Persib dan Persija Saling Sikut di Bursa Transfer Paruh Kedua, Gelandang Timnas Indonesia Jadi Dalangnya
- Tim tvOne/Taufik Hidayat
‎Jakarta, tvOnenews.com - Isu bursa transfer paruh musim Super League 2025/2026 mulai menghangat meski jendela resmi belum dibuka.
Situasi tersebut ditandai dengan munculnya satu nama yang langsung mencuri atensi publik sepak bola nasional, yakni Ricky Kambuaya.
‎Gelandang Timnas Indonesia itu mendadak menjadi perbincangan luas. Perhatian itu muncul bukan karena pengumuman klub, melainkan aktivitas singkat di media sosial.

- Tim tvOne/Taufik Hidayat
‎Di tengah kompetisi yang masih berjalan, nama Kambuaya tiba-tiba diseret dalam pusaran rumor kepindahan. Dua rival besar, Persib Bandung dan Persija Jakarta, ikut terseret dalam spekulasi tersebut.
‎Awal cerita berasal dari unggahan Kambuaya yang memperlihatkan rutinitas latihan. Pada pandangan pertama, unggahan itu tidak menunjukkan sesuatu yang janggal.
‎Namun perhatian publik justru tertuju pada salah satu foto yang memperlihatkan latar Stadion Gelora Bandung Lautan Api. Lokasi tersebut langsung memantik imajinasi dan asumsi yang berkembang ke berbagai arah.
‎Unggahan itu memang tak bertahan lama dan kemudian dihapus. Meski begitu, tangkapan layar telah lebih dulu beredar luas dan memicu diskusi panjang di kalangan pendukung sepak bola.
‎Bagi sebagian publik, kemunculan Kambuaya di GBLA bukan sekadar kebetulan. Riwayatnya yang pernah membela Persib membuat banyak pihak mengaitkan momen tersebut dengan kemungkinan reuni.

- Twitter/@persib
Spekulasi semakin menguat karena Persib saat ini tengah membangun skuad kompetitif. Kebutuhan akan gelandang berpengalaman membuat nama Kambuaya dianggap relevan secara teknis maupun mental.
‎Namun narasi tidak berhenti di Bandung. Dukungan dan ajakan paling masif justru datang dari basis pendukung Persija Jakarta.
‎Kolom komentar media sosial Kambuaya dipenuhi pesan bernada undangan. Banyak yang berharap karakter permainan agresif dan dinamisnya bisa menjadi solusi di lini tengah Macan Kemayoran.
‎Isu ketertarikan Persija terhadap Kambuaya juga bukan cerita baru. Beberapa pengamat transfer menyebut namanya sudah lama masuk daftar pemain potensial untuk putaran kedua liga.
‎Meski rumor bergerak cepat, realitas kontrak tetap menjadi faktor utama. Kambuaya masih terikat kontrak bersama Dewa United hingga akhir musim 2025/2026.

- Twitter - Dewa United
‎Di dalam tim, perannya terbilang vital. Di bawah arahan Jan Olde Riekerink, Kambuaya bukan hanya pemain inti, tetapi juga figur pemimpin di ruang ganti.
‎Manajemen Dewa United diyakini tidak akan melepas aset pentingnya dengan mudah. Stabilitas finansial klub memberi ruang untuk bersikap tegas menghadapi godaan dari tim besar.
‎Sementara rumor terus beredar, Kambuaya memilih menjaga jarak dari hiruk-pikuk spekulasi. Fokusnya tetap berada di lapangan, demi menjaga performa bersama klub dan posisinya di Timnas Indonesia.
‎(igp)Â
Load more