News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Masih Ingat Amarzukih? Eks Gelandang Persija yang Ungkap Alasan Macan Kemayoran Cocok Bergaya Brasil

Masih ingat Amarzukih? Eks gelandang Persija Jakarta ini mengungkap alasan Macan Kemayoran dinilai cocok menggunakan gaya permainan Brasil.
Rabu, 17 Desember 2025 - 13:16 WIB
Amarzukih saat di Persija Jakarta
Sumber :
  • X/Persija Jakarta

tvOnenews.com - Nama Ahmad Amarzukih mungkin tak selalu berada di barisan terdepan ikon Persija Jakarta, namun bagi The Jakmania, sosoknya tetap memiliki tempat tersendiri dalam sejarah Macan Kemayoran. 

Gelandang pekerja keras asal Jakarta ini pernah menjadi bagian penting lini tengah Persija dalam rentang waktu yang cukup panjang, sekaligus dikenal sebagai pemain dengan dedikasi dan karakter kuat di atas lapangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Amarzukih lahir di Jakarta pada 21 Juni 1984. Karier profesionalnya dimulai bersama Persitara Jakarta Utara pada pertengahan 2000-an.

Bersama klub tersebut, ia menghabiskan masa-masa penting awal kariernya dan turut mencicipi kerasnya persaingan kompetisi kasta kedua Liga Indonesia yang saat itu masih bernama Divisi I. 

Mantan gelandang Persija Jakarta, Ahmad Amarzukih
Mantan gelandang Persija Jakarta, Ahmad Amarzukih
Sumber :
  • Persija Jakarta

Konsistensi dan kerja kerasnya menjadikan Amarzukih sebagai salah satu pilar Persitara hingga akhirnya klub asal Jakarta Utara itu sukses promosi ke level tertinggi sepak bola nasional.

Penampilan solid bersama Persitara membuka jalan Amarzukih menuju panggung yang lebih besar. Pada 2010, Persija Jakarta resmi merekrutnya.

Bersama Macan Kemayoran, ia menjalani periode penting selama tujuh musim hingga 2017.

Di lini tengah Persija, Amarzukih dikenal sebagai pemain serba bisa.

Ia mampu berperan sebagai gelandang bertahan maupun gelandang dengan tugas distribusi bola, lengkap dengan gaya bermain ngotot dan disiplin tinggi.

Meski tak dikenal sebagai pencetak gol, kontribusi Amarzukih untuk Persija tak bisa dipandang sebelah mata.

Ia dipercaya tampil puluhan kali bersama tim ibu kota dan menjadi bagian dari skuad di berbagai musim kompetisi.

Sayangnya, kebersamaannya dengan Persija harus berakhir pada 2018.

Ia pun tak sempat merasakan momen manis saat Persija menjuarai Liga 1 2018. Namun demikian, kenangan membela klub kebanggaan warga Jakarta itu tetap membekas kuat, terutama soal dukungan fanatik The Jakmania yang selalu ia kenang.

Setelah meninggalkan Persija, Amarzukih melanjutkan kariernya dengan membela sejumlah klub Tanah Air.

Ia sempat memperkuat PSMS Medan, PSS Sleman, Persita Tangerang, hingga Persikota Tangerang. 

Bahkan di level kompetisi yang lebih rendah, dedikasi dan profesionalismenya tetap terjaga. 

Pada usia yang tak lagi muda, Amarzukih masih dipercaya bermain dan memimpin tim, termasuk saat membela Persipasi Kota Bekasi di Liga 3. 

Pengalamannya menjadikannya figur panutan bagi pemain-pemain muda.

Kini, meski tak lagi aktif di level tertinggi sebagai pemain, Amarzukih masih mengikuti perkembangan sepak bola nasional, khususnya Persija Jakarta.

Dalam perbincangan terbarunya, ia menyoroti wajah baru Macan Kemayoran di Super League 2025/2026 yang kental dengan nuansa Brasil.

Menurutnya, komposisi pemain asing asal Negeri Samba memberikan warna dan kekuatan tersendiri bagi Persija.

"Untuk musim ini, saya lihat kemarin yang saya nonton tuh top banget sih dari pemain-pemain Brasil," ujar Amarzukih saat hadir di podcast YouTube Bicara Bola.

Di musim tersebut, Persija memang diperkuat banyak pemain asal Brasil seperti Gustavo Franca, Gustavo Almeida, Alan Cardoso, Thales Lira, hingga Allano Brendon de Souza Lima.

Ditambah nama-nama lain seperti Maxwell Souza de Lima, Fabio Calonego, Van Basty Sousa, Carlos Eduardo, serta kedatangan Bruno Tubarao sebagai pemain asing anyar.

Tak hanya itu, Persija juga ditangani pelatih asal Brasil, Mauricio Souza, yang sebelumnya sempat berkiprah di Liga 1 bersama Madura United.

Bagi Amarzukih, gaya bermain ala Brasil bukan hal asing bagi Persija. Ia menilai pendekatan tersebut justru memiliki benang merah dengan sejarah klub.

"Sebenarnya Persija itu sangat cocok ala-ala Brasil, karena dulu di 2001 saat juara, Luciano Leandro dari Brasil, Antonio Claudio juga Brasil," jelasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa Persija kembali meraih gelar Liga 1 pada 2018 dengan kehadiran Renan Silva, yang juga berasal dari Brasil.

Menurutnya, kontribusi pemain-pemain Brasil kerap menjadi faktor penting dalam perjalanan prestasi Macan Kemayoran.

Sebagai putra asli Betawi, harapan Amarzukih sederhana: melihat Persija kembali berjaya.

Ia menilai sentuhan Mauricio Souza dan dominasi pemain Brasil di lini tengah membuat permainan Persija terlihat berbeda, bahkan sejak awal musim.

"Gelandangnya semua pemain asing Brasil semua. Kemarin saya nonton top banget emang. Itu golnya bukan kelas di sini lagi, udah top Eropa," tandasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di luar lapangan, Amarzukih kini juga mulai menikmati peran sebagai pelatih, meski mengaku sudah mulai membatasi aktivitasnya di dunia sepak bola. Usia dan keluarga menjadi pertimbangan utama.

Namun satu hal yang pasti, jejak Amarzukih sebagai gelandang pekerja keras, legenda Persitara, dan bagian dari sejarah Persija Jakarta akan selalu dikenang dalam peta sepak bola Indonesia. (tsy)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Aroma Liga Belanda di Duel Persib Vs Bali United, Eliano Reijnders Akui Tak Sabar Hadapi Eks Pelatih dan Rekan Setim

Aroma Liga Belanda di Duel Persib Vs Bali United, Eliano Reijnders Akui Tak Sabar Hadapi Eks Pelatih dan Rekan Setim

Wing back Persib Bandung, Eliano Reijnders, antusias menatap laga pekan ke-27 Super League 2025/2026 menghadapi Bali United. Duel kedua tim diprediksi sengit.
Kepada Dedi Mulyadi, RSHS Bandung Bilang Kalau Perawat yang Lalai Berikan Bayi Pasien Sudah Dinonaktifkan

Kepada Dedi Mulyadi, RSHS Bandung Bilang Kalau Perawat yang Lalai Berikan Bayi Pasien Sudah Dinonaktifkan

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi minta klarifikasi pihak Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung terkait insiden perawat berikan bayi pasien ke orang lain
Usai Kritik Penampilan Shayne Pattynama, Bung Binder Kena Sindir Legenda Persija Jakarta: Kamu Tidak Mengerti

Usai Kritik Penampilan Shayne Pattynama, Bung Binder Kena Sindir Legenda Persija Jakarta: Kamu Tidak Mengerti

Legenda Persija Jakarta Greg Nwokolo geram dengan kritikan yang diungkapkan oleh pundit Bung Binder terkait penampilan Shayne Pattynama di laga Super League.
‎Jelang Semifinal AFF Futsal 2026, Ranking FIFA Timnas Futsal Indonesia Ternyata Masih di Bawah Vietnam

‎Jelang Semifinal AFF Futsal 2026, Ranking FIFA Timnas Futsal Indonesia Ternyata Masih di Bawah Vietnam

Timnas Futsal Indonesia hadapi Vietnam di semifinal AFF Futsal 2026. Meski ranking FIFA masih kalah, Garuda punya modal apik usai menang di Piala Asia.
Timnas Indonesia U-17 Bernuansa Eropa, Kurniawan Dwi Yulianto Bakal Terapkan Ilmu dari Liga Italia di Piala AFF 2026

Timnas Indonesia U-17 Bernuansa Eropa, Kurniawan Dwi Yulianto Bakal Terapkan Ilmu dari Liga Italia di Piala AFF 2026

Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, bertekad bawa sentuhan baru ke dalam tim yang ia tangani. Ia mengaku ingin terapkan pengalaman dan ilmu.
Sudah Capek-capek Bela Ajax, Maarten Paes Tetap Dikritik Pengamat Belanda: Kiper Kiper Tidak Berguna

Sudah Capek-capek Bela Ajax, Maarten Paes Tetap Dikritik Pengamat Belanda: Kiper Kiper Tidak Berguna

Maarten Paes tetap jadi sasaran kritik pengamat Belanda meski tampil reguler bersama Ajax. Performa naik-turun dan blunder dinilai jadi alasan.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan jawaban jenaka ketika diajak pelatih Timnas Indonesia John Herdman untuk berolahraga lari atau joging bersama-sama.
Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyampaikan apresiasi kepada Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung yang merayakan hari jadinya ke-58.
Kronologi Ibu Muda Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung Gara-gara Kecerobohan Perawat, Singgung Dedi Mulyadi

Kronologi Ibu Muda Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung Gara-gara Kecerobohan Perawat, Singgung Dedi Mulyadi

Kronologi ibu muda asal Cimahi nyaris saja kehilangan bayi yang baru dilahirkannya gara-gara keteledoran petugas Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT