News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Yance Sayuri Kena Serangan Rasis, Malut United: Persib Tim Besar, Tapi Perilaku Pendukungnya Kerdil!

Manajemen Malut United FC melontarkan kecaman keras terhadap aksi komentar kebencian dan rasisme yang menyerang pemain mereka, Yance Sayuri, melalui media sosial.
Selasa, 16 Desember 2025 - 17:34 WIB
Pemain Timnas Indonesia, Yance Sayuri
Sumber :
  • tvOnenews.com - Taufik Hidayat

Jakarta, tvOnenews.com - Manajemen Malut United FC melontarkan kecaman keras terhadap aksi komentar kebencian dan rasisme yang menyerang pemain mereka, Yance Sayuri, melalui media sosial. Serangan tersebut mencuat setelah Malut United menaklukkan Persib Bandung dengan skor 2-0 pada lanjutan Super League yang digelar 14 Desember lalu.

Pihak klub menilai tindakan itu mencederai nilai sportivitas dan kemanusiaan dalam sepak bola nasional. Manajemen menegaskan bahwa kemenangan di lapangan tidak seharusnya dibalas dengan ujaran kebencian yang bernuansa rasial.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Serangan tersebut diduga dilakukan oleh oknum pendukung Persib Bandung usai laga Malut United kontra Persib, ini sangat disesalkan," kata Wakil Manajer Malut United Asghar Saleh.

Asghar menilai tindakan tersebut tidak hanya merugikan pemain, tetapi juga mencoreng citra sepak bola Indonesia secara keseluruhan. Ia menyebut rasisme tidak boleh mendapat ruang dalam kompetisi profesional mana pun.

Yance Sayuri dan Thom Haye
Yance Sayuri dan Thom Haye
Sumber :
  • Instagram @yansayuri11

Manajemen Malut United pun mendesak pihak suporter Persib Bandung, khususnya Bobotoh, agar mengambil langkah tegas untuk mengendalikan perilaku oknum yang kerap bertindak di luar batas. Menurut Asghar, tanggung jawab moral suporter sangat dibutuhkan untuk menjaga iklim sepak bola yang sehat.

"Kami minta koordinator Bobotoh untuk menertibkan oknum pendukung seperti ini," kata Asghar Saleh.

Ia menambahkan bahwa tindakan rasis bukan hanya menyakiti individu, tetapi juga melukai persatuan di tengah masyarakat yang beragam. Asghar menilai Persib sebagai klub besar seharusnya didukung oleh suporter yang dewasa dan beretika.

"Kita kecam ini. Persib adalah tim besar, tapi perilaku pendukung seperti ini sangat kerdil. Serangan rasis terhadap Yance dan juga Yakob Sayuri sudah berulang kali terjadi," kata mantan wartawan senior tersebut.

Lebih lanjut, Asghar turut mempertanyakan peran federasi sepak bola Indonesia yang dinilainya belum menunjukkan sikap tegas. Ia menyebut laporan terkait kasus serupa sebelumnya telah disampaikan kepada aparat penegak hukum.

"Sudah kami laporkan ke polisi, tapi sampai sekarang federasi terkesan diam. Tidak ada tindakan apa pun," ujar Asghar.

Kasus ini bermula dari insiden dalam pertandingan saat Yance Sayuri terlibat kontak dengan kapten Persib Bandung, Marc Klok. Pelanggaran yang terjadi pada menit ke-38 memicu emosi Yance dan berujung pada reaksi spontan di lapangan.

Usai pertandingan, akun media sosial Yance Sayuri justru dibanjiri komentar bernada rasis yang dinilai sangat tidak pantas. Manajemen Malut United berharap federasi, operator liga, dan komunitas suporter bersatu memerangi rasisme agar tidak terus berulang.

Dukungan penolakan rasisme juga datang dari legenda sepak bola nasional, Boaz Salossa. Ia mengajak seluruh elemen sepak bola Indonesia untuk berdiri bersama melawan segala bentuk diskriminasi.

"Saya mengajak mari seluruh pemain, suporter dan untuk kemanusiaan, kita tolak rasisme dalam sepak bola," kata mantan kapten timnas Indonesia tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Senada dengan Boaz, mantan penyerang timnas Rahmat Rivai menilai kasus rasisme terhadap Yakob dan Yance Sayuri merupakan persoalan serius. Ia mendesak federasi agar tidak hanya melakukan kampanye simbolik, tetapi bertindak nyata.

"Sebagai mantan pemain sepak bola, mengecam dan menantang seluruh bentuk rasisme, apalagi komitmen dari federasi agar bertindak tegas kepada oknum-oknum penebar rasisme, mari menjaga semangat toleransi dalam dunia sepak bola," ujarnya. (ant/fan)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sosok Petinggi Baru AC Milan Perlahan Terungkap, Eks Bos Leverkusen Jadi Kandidat Kuat

Sosok Petinggi Baru AC Milan Perlahan Terungkap, Eks Bos Leverkusen Jadi Kandidat Kuat

AC Milan kembali membuka peluang memperkuat struktur manajemen klub. Gerry Cardinale disebut menginginkan sosok berpengalaman untuk membantu Ruben Amorim.
Tim Ekspedisi Patriot Ajari Warga Papua Barat Olah Biji Pala Jadi Hand Sanitizer Alami, Nilai Ekonominya Meningkat

Tim Ekspedisi Patriot Ajari Warga Papua Barat Olah Biji Pala Jadi Hand Sanitizer Alami, Nilai Ekonominya Meningkat

TEP UI melatih warga transmigrasi Werianggi-Werabur, Papua Barat, mengolah biji pala menjadi hand sanitizer. Inovasi ini diharapkan membuka peluang usaha dan nilai tambah.
Ratifikasi Perjanjian Makkah Akan Selesai pada Oktober

Ratifikasi Perjanjian Makkah Akan Selesai pada Oktober

Perjanjian Pertahanan Bersama Makkah dengan Arab Saudi, Turki dan Pakistan, ratifikasi paling cepat pada Oktober mendatang, tetapi tanggal pasti belum ditetapkan, kata seorang sumber di pemerintahan Turki.
Reaksi Manchester City setelah Dikabarkan Bersalah atas 114 dari 115 Dakwaan

Reaksi Manchester City setelah Dikabarkan Bersalah atas 114 dari 115 Dakwaan

Manchester City dikabarkan terbukti bersalah atas 114 dari 115 dakwaan pelanggaran finansial Liga Premier. Klub menegaskan proses hukum masih berlangsung.
AC Milan Masih Cari Direktur Baru, 4 Nama Termasuk Eks Inter Jadi Incaran Serius Gerry Cardinale

AC Milan Masih Cari Direktur Baru, 4 Nama Termasuk Eks Inter Jadi Incaran Serius Gerry Cardinale

AC Milan kembali mencari sosok baru untuk mengisi posisi direktur olahraga. Gerry Cardinale ingin menghadirkan figur berpengalaman untuk membantu Ruben Amorim.
Pengakuan Mencengangkan Megawati Hangestri soal Hyundai Hillstate: Awalnya...

Pengakuan Mencengangkan Megawati Hangestri soal Hyundai Hillstate: Awalnya...

Pevoli andalan Indonesia Megawati Hangestri Pertiwi membeberkan fakta mengejutkan terkait perjalanan kariernya. Siapa sangka, opposite spiker Suwon Hyundai Hill

Trending

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Sikap ini bukan ditujukan untuk memperpanjang perbedaan, apalagi mengambil posisi untuk salah satu pihak. Justru sebaliknya,
Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli dan Megawati Hangestri. Berikut rangkuman artikelnya.
Mengenal Kim Hee-jin, Pevoli Senior Hyundai Hillstate yang Beri Wejangan untuk Megawati Hangestri Jelang Debut

Mengenal Kim Hee-jin, Pevoli Senior Hyundai Hillstate yang Beri Wejangan untuk Megawati Hangestri Jelang Debut

Nama Kim Hee-jin menjadi salah satu sosok senior Megawati Hangestri dalam skuad Hyundai Hillstate. Pevoli Korea itu beri wejangan untuk Megatron jelang debut.
Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, turut menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Berikut jejak kasus Indra Kesuma alias Indra Kenz, mulai dari dilaporkan 8 korban ke polisi atas kasus investasi bodong aplikasi Binomo hingga bebas bersyarat.
Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri akan membuka lembaran baru bersama Hyundai Hillstate pada gelaran Liga Voli Korea 2026/2027.
Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Media sosial dan pemberitaan diramaikan dengan kabar meninggal dunianya tokoh publik, Guruh Soekarnoputra. Berikut fakta-fakta kondisi almarhum sebelum wafat
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT