News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Persebaya di Persimpangan, Pilih Pelatih asal Meksiko atau Serbia?

Hingga memasuki pekan ke-14, kursi pelatih kepala Bajul Ijo masih kosong, memunculkan spekulasi terkait dua nama asing yang kini mencuat, yakni Benjamin Mora dan Dragan Djukanovic
Selasa, 16 Desember 2025 - 21:51 WIB
Kolase foto Benjamin Mora - logo Persebaya - Dragan Djukanovic
Sumber :
  • Benjamin Mora - logo Persebaya - Dok. Dragan Djukanovic

Jakarta, tvOnenews.com — Persebaya Surabaya berada di persimpangan penting dalam menentukan arah tim untuk sisa musim Super League 2025–2026.

Hingga memasuki pekan ke-14, kursi pelatih kepala Bajul Ijo masih kosong, memunculkan spekulasi terkait dua nama asing yang kini mencuat, yakni Benjamin Mora asal Meksiko dan Dragan Djukanovic dari Serbia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Situasi tersebut membuat manajemen Persebaya berpacu dengan waktu.

Pelatih Sementara Persebaya Uston Nawawi
Pelatih Sementara Persebaya Uston Nawawi
Sumber :
  • Media Persebaya

Hingga pertengahan Desember 2025, tim kebanggaan Kota Pahlawan masih ditangani pelatih interim Uston Nawawi dan tertahan di posisi ke-9 klasemen sementara dengan raihan 18 poin.

Posisi ini dinilai belum sejalan dengan ambisi klub yang menargetkan persaingan di papan atas.

Urgensi penunjukan pelatih kepala semakin terasa setelah manajemen resmi mengakhiri kerja sama dengan Eduardo Perez pada 22 November 2025.

Berdasarkan regulasi liga, klub wajib melaporkan pemutusan kontrak maksimal tiga hari setelah keputusan diambil dan mendaftarkan pelatih baru paling lambat 30 hari berikutnya.

Dengan demikian, batas akhir pendaftaran pelatih kepala Persebaya jatuh pada Kamis, 25 Desember 2025.

Jika melewati tenggat waktu tersebut, Persebaya terancam sanksi finansial berupa denda yang nilainya bisa mencapai ratusan juta rupiah dan berpotensi terus bertambah setiap periode 30 hari.

Benjamin Mora
Benjamin Mora
Sumber :
  • Instagram

Padatnya agenda pertandingan di bulan Desember turut mempertegas kebutuhan tersebut. Persebaya dijadwalkan menjamu Borneo FC pada 20 Desember dan Persijap Jepara pada 28 Desember 2025.

Idealnya, pelatih kepala anyar sudah mendampingi tim sebelum laga kontra Persijap agar proses adaptasi berjalan optimal.

Di tengah tekanan itu, nama Benjamin Mora kembali mengemuka. Mantan pelatih Johor Darul Takzim (JDT) tersebut dikabarkan telah didekati serius oleh manajemen Persebaya pada 9 Desember 2025. Pelatih asal Tijuana, Meksiko, itu dikenal sebagai salah satu figur paling sukses dalam sejarah JDT.

Selama menukangi klub raksasa Malaysia tersebut, Mora mempersembahkan sembilan trofi, terdiri dari empat gelar Malaysian League, empat Malaysian Super Cup, dan satu Malaysia Cup.

Ia juga mencatatkan sejarah dengan membawa JDT lolos ke babak 16 besar Liga Champions Asia (AFC) untuk pertama kalinya.

Rekam jejak tersebut membuat Benjamin Mora kerap disebut sebagai pelatih paling berpengaruh di era modern JDT.

Pengalamannya menangani klub dengan tuntutan juara dinilai sejalan dengan karakter Persebaya sebagai tim besar dengan basis suporter fanatik.

Selain JDT, Mora juga pernah menangani Atlas FC dan York United FC. Saat ini, ia diketahui masih berstatus sebagai pelatih kepala Querétaro FC sejak Desember 2024.

Namanya pun bukan asing bagi publik sepak bola Indonesia, lantaran sempat dikaitkan dengan Persib Bandung.

Jika berhasil didatangkan, Persebaya berpotensi memiliki pelatih berlevel Asia yang terbiasa membangun permainan disiplin, solid, dan konsisten—fondasi yang sangat dibutuhkan Bajul Ijo untuk bangkit di putaran kedua.

Namun, Benjamin Mora bukan satu-satunya opsi. Pesona dan nama besar Persebaya juga berhasil menarik minat pelatih asal Serbia, Dragan Djukanovic.

Eks Pelatih PSIS, Dragan Dukanovic
Eks Pelatih PSIS, Dragan Dukanovic
Sumber :
  • Doc.Dragan Dukanovic

Juru taktik berlisensi UEFA Pro itu secara terbuka menyatakan kesiapannya untuk kembali ke Indonesia demi menangani Bajul Ijo.

Dalam wawancara eksklusif bersama tvOnenews.com, Dragan menyebut Persebaya sebagai klub besar yang seharusnya berada di posisi lebih baik.

“Persebaya sudah lama memiliki masalah, padahal ini adalah klub yang sangat besar dan pantas mendapatkan yang lebih baik, begitu juga dengan para penggemarnya yang fenomenal,” ujar Dragan.

Mantan pelatih PSIS Semarang dan Borneo FC tersebut mengaku masih memiliki ambisi yang belum tuntas di Indonesia.

“Saya melihat ke depan, tentu saja selalu ada opsi, tetapi sejujurnya saya ingin bekerja di Indonesia lagi dan menangani klub dengan target tertinggi,” tegasnya.

Saat ini, Dragan masih melatih Maziya S&RC di Liga Maladewa. Namun, ia menilai tantangan di sana tidak sebanding dengan atmosfer sepak bola Indonesia.

“Perbandingan dengan Indonesia tidak bisa dilakukan karena sepak bola di Indonesia adalah jalan hidup, sementara di sana lebih sebagai hiburan,” ungkapnya.

Pengalaman Dragan juga terbilang mentereng. Ia pernah membawa Sheikh Russell dari Bangladesh mencetak sejarah di AFC Cup, menjadi finalis Piala Montenegro bersama Lovćen FC, hingga menembus perempat final UEFA Intertoto Cup bersama OFK Belgrade.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan dua kandidat berpengalaman dari latar belakang berbeda, kini keputusan sepenuhnya berada di tangan manajemen Persebaya.

Apakah Bajul Ijo akan memilih sentuhan taktik modern ala Meksiko atau pengalaman Eropa dari Serbia untuk membangkitkan performa tim di sisa musim?

Klasemen
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Akui Setiap Bangun Tidur Selalu Mimpikan Timnas Indonesia Lolos ke Piala Dunia

John Herdman Akui Setiap Bangun Tidur Selalu Mimpikan Timnas Indonesia Lolos ke Piala Dunia

Pelatih anyar Timnas Indonesia, John Herdman, langsung mengirimkan sinyal besar kepada publik Tanah Air
Dari Jay Idzes hingga Mauro Zijlstra, Para Pemain Timnas Indonesia Berbondong-bondong Sambut John Herdman

Dari Jay Idzes hingga Mauro Zijlstra, Para Pemain Timnas Indonesia Berbondong-bondong Sambut John Herdman

Para pemain Timnas Indonesia berbondong-bondong menyambut John Herdman. Ada Jay Idzes hingga Mauro Zijlstra yang menyampaikan pesan.
Polda Metro Limpahkan Berkas Roy Suryo Cs ke Kejaksaan Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu

Polda Metro Limpahkan Berkas Roy Suryo Cs ke Kejaksaan Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imanuddin mengungkapkan, dalam perkara ini pihaknya melimpahkan tiga tersangka.
Profil Van Basty Sousa, Pemain Persija yang Viral Usai Acungkan Jari Tengah ke Tribun Persib, Ternyata Sudah Dikenal Garang di Brasil

Profil Van Basty Sousa, Pemain Persija yang Viral Usai Acungkan Jari Tengah ke Tribun Persib, Ternyata Sudah Dikenal Garang di Brasil

Gelandang Persija Jakarta, Van Basty Sousa, menjadi sorotan setelah terekam mengacungkan jari tengah ke arah suporter Persib Bandung dalam laga El Clasico.
Bruno Fernandes Mendadak Sindir INEOS, Manchester United Sampai Harus Turun Tangan: Fans Sebaiknya Diam Saja

Bruno Fernandes Mendadak Sindir INEOS, Manchester United Sampai Harus Turun Tangan: Fans Sebaiknya Diam Saja

Akun X Bruno Fernandes mendadak menyindir INEOS usai MU kalah di Piala FA. Manchester United turun tangan dan meminta fans tidak bereaksi.
KPK Geledah Kantor Ditjen Pajak, Usut Korupsi Pengurangan Pajak

KPK Geledah Kantor Ditjen Pajak, Usut Korupsi Pengurangan Pajak

Setyo mengatakan, penggeledahan tersebut terkait dugaan suap pemeriksaan pajak di lingkungan Kantor Pelayanan Pajak Madya Jakarta Utara pada DJP Kemenkeu periode 2021-2026.
background

Pekan ke-18

Waktu yang ditampilkan adalah WIB

Trending

Kekayaan Timothy Ronald Disorot Usai Terseret Dugaan Penipuan, Ini Sumber Pundi-Pundi Sang Raja Kripto

Kekayaan Timothy Ronald Disorot Usai Terseret Dugaan Penipuan, Ini Sumber Pundi-Pundi Sang Raja Kripto

Kekayaan Timothy Ronald disorot usai terseret dugaan penipuan trading kripto. Ini sumber pundi-pundi Raja Kripto Indonesia.
Xabi Alonso Masuk Bursa Pelatih Manchester United usai Didepak Real Madrid? Media Inggris Beberkan Peluangnya

Xabi Alonso Masuk Bursa Pelatih Manchester United usai Didepak Real Madrid? Media Inggris Beberkan Peluangnya

Media Inggris membahas kemungkinan Manchester United mengejar Xabi Alonso sebagai pelatih baru. Sang juru taktik asal Spanyol baru saja berpisah dengan Real Madrid.
Peluang Tembus 58%, Striker Kroasia Eks Liga Korea Ini Selangkah Lagi ke Persib Bandung?

Peluang Tembus 58%, Striker Kroasia Eks Liga Korea Ini Selangkah Lagi ke Persib Bandung?

Rumor kedatangan pemain anyar kembali membuat Persib jadi sorotan jelang dibukanya bursa transfer. Nama Marko Dugandzic kini jadi sorotan penuh bobotoh.
Jadwal Lengkap Proliga 2026 usai Seri Pontianak: Pindah ke Medan, Diwarnai Big Match Jakarta Bhayangkara Presisi vs LavAni

Jadwal Lengkap Proliga 2026 usai Seri Pontianak: Pindah ke Medan, Diwarnai Big Match Jakarta Bhayangkara Presisi vs LavAni

Jadwal lengkap Proliga 2026 usai seri Pontianak, para pemain kembali berjuang di seri Medan yang juga diramaikan dengan big match antara Jakarta Bhayangkara Presisi vs LavAni.
3 Pemain Persib Bandung yang Pernah Berseragam Ajax Amsterdam, Gaston Avila akan Menyusul?

3 Pemain Persib Bandung yang Pernah Berseragam Ajax Amsterdam, Gaston Avila akan Menyusul?

Gaston Avila segera menyusul? Beberapa nama-nama tenar ini ternyata pernah berseragam Ajax Amsterdam sebelum akhirnya menjadi andalan bersama Persib Bandung.
Kasus Dugaan Penipuan Kripto Seret Nama Timothy Ronald, Ini Penjelasan Lengkap soal Koin Manta Network

Kasus Dugaan Penipuan Kripto Seret Nama Timothy Ronald, Ini Penjelasan Lengkap soal Koin Manta Network

Kasus dugaan penipuan kripto menyeret nama Timothy Ronald. Korban rugi Rp3 miliar usai beli koin Manta Network. Ini penjelasan MANTA.
Bongkar Rahasia Pilkada Murah, PDIP Usulkan E-Voting dan Hapus 'Mahar Politik'

Bongkar Rahasia Pilkada Murah, PDIP Usulkan E-Voting dan Hapus 'Mahar Politik'

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menyuarakan sikap politiknya untuk tetap mempertahankan sistem pemilihan kepala daerah (Pilkada) secara langsung.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT