhan meluas hingga luar stadion. Pintu masuk tribun timur hancur.

Aparat keamanan kewalahan mengendalikan massa. Momen itu kemudian tercatat sebagai salah satu kerusuhan sepak bola terbesar yang pernah terjadi pada era ISL.

Penalti Kedua

Pertandingan dilanjutkan kembali. Di menit ke-91, Persib mendapat penalti kedua setelah terjadi kekacauan di depan gawang Persija.

Meski pemain Persija kembali memprotes, wasit tetap menunjuk titik putih.

Kali ini, Rafael Bartos mengambil alih eksekusi dan sukses menaklukkan Hendro Kartiko.

Skor menjadi 3-2. Namun gol tersebut tidak mampu mengubah hasil akhir maupun meredam kekacauan yang telanjur pecah.

Penalti Hilton Moreira di Siliwangi bukan sekadar momen gagal memasukkan bola ke gawang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menjadi titik balik dari laga sarat gengsi yang penuh ketegangan, sekaligus simbol betapa panasnya rivalitas Persib–Persija pada masa itu.

Hingga kini, momen itu masih sering dikenang, sebuah penalti yang tidak hanya gagal menjadi gol, tetapi juga menjadi pemantik salah satu kerusuhan paling bersejarah di sepak bola Indonesia. (tsy)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Carlo Ancelotti Ungkap Biang Kerok Timnas Brasil Gagal Menang Lawan Maroko di Piala Dunia 2026

Carlo Ancelotti Ungkap Biang Kerok Timnas Brasil Gagal Menang Lawan Maroko di Piala Dunia 2026

Pelatih Timnas Brasil, Carlo Ancelotti buka suara terkait Selecao gagal menang usai ditahan imbang Maroko pada laga perdana fase Grup C di Piala Dunia 2026, yang berlangsung di New York, Minggu (14/6/2026) pagi WIB.
Ramalan Cinta 12 Zodiak Besok 15 Juni 2026: Virgo Turunkan Standar, Taurus Temukan Ketenangan Hati

Ramalan Cinta 12 Zodiak Besok 15 Juni 2026: Virgo Turunkan Standar, Taurus Temukan Ketenangan Hati

Ramalan cinta 12 zodiak besok, 15 Juni 2026. Simak prediksi asmara lengkap mulai dari Aries hingga Pisces di sini.
Ramalan Cinta 12 Zodiak Besok 15 Juni 2026: Virgo Turunkan Standar, Taurus Temukan Ketenangan Hati

Ramalan Cinta 12 Zodiak Besok 15 Juni 2026: Virgo Turunkan Standar, Taurus Temukan Ketenangan Hati

Ramalan cinta 12 zodiak besok, 15 Juni 2026. Simak prediksi asmara lengkap mulai dari Aries hingga Pisces di sini.
Respons Bijak Dedi Mulyadi saat Hadapi Protes Orang Tua di Tengah Proses SPMB 2026 di Jawa Barat

Respons Bijak Dedi Mulyadi saat Hadapi Protes Orang Tua di Tengah Proses SPMB 2026 di Jawa Barat

Belum lama ini, Gubernur Dedi Mulyadi menyampaikan akan membantu anak kurang mampu yang tidak kebagian sekolah negeri. Hal ini seiring adanya protes orang tua
Jadwal F1 GP Catalunya 2026, Minggu 14 Juni: George Russell Pole Position, Lewis Hamilton Coba Bawa Kembali Kejayaan Ferrari

Jadwal F1 GP Catalunya 2026, Minggu 14 Juni: George Russell Pole Position, Lewis Hamilton Coba Bawa Kembali Kejayaan Ferrari

Jadwal F1 GP Catalunya 2026 hari ini Minggu (14/6/2026), di mana George Russell (Mercedes) raih pole position. Sedangkan Lewis Hamilton mencoba kembali membawa kejayaan Ferrari.
Alasan Expressway Hi-Pass Mendadak Mundur dari Kejuaraan Voli Industri & Bola Voli Profesional Korea 2026, Gara-Gara Hal Ini

Alasan Expressway Hi-Pass Mendadak Mundur dari Kejuaraan Voli Industri & Bola Voli Profesional Korea 2026, Gara-Gara Hal Ini

Menilik alasan Expressway Hi-Pass mendadak mundur di tengah partisipasinya di Kejuaraan Voli Industri & Bola Voli Profesional Korea 2026 yang sedang berlangsung.

Trending

Piala Dunia 2026: Reaksi Tak Terduga Pelatih Maroko Usai Tahan Imbang Brasil 1-1, Sebut Singa Atlas Belum Main Serius

Piala Dunia 2026: Reaksi Tak Terduga Pelatih Maroko Usai Tahan Imbang Brasil 1-1, Sebut Singa Atlas Belum Main Serius

Timnas Maroko membuat kejutan pada laga perdana Grup C Piala Dunia 2026. Singa Atlas menahan Brasil dengan skor 1-1 di Stadion MetLife, Minggu (14/6/2026).
Senjata Andalan Pratama Arhan di Timnas Indonesia Jadi Sorotan di Tengah Piala Dunia 2026

Senjata Andalan Pratama Arhan di Timnas Indonesia Jadi Sorotan di Tengah Piala Dunia 2026

Timnas Indonesia kembali menjadi sorotan media Vietnam. Senjata khas skuad Garuda yang selama ini identik Pratama Arhan dikaitkan dengan momen Piala Dunia.
Gara-gara Kevin Diks, Media Jerman Sampai Beri Pujian untuk Timnas Indonesia

Gara-gara Kevin Diks, Media Jerman Sampai Beri Pujian untuk Timnas Indonesia

Kevin Diks tampil gemilang bersama Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026. Borussia Mönchengladbach sampai memberikan pujian khusus.
Tak Kuat Usai Diduga Alami KDRT, Istri Oknum Dosen di Makassar Kabur ke Padang dan Tempuh Jalur Hukum

Tak Kuat Usai Diduga Alami KDRT, Istri Oknum Dosen di Makassar Kabur ke Padang dan Tempuh Jalur Hukum

Universitas Negeri Makassar (UNM) menyatakan sikap resmi terkait kasus dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang melibatkan salah satu tenaga pengajarnya. 
Piala Dunia 2026: Dramatis Tahan Imbang Swiss 1-1, Pelatih Timnas Qatar Semringah dan Bangga

Piala Dunia 2026: Dramatis Tahan Imbang Swiss 1-1, Pelatih Timnas Qatar Semringah dan Bangga

Timnas Qatar memulai perjalanan di Piala Dunia 2026 dengan hasil membanggakan. Mereka sukses menahan Swiss 1-1 pada laga perdana Grup B, Sabtu (13/06/2026).
Bejat! Ayah di Karawang Diduga Tega Nodai Anak Kandung Berusia 3 Tahun

Bejat! Ayah di Karawang Diduga Tega Nodai Anak Kandung Berusia 3 Tahun

Pria di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, kini harus berurusan dengan hukum setelah diduga melakukan tindakan asusila terhadap anak kandungnya sendiri yang masih berusia tiga tahun. 
Hadir Sebagai Ahli Kemenkum, Pakar Tegaskan Kewenangan Negara pada Perkara PLK

Hadir Sebagai Ahli Kemenkum, Pakar Tegaskan Kewenangan Negara pada Perkara PLK

Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) kembali menggelar sidang gugatan Sengketa Tata Usaha Negara Perkumpulan Lyceum Kristen (PLK) terhadap Ditjen AHU Kemenkum RI dengan nomor Perkara Nomor 435/G/2025/PTUN.JKT.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT