Makin Depresi Ditinggal Megawati Hangestri? Pelatih Red Sparks Ungkap Kekecewaan Berat pada Sosok Ini
- KOVO
tvOnenews.com - Setelah kepergian Megawati Hangestri, performa Jeong Kwan Jang Red Sparks mengalami penurunan drastis. Tim yang dalam dua musim sebelumnya mampu menembus babak playoff V-League kini justru terpuruk di dasar klasemen.
Selama dua musim membela Red Sparks, Megawati Hangestri selalu memiliki pasangan berbeda di lini serang yang membuat performanya semakin menonjol di V-League.
Pada musim pertamanya, Megawati berduet dengan Giovanna Milana. Kombinasi keduanya sukses membawa Red Sparks kembali lolos ke babak playoff setelah tujuh tahun absen. Dalam musim tersebut, Megawati tampil luar biasa dengan menjadi top skor tim lewat torehan 736 poin.

- instagram megawatihangestrip
Memasuki musim berikutnya, posisi Milana digantikan oleh Vanja Bukilic sebagai tandem Megawati. Duet Megawati dan Bukilic menjadi salah satu pasangan paling mematikan di liga, yang akhirnya membawa Red Sparks melaju hingga partai final.
Megawati mencatatkan 802 poin (peringkat ketiga top skor liga), sementara Bukilic menorehkan 638 poin (peringkat kelima).
Penampilan Red Sparks saat itu bahkan membuat banyak penggemar terkejut. Tim yang awalnya tidak terlalu diperhitungkan justru menjelma menjadi kuda hitam dan berhasil melangkah hingga final V-League musim 2024/2025.
Megawati juga tampil gemilang di partai final tersebut dengan menjadi pencetak poin terbanyak. Pertandingan berlangsung sengit hingga gim kelima sebelum akhirnya Pink Spiders keluar sebagai juara dengan kemenangan 3-2 (26-24, 26-25, 25-27, 23-25, 15-13). Hasil itu memastikan Pink Spiders menutup musim Liga Voli Korea 2024/2025 sebagai juara.
Meski Red Sparks harus puas sebagai runner-up, nama Megawati Hangestri semakin mendapat perhatian berkat perjuangannya menghadapi Pink Spiders yang dipimpin oleh Ratu Voli Korea, Kim Yeon-koung.
Bahkan dalam laga penentuan tersebut, Megawati sempat mengalami cedera pada gim kelima. Meski begitu, pemain yang dijuluki Megatron itu tetap memaksakan diri untuk terus bermain demi timnya.
Namun situasi berbeda kini dialami Red Sparks pada musim 2025/2026. Belum lama ini, mereka kembali menelan kekalahan saat menghadapi IBK Altos dengan skor telak 0-3 (10-25, 18-25, 24-26) dalam pertandingan putaran keenam V-League.
Load more