News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sudah Capek-capek Bela Ajax, Maarten Paes Tetap Dikritik Pengamat Belanda: Kiper Kiper Tidak Berguna

Maarten Paes tetap jadi sasaran kritik pengamat Belanda meski tampil reguler bersama Ajax. Performa naik-turun dan blunder dinilai jadi alasan.
Jumat, 10 April 2026 - 13:05 WIB
Pemain Ajax, Maarten Paes
Sumber :
  • Ajax

tvOnenews.com - Penampilan Maarten Paes bersama Ajax Amsterdam kembali menjadi sorotan tajam.

Meski terus dipercaya sebagai starter, kiper berusia 27 tahun itu justru menuai kritik pedas dari sejumlah pengamat sepak bola Belanda.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sorotan terbaru datang usai kekalahan Ajax dari FC Twente pada pekan ke-29 Eredivisie musim 2025/2026.

Bermain di kandang sendiri, Johan Cruyff ArenA, Ajax harus menyerah dengan skor 1-2.

Twente membuka keunggulan lewat gol Ramiz Zerrouki pada menit ke-18.

Ajax sempat membalas melalui Wout Weghorst di menit ke-32, namun gol penentu kemenangan tim tamu dicetak Bart van Rooij pada menit ke-79.

Dalam pertandingan tersebut, Paes sejatinya tampil cukup aktif.

Media Belanda Tak Habis Pikir, Bisa-bisanya Maarten Paes  Selamat  dari Kasus Paspor Ajax Jadi Penyelamat
Media Belanda Tak Habis Pikir, Bisa-bisanya Maarten Paes 'Selamat' dari Kasus Paspor Ajax Jadi Penyelamat
Sumber :
  • instagram Maartenpaes

Ia mencatatkan tiga penyelamatan penting, 51 sentuhan bola, serta kontribusi defensif dalam membantu alur permainan dari belakang.

Namun, dua gol yang bersarang ke gawangnya tetap menjadi bahan evaluasi dan kritik.

Kekalahan ini berdampak besar bagi ambisi Ajax untuk kembali tampil di kompetisi elite Eropa. 

Tim asuhan Óscar García kini tertahan di peringkat kelima klasemen dengan 48 poin.

Mereka tertinggal dari Feyenoord di posisi kedua, serta harus bersaing ketat dengan NEC Nijmegen dalam perebutan tiket kualifikasi Liga Champions.

Inkonsistensi performa menjadi masalah utama yang belum terselesaikan hingga pekan ke-29.

Di tengah tekanan tersebut, Paes justru mendapat kritik keras dari dua analis ternama Belanda, René van der Gijp dan Johan Derksen.

Dalam program televisi Vandaag Inside, Van der Gijp secara blak-blakan mengomentari gaya bermain Paes yang dinilai terlalu berisiko.

"Saya melihat dia melakukan hal-hal yang membuat saya berpikir: itulah mengapa Anda memakai sarung tangan. Kiper yang buruk," ucap Van der Gijp sambil tertawa setelah melihat rekaman Paes, dilansir dari Vooetbal Primeur.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Komentar tersebut langsung diamini Derksen, yang bahkan melontarkan kritik lebih tajam dengan mempertanyakan kualitas Paes sejak masih bermain di FC Utrecht.

"Dia kiper yang cacat. Bagaimana mereka bisa membeli kiper seperti itu, Rene? Jika Ajax membutuhkan kiper, mereka seharusnya mendapatkan pemain berpengalaman yang duduk di bangku cadangan di klub lain. Dia tidak berguna di Utrecht," beber Derksen.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Saiful Mujani Dilaporkan Terkait Konten Makar, Ini Respons Polda Metro Jaya

Saiful Mujani Dilaporkan Terkait Konten Makar, Ini Respons Polda Metro Jaya

Pengamat politik senior, Saiful Mujani dilaporkan ke Polda Metro Jaya, terkait unggahan di media sosial yang memuatkan ajakan makar untuk menjatuhkan Presiden RI, Prabowo Subianto.
Percuma Cetak Banyak Gol kalau Tak Bisa Singkirkan Persib, Bung Binder Kirim Pesan Tegas untuk Persija Jakarta

Percuma Cetak Banyak Gol kalau Tak Bisa Singkirkan Persib, Bung Binder Kirim Pesan Tegas untuk Persija Jakarta

Bung Binder kirim pesan tegas untuk Persija Jakarta. Ingatkan Persija Jakarta jangan fokus cetak banyak gol untuk saingi Persib Bandung. Lebih baik fokus menang
Gelar Cooling System di Polres Dogiyai, Divpropam Polri Lakukan Pendekatan Humanis

Gelar Cooling System di Polres Dogiyai, Divpropam Polri Lakukan Pendekatan Humanis

Upaya memulihkan hubungan dan memperkokoh stabilitas keamanan terus dilakukan di Kabupaten Dogiyai. Kedatangan tim dari Divpropam Mabes Polri tidak hanya
Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Bandung, Jejak Kasus Lama Terkuak: Dari 1984 hingga 2014 Pernah Terjadi

Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Bandung, Jejak Kasus Lama Terkuak: Dari 1984 hingga 2014 Pernah Terjadi

Kasus bayi nyaris tertukar di RSHS Bandung kembali sorot lemahnya pengawasan. Ternyata kejadian serupa sudah pernah terjadi sejak 1984 dan 2014.
FIFA Matchday Juni Tak Lama Lagi, Ini 4 Negara Eropa yang Bisa Jadi Lawan Timnas Indonesia

FIFA Matchday Juni Tak Lama Lagi, Ini 4 Negara Eropa yang Bisa Jadi Lawan Timnas Indonesia

PSSI tengah seleksi ketat calon lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026. Empat negara Eropa gagal Piala Dunia ini bisa untuk masuk radar, siapa saja?
DPR Sentil Wacana ‘War Tiket’ Haji: Abaikan Keadilan, Bisa Picu Kecemburuan

DPR Sentil Wacana ‘War Tiket’ Haji: Abaikan Keadilan, Bisa Picu Kecemburuan

Wacana kebijakan “war tiket” haji menuai kritik keras dari DPR. Ketua Komisi VIII DPR RI, Marwan Dasopang, menilai gagasan tersebut berpotensi menabrak aturan

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dinilai lebih unggul dari Thailand dan Vietnam, namun masih menghadapi kendala skuad jelang Piala Asia 2027 dan sulit bersaing di level Asia.
Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan jawaban jenaka ketika diajak pelatih Timnas Indonesia John Herdman untuk berolahraga lari atau joging bersama-sama.
Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April yang akan menyajikan dua laga dari sektor putri dan putra pada hari kedua seri Solo.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT